Khofifah IP Sebut Ekonomi Jawa Timur Tumbuh 5,00 Persen, Lampaui Rata-rata Nasional

Jumat, 9 Mei 2025 - 14:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Gubernur Jawa Timur, Dr (HC) Khofifah Indar Parawansa

Foto. Gubernur Jawa Timur, Dr (HC) Khofifah Indar Parawansa

JATIM, nusainsider.com Perekonomian Jawa Timur menunjukkan kinerja yang menggembirakan di triwulan I tahun 2025. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Jatim tumbuh 5,00 persen (year-on-year), melampaui pertumbuhan nasional yang tercatat 4,87 persen.

Capaian ini disambut syukur oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Ia menyatakan bahwa pertumbuhan ini mencerminkan semakin kuatnya fondasi ekonomi di wilayah yang dipimpinnya, terutama dari sektor industri pengolahan, perdagangan, dan pertanian.

“Kita tentu bersyukur ekonomi Jawa Timur mampu tumbuh di atas rata-rata nasional. Ini menunjukkan bahwa fondasi ekonomi kita semakin kuat, khususnya sektor industri pengolahan, perdagangan, dan pertanian,” kata Khofifah Indar Parawansa kepada media nusainsider.com, Jumat 9 Mei 2025.

Pertumbuhan ekonomi Jatim pada triwulan I tahun ini tidak hanya menunjukkan ketahanan terhadap tantangan global, namun juga menegaskan keberhasilan strategi pembangunan ekonomi daerah yang inklusif dan produktif.

Struktur ekonomi Jatim pada periode tersebut masih didominasi oleh tiga sektor utama. Sektor industri pengolahan menjadi penyumbang terbesar dengan kontribusi mencapai 31,42 persen dari total produk domestik regional bruto (PDRB).

Baca Juga :  Ikut Meriahkan Festival Ketupatan 2024, Kadisdik Sumenep Sajikan Layangan Bertema Literasi

Sektor perdagangan berada di posisi kedua dengan kontribusi sebesar 18,70 persen. Sementara sektor pertanian tetap menjadi pilar penting dengan menyumbang 10 persen terhadap PDRB Jawa Timur.

Selain tiga sektor utama tersebut, sebanyak 14 sektor lainnya secara kumulatif memberikan kontribusi sebesar 39,66 persen. Hal ini menunjukkan diversifikasi ekonomi Jatim yang semakin luas dan merata.

Capaian pertumbuhan ekonomi Jatim sebesar 5,00 persen juga mencerminkan efektivitas berbagai program prioritas yang dilaksanakan oleh pemerintah provinsi, seperti penguatan hilirisasi industri, pengembangan UMKM, serta percepatan transformasi digital.

Penguatan sektor pertanian juga terus dilakukan dengan berbagai inovasi dan stimulus kebijakan, seperti penguatan ketahanan pangan, peningkatan produktivitas petani, serta fasilitasi akses pasar bagi produk pertanian lokal.

Sumber Foto. BPS – Antara Jatim

Di sisi lain, sektor perdagangan didorong melalui penguatan pasar tradisional, peningkatan infrastruktur logistik, serta promosi produk unggulan daerah ke pasar nasional dan internasional.

Sementara itu, sektor industri pengolahan diperkuat melalui dukungan terhadap kawasan industri baru, kemitraan dengan pelaku usaha besar dan kecil, serta insentif bagi industri ramah lingkungan dan padat karya.

Baca Juga :  Terdeteksi Terima Uang Puluhan Juta, PPS Kecamatan Rubaru Terancam Dilaporkan

Pemprov Jatim juga terus memperkuat kerja sama antarwilayah dan sinergi program pembangunan dengan pemerintah pusat dan kabupaten/kota, sebagai langkah strategis dalam menjaga stabilitas dan kesinambungan pertumbuhan ekonomi.

“Pertumbuhan yang melampaui nasional ini adalah hasil kerja bersama semua elemen masyarakat Jawa Timur, mulai dari petani, pelaku UMKM, pekerja industri, hingga pemerintah daerah,” Tambah Khofifah.

Ia berharap tren pertumbuhan positif ini dapat terus dipertahankan hingga akhir tahun 2025. Dengan dukungan semua pihak, Jatim diyakini mampu menjadi pilar utama pertumbuhan ekonomi nasional.

