SKK Migas–HCML Dorong Pelestarian Budaya Lewat Festival Pesisir 2026

Selasa, 18 November 2025 - 10:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Festival Pesisir #4 SKK Migas - HCML

Foto. Festival Pesisir #4 SKK Migas - HCML

SUMENEP, nusainsider.com Satuan Kerja Kontraktor Minyak dan Gas bersama Husky–CNOOC Madura Limited (SKK Migas–HCML) kembali menggelar Festival Pesisir.

Event tahunan yang memasuki tahun keempat ini akan berlangsung di Pulau Giligenting, Sumenep, pada 6 Desember 2026. Festival Pesisir #4 mengusung tema “Lengghi; Ekspresi Budaya Giligenting”.

Berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya, Festival Pesisir tahun ini melibatkan lebih banyak talenta lokal. Direktur Tabun Edu Culture, Kiai Turmidzi Djaka, menyebut sedikitnya 70 warga Giligenting akan tampil dalam berbagai pertunjukan.

“Ini menjadi ruang bagi masyarakat Giligenting untuk menunjukkan kekayaan budaya mereka,” ujarnya.

Terkait tema “Lengghi”, Kiai Turmidzi menjelaskan bahwa lengghi adalah bagian depan perahu yang menjadi simbol keterbukaan masyarakat Giligenting terhadap tamu dan pendatang.

Baca Juga :  Temu Ramah DKPP, Bupati Sumenep Paparkan PDRB Digitalisasi dan Ketahanan Pangan Pertanian

Menurutnya, nilai tersebut menjadi representasi semangat budaya masyarakat pesisir yang ramah dan inklusif.

Sementara itu, Manager Regional Office and Relation HCML, Hamim Tohari, menegaskan bahwa Festival Pesisir merupakan bentuk sinergi antara perusahaan, masyarakat, pemerintah, dan pelaku ekonomi lokal di wilayah terdampak operasi migas. Festival ini juga dirancang sebagai sarana mengangkat potensi daerah agar memiliki nilai tambah lebih luas.

“Setiap tahun event ini dievaluasi dan diperbaiki agar memberikan dampak maksimal. Keterlibatan masyarakat dalam keseluruhan rangkaian kegiatan menunjukkan keseriusan kami dalam mengangkat potensi lokal,” jelas Hamim.

Ia menambahkan, keberhasilan Festival Pesisir sejak awal pelaksanaan tidak lepas dari dukungan masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Sumenep.

“Kami berterima kasih kepada para pegiat seni serta Pemkab Sumenep yang selalu memberikan dukungan penuh bagi terselenggaranya festival ini,” ujarnya.

Dukungan serupa disampaikan Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo. Menurutnya, Festival Pesisir #4 menjadi momentum penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir dan memperkuat posisi Giligenting sebagai destinasi wisata unggulan.

“Giligenting memiliki keunikan budaya, keindahan alam, dan kekayaan kuliner yang sangat potensial. Festival ini menjadi medium promosi yang efektif agar pulau ini semakin dikenal wisatawan,” kata Bupati Fauzi.

Ia menegaskan, pelibatan masyarakat dan pelaku UMKM dalam festival harus menjadi prioritas. Menurutnya, keberadaan UMKM berperan besar dalam menggerakkan perputaran ekonomi lokal, terutama dengan meningkatnya kunjungan wisatawan selama event berlangsung.

Baca Juga :  Dorong Pelayanan Publik Optimal, BKPSDM Sumenep Perketat Disiplin ASN

Apresiasi juga datang dari Kepala SKK Migas Jabanusa, Anggono Mahendrawan. Ia menyebut kontribusi HCML melalui Festival Pesisir sebagai bentuk kepedulian industri hulu migas terhadap pelestarian budaya lokal.

“SKK Migas sangat mengapresiasi langkah HCML dalam mendukung keberlanjutan budaya lokal sebagai wujud tanggung jawab sosial dalam operasi hulu migas di Madura,” ujarnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi
Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK
Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF
Baru Buka, SkY Coffee Grounds Diserbu Pengunjung, Nongkrong Naik Level!
Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah
Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor
KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik
Tabir Skandal Cukai Mulai Terbuka, KPK Bidik Perusahaan Rokok di Madura

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 08:32 WIB

Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi

Sabtu, 18 April 2026 - 07:45 WIB

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 April 2026 - 03:15 WIB

Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF

Jumat, 17 April 2026 - 22:59 WIB

Baru Buka, SkY Coffee Grounds Diserbu Pengunjung, Nongkrong Naik Level!

Jumat, 17 April 2026 - 18:17 WIB

Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah

Jumat, 17 April 2026 - 09:03 WIB

KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Jumat, 17 April 2026 - 06:34 WIB

Tabir Skandal Cukai Mulai Terbuka, KPK Bidik Perusahaan Rokok di Madura

Kamis, 16 April 2026 - 15:32 WIB

Tiga Komoditas Unggulan Digenjot, HDDAP Bawa Harapan Baru Petani Sumenep

Berita Terbaru

Foto. Pintu Masuk dan Keluar Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur

Berita

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:45 WIB