PONOROGO, nusainsider.com — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Asosiasi Pengacara Syariah Indonesia (APSI) Jawa Timur menggelar Ujian Profesi Advokat (UPA) sekaligus Musyawarah Wilayah Luar Biasa (Muswilub) di Hotel Telogo Rejo, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Jumat (14/8/2026).
Dua agenda tersebut menjadi momentum penting bagi APSI Jawa Timur untuk memperkuat kualitas sumber daya advokat sekaligus melakukan konsolidasi organisasi di tingkat wilayah.
Sebanyak 30 calon advokat dari berbagai daerah di Jawa Timur mengikuti Ujian Profesi Advokat. Ujian tersebut menjadi salah satu tahapan penting sebelum calon advokat dapat diangkat dan menjalankan profesinya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Ketua DPW APSI Jawa Timur, Sulaisi Abdurozaq, SHI., MIP., yang juga menjabat Sekretaris Jenderal DPP APSI, mengatakan Ujian Profesi Advokat merupakan bagian dari proses pembentukan advokat sebelum dilakukan pengangkatan oleh organisasi advokat sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat.
“Yang pertama adalah Ujian Profesi Advokat. Ini merupakan persyaratan bagi calon advokat sebelum diangkat oleh organisasi advokat sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Advokat Nomor 18 Tahun 2003,” ujar Sulaisi.
Selain ujian profesi, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Muswilub DPW APSI Jawa Timur yang diikuti sekitar 70 peserta. Peserta terdiri dari jajaran pengurus DPW APSI Jawa Timur, perwakilan DPC APSI kabupaten/kota se-Jawa Timur, serta pengurus Dewan Pengurus Pusat (DPP) APSI.
Menurut Sulaisi, Muswilub merupakan bagian dari mekanisme organisasi yang dapat dilaksanakan apabila mendapat dukungan sedikitnya dua pertiga DPC APSI di wilayah Jawa Timur.
“Muswilub ini harus dilakukan berdasarkan usulan minimal dua pertiga DPC di wilayah Jawa Timur,” jelasnya.
Sulaisi menjelaskan, dirinya sebelumnya terpilih sebagai Ketua DPW APSI Jawa Timur melalui Musyawarah Wilayah. Dalam perkembangan organisasi berikutnya, ia kemudian dipercaya oleh Ketua Umum APSI untuk menduduki posisi Sekretaris Jenderal DPP APSI.
“Jadi ini atas suara mayoritas DPC agar digelar Muswilub sehingga ada rotasi kepemimpinan di Jawa Timur,” tegasnya.
Dari hasil Muswilub tersebut, Sigit Iksan Wibowo, SHI., MH., akhirnya terpilih sebagai Ketua DPW APSI Jawa Timur. Pergantian kepemimpinan ini diharapkan menjadi bagian dari penguatan konsolidasi serta kesinambungan organisasi APSI di tingkat Jawa Timur.
Sementara itu, Ketua Pelaksana kegiatan, Muhammad Ihsan, S.HI., mengatakan Ujian Profesi Advokat tidak sekadar menjadi tahapan administratif. Lebih dari itu, ujian tersebut menjadi instrumen untuk mencetak kader advokat yang memiliki kompetensi, integritas, serta pemahaman hukum yang komprehensif.
“Dengan ujian profesi advokat ini diharapkan dapat terbentuk kader-kader advokat yang lebih mantap dan memiliki kompetensi yang baik,” katanya.
Ia menambahkan, salah satu karakteristik APSI terletak pada perpaduan antara penguasaan hukum positif dengan pemahaman fikih dan dasar-dasar syariah.
Menurutnya, pendekatan tersebut menjadi nilai tambah bagi advokat APSI, khususnya ketika menangani perkara yang memiliki dimensi keagamaan.
“APSI sendiri dibekali fikih dan dasar-dasar syariah di samping undang-undang hukum. Sehingga ketika menangani sebuah kasus yang berhubungan dengan agama, dasar-dasar kita lebih kuat,” jelasnya.
Rangkaian kegiatan APSI Jawa Timur kemudian dilanjutkan pada Sabtu (15/8/2026) melalui Seminar Kebangsaan bertema “Potensi Tindak Pidana Korupsi Eksekutif dan Legislatif di Pemerintah Daerah.”
Seminar tersebut diharapkan menjadi ruang berbagi pengetahuan atau knowledge sharing bagi para advokat dan peserta, terutama dalam memperkuat perspektif hukum mengenai potensi tindak pidana korupsi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Dengan digelarnya Ujian Profesi Advokat, Muswilub, dan Seminar Kebangsaan dalam satu rangkaian kegiatan, APSI Jawa Timur tidak hanya mendorong peningkatan kualitas profesional advokat, tetapi juga memperkuat konsolidasi organisasi serta wawasan hukum para anggotanya.
Terpilihnya Sigit Iksan Wibowo sebagai Ketua DPW APSI Jawa Timur selanjutnya diharapkan mampu membawa organisasi semakin solid dan responsif dalam menjawab kebutuhan profesi advokat, khususnya yang memiliki basis keilmuan hukum dan syariah.
![]()
Penulis : Wafa
















