WFA hingga Energi Bersih, Lia Istifhama Soroti Strategi Ekonomi Prabowo

Kamis, 19 Maret 2026 - 23:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Ning Lia Istifhama, Senator DPD RI

Foto. Ning Lia Istifhama, Senator DPD RI

SURABAYA, nusainsider.com Anggota DPD RI, Lia Istifhama, memberikan apresiasi terhadap langkah Presiden Prabowo Subianto yang menggelar rapat strategis bersama jajaran menteri ekonomi di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (19/3/2026).

Menurut ning Lia, upaya pemerintah dalam merumuskan strategi menjaga perekonomian nasional di tengah dinamika geopolitik global yang kian memanas merupakan langkah tepat dan visioner.

Ia menilai kebijakan efisiensi yang tengah disiapkan pemerintah tidak hanya berdampak pada pengelolaan anggaran negara, tetapi juga berpotensi meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).

“Efisiensi ini bukan berarti menurunkan produktivitas. Justru menjadi momentum untuk membentuk SDM yang tangguh, adaptif, dan tetap memiliki semangat kerja tinggi di tengah tantangan global,” ujar Lia.

Lebih lanjut, Lia menegaskan bahwa semangat kerja harus tetap terjaga di mana pun seseorang bekerja, termasuk dalam skema kerja fleksibel seperti Work From Anywhere (WFA).

Baca Juga :  Perempuan, Politik, dan Kualitas: Pesan Tegas Ning Lia untuk Kader HMI

Menurutnya, pola kerja tersebut dapat menjadi peluang untuk meningkatkan kinerja selama diimbangi dengan disiplin dan tanggung jawab.

Selain itu, Lia juga menyoroti komitmen pemerintah dalam menjaga defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap di bawah 3 persen sebagai langkah strategis menjaga stabilitas ekonomi nasional.

“Kami menjaga APBN agar defisit tetap di bawah 3 persen dan sesuai arahan Sidang Kabinet Paripurna. Upaya ini dilakukan melalui efisiensi di berbagai kementerian dan lembaga,” jelasnya.

Ia menambahkan, meski detail teknis kebijakan efisiensi masih dalam tahap pembahasan, arah kebijakan tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memperkuat ketahanan fiskal nasional.

Baca Juga :  Dua Agenda Satlantas Sumenep: Layanan Publik dan Siaga Bencana dalam Satu Hari

Di sisi lain, pemerintah juga menyiapkan langkah antisipatif terhadap potensi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan komoditas global.

Salah satu strategi yang ditempuh adalah meningkatkan produksi batu bara guna menopang penerimaan negara, sekaligus mengkaji kebijakan pajak ekspor komoditas tersebut.

Langkah ini dinilai sebagai upaya menjaga keseimbangan antara kebutuhan energi dalam negeri dan peluang peningkatan pendapatan negara.

Tak hanya itu, pemerintah juga mendorong percepatan konversi Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai strategi jangka panjang untuk menekan biaya energi dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.

Program tersebut rencananya akan dikelola oleh Badan Pengelola Investasi Danantara sebagai bagian dari upaya efisiensi nasional.

Baca Juga :  Petani Milenial Sumenep Desak Dukungan: Bawa Pupuk Organik dan Gagasan ke Hadapan Bupati

Dalam upaya efisiensi yang lebih luas, pemerintah turut mengkaji penerapan skema Work From Anywhere (WFA) satu hari dalam sepekan. Kebijakan ini diyakini mampu menekan konsumsi bahan bakar hingga 20 persen karena berkurangnya mobilitas pekerja.

Rencana tersebut tidak hanya menyasar aparatur sipil negara (ASN), tetapi juga didorong untuk diterapkan di pemerintah daerah hingga sektor swasta.

Ning Lia berharap seluruh langkah strategis yang dirancang pemerintah dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, kombinasi kebijakan fiskal yang disiplin, efisiensi energi, serta inovasi pola kerja akan menjadi fondasi kuat dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah tekanan global yang terus berkembang.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Rutin Tiap Bulan ke Madura, Ning Lia Tunjukkan Wajah Senator yang Dekat dengan Rakyat
KPM STITA dan PKK Bersinergi, Temulawak Beluk Raja Diolah Jadi Produk Unggulan Desa
PBB Sumenep Bakal Full Digital 2027, Bapenda: Pembayaran Langsung Masuk Kas Daerah
Bangga Hasil Bumi Lokal, Bos Ayunda Group Sebut Produk Olahan Tani Tak Kalah dari Produk Modern
Membeli Sama dengan Berbagi, Central 88 Gold and Jewellery Dedikasikan Hasil Usaha untuk Yatim
Ning Lia Dinilai Inspiratif, Raih Penghargaan Leadership dan Community Empowerment
JJS Gayam Pecah! Ribuan Warga Padati Jalan, Doorprize Jadi Magnet
Wacana Sumenep Kepulauan Menguat, Hosnan: Harus Berdampak pada Kebijakan Pembangunan

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:18 WIB

Rutin Tiap Bulan ke Madura, Ning Lia Tunjukkan Wajah Senator yang Dekat dengan Rakyat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:39 WIB

KPM STITA dan PKK Bersinergi, Temulawak Beluk Raja Diolah Jadi Produk Unggulan Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:29 WIB

PBB Sumenep Bakal Full Digital 2027, Bapenda: Pembayaran Langsung Masuk Kas Daerah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:52 WIB

Bangga Hasil Bumi Lokal, Bos Ayunda Group Sebut Produk Olahan Tani Tak Kalah dari Produk Modern

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:28 WIB

Membeli Sama dengan Berbagi, Central 88 Gold and Jewellery Dedikasikan Hasil Usaha untuk Yatim

Minggu, 23 Agustus 2026 - 06:52 WIB

JJS Gayam Pecah! Ribuan Warga Padati Jalan, Doorprize Jadi Magnet

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:10 WIB

Wacana Sumenep Kepulauan Menguat, Hosnan: Harus Berdampak pada Kebijakan Pembangunan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:27 WIB

Besok! Semarak HUT RI ke-81, Jalan Sehat Gayam Siapkan Sepeda Listrik dan Puluhan Hadiah

Berita Terbaru