Opini: “Tes Loyalitas” Ala Bos Konter HP, Topeng Manipulasi Berkedok Kepercayaan

Senin, 4 Agustus 2025 - 18:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Ilustrasi

Foto. Ilustrasi

OPINI, nusainsider.com Kasus yang mencuat di Sumenep mengenai dugaan skandal seksual yang dilakukan oleh seorang bos konter HP terhadap karyawan perempuannya dengan dalih “Tes Loyalitas“, bukan hanya mencoreng dunia usaha lokal, tetapi juga mencerminkan betapa mudahnya kekuasaan disalahgunakan untuk kepentingan pribadi yang menjijikkan.

Dalam pengakuan korban, sang bos disebut-sebut menawarkan uang, jabatan strategis, hingga fasilitas mewah hanya agar korban mau menuruti hasrat bejatnya. Ini jelas bukan “Tes Loyalitas“, tapi bentuk eksploitasi seksual yang terstruktur dimulai dari bujuk rayu, berlanjut ke tekanan psikologis, hingga manipulasi ekonomi.

Baca Juga :  PMII Sumenep Krisis Regenerasi dan Kepemimpinan

Kita harus menyebut ini dengan istilah yang benar: pelecehan kekuasaan.

Bagaimana mungkin hubungan kerja yang seharusnya didasari profesionalitas justru disulap menjadi ruang jebakan, tempat perempuan diuji bukan berdasarkan kinerja, tetapi pada sejauh mana mereka mau tunduk pada permintaan amoral atasan?

“Tes loyalitas” versi bos konter HP ini adalah pembajakan makna loyalitas yang sejati. Loyalitas tidak pernah seharusnya diukur lewat tubuh atau kemauan untuk melayani nafsu. Loyalitas tumbuh dari rasa hormat, kepercayaan, dan integritas, bukan dari paksaan atau iming-iming.

Jika praktik semacam ini dibiarkan tanpa perlawanan hukum dan sosial, maka kita sedang membuka ruang yang luas bagi predator-predator lainnya untuk beraksi di balik status pekerjaan.

Baca Juga :  Bayangan orang dewasa/remaja menjulang di dinding

Karena itu, aparat penegak hukum harus turun tangan, tak cukup hanya dengan mediasi atau damai kekeluargaan yang kerap jadi alasan membungkam keadilan.

Di tengah suara korban yang mulai berani bersuara, masyarakat harus berhenti menyalahkan atau meragukan mereka.

Sebaliknya, beri ruang aman dan dukungan penuh agar kebenaran bisa muncul, dan pelaku mendapat ganjaran setimpal.

Kita butuh lebih dari sekadar kehebohan di media sosial. Kita butuh keadilan yang nyata.

Loading

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Sekolah Gerakan PMII UPI Sumenep Dibuka, Siapkan Agen Perubahan untuk Kampus dan Masyarakat
Polresta Sumenep: Pangkat Naik, Pintu Informasi Turun
H. Bambang Budianto ; Dari Pembinaan Menuju Kemandirian dan Masa Depan yang Lebih Baik
CV Ayunda Permata Sejahtera Dukung Transformasi Lapas Pamekasan Jadi Tempat Pembinaan yang Produktif
Bupati Fauzi Dorong Budaya Digital, Belanja Kuliner Rp1 dengan QRIS Ramaikan Jumat Sehat
KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat, Wujud Komitmen Bangun Ekosistem SDM Berkualitas
Surga Tersembunyi Sumenep Diminta Jadi Sumber PAD Baru, Wakil Ketua DPRD Soroti Infrastruktur Wisata
Astaghfirullah! Diduga Tinggal Bersama Wanita Lain, Seorang Suami Digerebek Istri di Kos Kota Sumenep

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:36 WIB

Sekolah Gerakan PMII UPI Sumenep Dibuka, Siapkan Agen Perubahan untuk Kampus dan Masyarakat

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:49 WIB

Polresta Sumenep: Pangkat Naik, Pintu Informasi Turun

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:48 WIB

H. Bambang Budianto ; Dari Pembinaan Menuju Kemandirian dan Masa Depan yang Lebih Baik

Sabtu, 18 Juli 2026 - 06:42 WIB

CV Ayunda Permata Sejahtera Dukung Transformasi Lapas Pamekasan Jadi Tempat Pembinaan yang Produktif

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:36 WIB

Bupati Fauzi Dorong Budaya Digital, Belanja Kuliner Rp1 dengan QRIS Ramaikan Jumat Sehat

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:32 WIB

Surga Tersembunyi Sumenep Diminta Jadi Sumber PAD Baru, Wakil Ketua DPRD Soroti Infrastruktur Wisata

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:47 WIB

Astaghfirullah! Diduga Tinggal Bersama Wanita Lain, Seorang Suami Digerebek Istri di Kos Kota Sumenep

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:32 WIB

Implementasi Arahan Presiden, Bappeda Sumenep Bergerak Ciptakan Kota Bersih dan Sehat

Berita Terbaru

Foto. Fauzi As, Pengamat Kebijakan Publik asal kota Keris Sumenep, Istimewa for nusainsider.com/Toifur Ali Wafa

Hukum

Polresta Sumenep: Pangkat Naik, Pintu Informasi Turun

Sabtu, 18 Jul 2026 - 09:49 WIB