SUMENEP, nusainsider.com — Belum genap seumur jagung menjabat, Ketua Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Sumenep, Ubaid Abdul Hayat, langsung menuai badai kritik.
Bukan sanjungan yang diterima, melainkan tamparan keras dari Aliansi Pemuda Reformasi Melawan (ALARM).

Kontroversi mencuat setelah Ubaid, dalam pernyataannya di media, menilai kasus dugaan kekerasan yang menyeret nama Kepala Desa Sapeken, Joni Junaidi, sebagai bentuk penyalahgunaan kekuasaan.
Ia bahkan menegaskan, PKDI tidak akan memberikan perlindungan hukum bagi oknum kades yang terjerat kasus hukum.
Namun pernyataan yang semula ingin dianggap tegas itu justru menimbulkan gejolak. ALARM menilai ucapan Ubaid terlalu prematur, tendensius, bahkan berpotensi menjadi bumerang yang bisa memecah barisan kepala desa di Sumenep.
“Pernyataan itu jelas tidak matang. Ia seakan memposisikan diri sebagai hakim, padahal fakta hukumnya belum tentu terang. Jika Ketua PKDI sudah berbicara dengan nada menghakimi, bagaimana nasib para kades lain? Mereka bisa merasa waswas, khawatir, bahkan hilang kepercayaan terhadap wadah PKDI,” tegas Syaiful Bahri, perwakilan ALARM, kepada nusainsider.com, Kamis (21/8/2025).
Syaiful menilai, gaya kepemimpinan Ubaid kontras dengan pendahulunya. Ia menyinggung sosok mantan Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Sumenep, Miskun Legiyino, yang dinilai lebih persuasif dan bijak.
“Kalau Miskun dulu, selalu mengedepankan pendekatan persuasif saat anak buahnya terjerat masalah. Ia lebih dulu mencari tahu fakta yang sebenarnya, dan bila belum jelas, ia memilih diam ketimbang asal bicara,” tambahnya.
Menurut Syaiful, seorang pemimpin sejatinya merangkul dan menenangkan, bukan justru menjatuhkan. Pernyataan Ubaid yang cenderung menghakimi dikhawatirkan bisa menghancurkan harmonisasi yang selama ini terbangun.
Hingga berita ini diterbitkan, tim nusainsider.com masih berupaya menghubungi Ketua PKDI Sumenep untuk mengklarifikasi apakah sikapnya dipengaruhi desakan tertentu, atau justru menandakan bahwa kondisi internal PKDI Sumenep saat ini memang sudah tidak sehat.
![]()
Penulis : Wafa

















