SUMENEP, nusainsider.com — Tepat 46 tahun silam, pada 21 Mei 1979, seorang ibu yang sabar dan penuh kasih melahirkan seorang bayi laki-laki. Ia bertaruh nyawa dan membasuh air mata demi kehadiran anaknya ke dunia.
Bayi itu kemudian diberi nama Achmad Fauzi oleh kedua orang tuanya, nama yang sarat makna dan harapan. Nama “Ahmad” berasal dari bahasa Arab yang mengandung pujian kepada Allah SWT, sekaligus berhubungan erat dengan sifat-sifat Nabi Muhammad SAW yang penuh kasih, sabar, dan luhur.
Sementara itu, “Fauzi” juga merupakan nama dari bahasa Arab yang berarti kemenangan atau keberhasilan. Sebuah harapan besar ditanamkan pada nama itu: agar ia kelak tumbuh menjadi pribadi yang berhasil, berguna bagi sesama, dan meraih kejayaan dalam hidup.
Namun tak lama setelah kelahirannya, takdir berkata lain. Ayahanda tercinta berpulang ke rahmatullah. Achmad Fauzi pun tumbuh sebagai anak yatim, dibesarkan oleh sang ibunda seorang diri. Pengalaman hidup ini membentuk hatinya menjadi lembut dan peka terhadap penderitaan anak-anak yatim.
Hingga kini, ia dikenal memiliki kepedulian yang tinggi terhadap anak-anak yatim, memeluk mereka dengan kasih yang tak berbeda dari darah dagingnya sendiri. Ia menjadi penerus kebaikan sang ibu, meneruskan warisan nilai yang ditanam sejak kecil.
Takdir kemudian menuntunnya menjadi tokoh besar di tanah kelahirannya. Sebuah garis takdir yang telah tertulis di Lauhul Mahfudz: bahwa Fauzi kelak akan menjadi pemimpin rakyat.
Kini, 21 Mei 2025, Achmad Fauzi Wongsojudo genap berusia 46 tahun. Ia telah kembali dipercaya rakyat sebagai Bupati Sumenep untuk periode kedua. Sosoknya dikenal dekat dengan rakyat, bekerja keras demi kemajuan daerah, dan berkomitmen kuat terhadap pembangunan berkeadilan.
Di bawah kepemimpinannya, Sumenep terus bergerak menuju arah yang lebih baik. Ia mendorong terwujudnya daerah yang unggul, mandiri, dan sejahtera melalui berbagai program prioritas, terutama yang menyentuh masyarakat kecil.
Tak hanya sebagai kepala daerah, ia juga menjadi figur teladan yang sederhana, bersahaja, dan mampu menyentuh hati rakyat. Gaya kepemimpinannya mencerminkan nilai-nilai keluarga, cinta, dan keteladanan yang diwarisi sejak kecil.
Di hari istimewa ini, ucapan selamat ulang tahun pun mengalir dari berbagai penjuru. Doa dan harapan dipanjatkan agar Bupati Fauzi senantiasa diberikan kesehatan lahir batin, kesabaran dalam memimpin, serta semangat untuk terus berkarya bagi Sumenep.
Selamat Ulang Tahun ke-46, Bapak Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo. Semoga perjalanan hidup dan pengabdianmu terus menjadi inspirasi bagi generasi mendatang.
![]()
Penulis : Wafa
