Dalam jangka menengah, Pemprov Jatim menargetkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, dengan fokus pada peningkatan nilai tambah, pengurangan kesenjangan wilayah, dan penciptaan lapangan kerja berkualitas.

Strategi pembangunan Jatim juga diarahkan untuk memperkuat daya saing daerah melalui pengembangan sumber daya manusia, investasi infrastruktur, serta transformasi ekonomi berbasis inovasi dan teknologi.

Selain itu, upaya penanggulangan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat terus menjadi prioritas utama dalam agenda pembangunan daerah.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Geliatkan E-sports Lewat Madura Super Cup Championship 2025

Sebagai bagian dari Gerbang Baru Nusantara, Jawa Timur berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam memperkuat ekonomi nasional serta menjadi model pembangunan daerah yang maju, sejahtera, dan berdaya saing tinggi.

Laporan dari BPS yang dirilis pada 5 Mei 2025 menegaskan bahwa Jawa Timur berhasil menjaga momentum pemulihan ekonomi pascapandemi dengan pertumbuhan yang solid dan fundamental yang kuat.

Pertumbuhan ekonomi Jatim juga mencerminkan peran strategis daerah ini sebagai pusat industri, perdagangan, dan pertanian di kawasan timur Indonesia, sekaligus penghubung utama antarwilayah.

Dengan semangat BerAKHLAK dan komitmen melayani masyarakat, pemerintah provinsi terus mendorong inovasi layanan publik dan pembangunan ekonomi berbasis keberlanjutan.

Kolaborasi dengan dunia usaha, akademisi, dan masyarakat sipil juga menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan visi Jawa Timur sebagai provinsi yang tangguh dan adaptif terhadap tantangan global.

Ke depan, Jatim diharapkan mampu mempertahankan laju pertumbuhan yang stabil serta memperkuat peranannya dalam menopang ketahanan ekonomi nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Loading

Penulis : Mam

Berita Terkait

Dugaan Pungutan Parkir di MCF#4 Jadi Sorotan, Kades Pabian Dorong Penertiban Tanpa Pandang Bulu
Sumenep Bersholawat 3 September: Ribuan Jamaah Diajak Bersatu dalam Doa dan Cinta Rasulullah
Jangan Sampai Terlewat! Kiki Asiska Hadir di Malam Puncak Madura Culture Fest #4
Pesta Usai, Sampah Menggunung! Petugas DLH Sumenep Sterilkan GOR A Yani
Bertahun-tahun Gelap, Kini Rumah Warga Aeng Pao Kangean Terang Berkat PLN
Bukan Sekadar Rp3.000 – Rp10.000, Karcis Penitipan Motor di MCF #4 Pertanyakan Legalitasnya
Ning Lia Makin Rajin Sambangi Madura, Dari Temui Kiai hingga Bongkar Luka Pascakonflik
Kursi Strategis Polresta Tuban Bergeser, Kapolresta Ungkap Alasan di Baliknya

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 11:22 WIB

Dugaan Pungutan Parkir di MCF#4 Jadi Sorotan, Kades Pabian Dorong Penertiban Tanpa Pandang Bulu

Rabu, 2 September 2026 - 08:32 WIB

Sumenep Bersholawat 3 September: Ribuan Jamaah Diajak Bersatu dalam Doa dan Cinta Rasulullah

Rabu, 2 September 2026 - 06:46 WIB

Jangan Sampai Terlewat! Kiki Asiska Hadir di Malam Puncak Madura Culture Fest #4

Rabu, 2 September 2026 - 06:39 WIB

Pesta Usai, Sampah Menggunung! Petugas DLH Sumenep Sterilkan GOR A Yani

Rabu, 2 September 2026 - 05:49 WIB

Bertahun-tahun Gelap, Kini Rumah Warga Aeng Pao Kangean Terang Berkat PLN

Selasa, 1 September 2026 - 14:45 WIB

Ning Lia Makin Rajin Sambangi Madura, Dari Temui Kiai hingga Bongkar Luka Pascakonflik

Selasa, 1 September 2026 - 13:34 WIB

Kursi Strategis Polresta Tuban Bergeser, Kapolresta Ungkap Alasan di Baliknya

Selasa, 1 September 2026 - 10:09 WIB

Warga Sumenep, Siapkan Hati! Sumenep Bersholawat Digelar Malam Ini di GOR A Yani

Berita Terbaru