64 Juta Pemuda Indonesia Jadi Aset Peradaban, Ning Lia Beberkan Strategi Kepemimpinan Adaptif

Minggu, 23 November 2025 - 10:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Dr Lia Istifhama, S.Sos.i., M.E.I saat mengisi Webinar Strategi Kepemimpinan.

Foto. Dr Lia Istifhama, S.Sos.i., M.E.I saat mengisi Webinar Strategi Kepemimpinan.

SURABAYA, nusainsider.com — STAI Taruna Surabaya menggelar International Webinar bertema “The Role of Southeast Asian Muslim Civilization and the Acceleration of International Collaboration” pada 21–22 November 2025 melalui Zoom Meeting.

Kegiatan ini menghadirkan akademisi dan tokoh dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand sebagai upaya memperkuat kontribusi kawasan Asia Tenggara terhadap perkembangan peradaban Islam serta mendorong kerja sama global di bidang riset dan pengabdian masyarakat.

Pada sesi hari pertama, Ketua STAI Taruna Surabaya, Asist. Prof. Dr. H. Zuman Malaka, MH., M.Pd.I., M.Kn, menegaskan pentingnya kontribusi Muslim Asia Tenggara dalam menjaga keberlanjutan peradaban Islam di kancah internasional.

Anggota DPD RI Komisi III yang juga Ketua Yayasan Universitas Taruna Surabaya, Dr. Lia Istifhama, SE., SEI., MEI, menyampaikan bahwa kolaborasi lintas negara menjadi kunci dalam menghadapi tantangan modern, khususnya terkait perkembangan ilmu pengetahuan dan nilai kemanusiaan universal.

“Webinar ini juga menghadirkan narasumber dari Malaysia, seperti Muhammad Ali Mukhtar Bin Abu Bakar dan Jefry Bin Fadzil, yang mengulas posisi strategis komunitas Muslim Asia Tenggara sebagai motor harmoni global,” terang Ning Lia, sapaan akrabnya.

Peraih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan pada detikJatim Awards 2025 tersebut menegaskan perlunya dunia akademik memperluas jangkauan riset dan memperkuat kerja sama agar nilai-nilai Islam dapat menjadi solusi atas kompleksitas era modern.

Baca Juga :  JSI Apresiasi Kiprah Ning Lia, Hingga Sambut Kedatangannya ke Sumenep

Ia menambahkan bahwa pada Sabtu, 22 November 2025, webinar berlanjut dengan fokus pada percepatan inovasi dan dampak sosial dalam kerja sama internasional.

Saat menjadi pemateri, Ning Lia menekankan peran sentral pemuda sebagai agen perubahan yang adaptif dan inovatif dalam menghadapi era digital serta dinamika global.

Berdasarkan data BPS 2024, jumlah pemuda Indonesia mencapai 64,22 juta jiwa, yang menurutnya merupakan potensi besar untuk mendorong transformasi sosial dan inovasi berkelanjutan.

Baca Juga :  Dari Jawa Timur ke Manado, DPD RI Lia Istifhama Bawa Semangat Lestarikan Alam Lewat Penanaman Mangrove

Mengutip teori Frederick E. Fiedler, Ning Lia menjelaskan bahwa kepemimpinan adaptif diperlukan untuk merespons disrupsi teknologi dan perubahan sosial yang terus berlangsung.

Ia juga menyoroti urgensi pemberdayaan pemuda dalam memutus rantai kemiskinan kultural. Menurutnya, kemiskinan bukan sekadar masalah ekonomi, tetapi juga minimnya akses pendidikan, informasi, serta kesempatan berkembang, sehingga dapat menghambat partisipasi sosial dan politik.

Baca Juga :  Ning Lia Raih RSA 2025, Serukan Media Sehat demi Demokrasi Berkualitas

Sementara itu, Asist. Prof. Muhammad Mahbubi Ali, Ph.D. dari Malaysia, serta Abdul Meatam, M.IRKH., Ph.D. dari Thailand, memaparkan peluang kolaborasi pendidikan tinggi dan program pengabdian masyarakat lintas negara demi peningkatan kualitas SDM Muslim Asia Tenggara.

Webinar internasional ini turut dipandu moderator Dr. Sauli Anah, M.Pd.I., dan Ainur Rif’at, M.Pd. Peserta memperoleh sertifikat elektronik dan akses jejaring akademik internasional sebagai manfaat tambahan.

Melalui kegiatan ini, STAI Taruna Surabaya menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran lembaga pendidikan Islam guna mengakselerasi pengembangan ilmu, memperluas kolaborasi global, dan memberdayakan generasi muda sebagai pilar kemajuan bangsa dan umat.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut
Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur
Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian
Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih
Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari
Promosi Wisata Sumenep Masuk Era Digital, Duta Wisata Diminta Lebih Kreatif
Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan
HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:59 WIB

Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:35 WIB

HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Kenang Jasa Pahlawan, Kodim 0827/Sumenep Gelar Ziarah Jelang HUT TNI ke-81

Berita Terbaru