SUMENEP, nusainsider.com — Selama masa libur panjang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah hingga peringatan Hari Lahir Pancasila, layanan kedaruratan 112 Kabupaten Sumenep dipastikan tetap siaga penuh untuk melayani masyarakat yang membutuhkan bantuan darurat.
Terhitung sejak Rabu (27/05/2026) hingga Selasa (01/06/2026), Tim Call Center 112 tetap menjalankan tugasnya secara bergantian guna memastikan setiap laporan masyarakat dapat ditangani dengan cepat dan tepat.
Saat melakukan pemantauan rutin di Pos Komando 112 pada Jumat (29/05/2026), Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sumenep, Indra Wahyudi, menegaskan bahwa pelayanan kedaruratan tidak mengenal hari libur.
Menurutnya, seluruh personel yang tergabung dalam sistem layanan 112 tetap berada dalam kondisi siaga untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama masa liburan.
“Tim 112 terus siaga meskipun libur panjang sejak Rabu kemarin. Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan kedaruratan kapan pun dan dalam kondisi apa pun,” ujar Indra.
Ia menjelaskan, layanan 112 Kabupaten Sumenep telah terintegrasi dengan berbagai unsur penanganan kedaruratan, mulai dari fasilitas kesehatan, Pemadam Kebakaran (Damkar), Satpol PP hingga berbagai instansi terkait lainnya melalui jaringan radio komunikasi yang beroperasi selama 24 jam nonstop.
“Tidak hanya Pos 112 yang siaga, seluruh fasilitas kesehatan, Damkar, Satpol PP dan unsur kedaruratan lainnya juga tetap bersiaga. Hal ini untuk memastikan setiap kejadian darurat yang terjadi di Kabupaten Sumenep dapat ditangani dengan cepat dan efisien,” tegasnya.
Indra mengaku bahwa keberhasilan pelayanan kedaruratan tidak hanya bergantung pada petugas 112, melainkan merupakan hasil kerja kolektif lintas sektor yang saling terhubung dan berkoordinasi secara berkelanjutan.
Karena itu, pihaknya terus memperkuat sinergi antarinstansi agar respons terhadap setiap laporan masyarakat dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terukur.
“Pelayanan kedaruratan merupakan tanggung jawab bersama. Kami ingin memastikan masyarakat Kabupaten Sumenep tetap merasa aman dan terlindungi meskipun sedang menikmati masa liburan bersama keluarga,” katanya.
Menurutnya, kehadiran layanan 112 menjadi salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam menghadirkan pelayanan publik yang responsif dan mudah diakses oleh masyarakat.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan layanan 112 apabila menghadapi situasi darurat seperti kebakaran, kecelakaan, gangguan ketertiban umum, maupun kondisi kedaruratan lainnya yang memerlukan penanganan cepat.
“Silakan manfaatkan layanan 112 secara bijak ketika menghadapi kondisi darurat. Petugas kami siap menerima laporan dan mengoordinasikan penanganan dengan instansi terkait selama 24 jam penuh,” pungkasnya.
![]()
Penulis : Wafa
















