Semangat Nasionalisme, Warga Pocang Timur Gelar Doa Kebangsaan

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Doa Bersama Menjelang Hari Dirgahayu Republik Indonesia ke-80 bersama Warga Desa Pocang Timur

Foto. Doa Bersama Menjelang Hari Dirgahayu Republik Indonesia ke-80 bersama Warga Desa Pocang Timur

SUMENEP, nusainsider.comMasyarakat Kampung Pocang Timur, Kecamatan Lenteng, Sumenep, menggelar doa bersama dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, Sabtu (16/8/2025) malam.

Doa tersebut dipanjatkan untuk keselamatan bangsa dan kesejahteraan petani.

Acara yang dipusatkan di taneyan lanjang itu diikuti warga dari Pocang Timur yang berada di wilayah Desa Cangkreng dan Desa Meddelan, Kecamatan Lenteng. Doa bersama menjadi puncak dari rangkaian kegiatan peringatan kemerdekaan.

Baca Juga :  Memanas! Dinilai Cacat Hukum, Kantor Sementara PC PMII Sumenep Disegel

Sebelumnya, warga Pocang Timur memeriahkan HUT RI dengan berbagai lomba rakyat. Perlombaan melibatkan semua kalangan, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua, sehingga suasana peringatan semakin semarak dan penuh kebersamaan.

Kegiatan tersebut diprakarsai oleh para pemuda setempat sebagai wujud kecintaan kepada tanah air.

Selain doa dan pembacaan tahlil, acara juga diisi dengan orasi kebangsaan oleh Pengasuh Pondok Pesantren Tanwirul Hija, KH A. Dumairi Asy’ari.

Baca Juga :  Rp6 Miliar Digelontorkan, Transparansi Program Garam Jadi Sorotan

Dalam orasinya, Kiai Dumairi mengapresiasi semangat masyarakat Pocang Timur yang kompak menggelar peringatan HUT RI ke-80.

Menurutnya, semangat tersebut patut menjadi inspirasi bagi kampung lain dalam merawat nilai kebangsaan.

Ia juga menyampaikan sejarah singkat perjuangan kemerdekaan Indonesia sebagai pengingat akan jasa para pahlawan.

Menariknya, Kiai Dumairi menyinggung lomba tradisional nyo’on gaddhang yang menjadi ikon warga setempat.

“Lomba itu sekaligus mengingatkan bahwa Pocang Timur dikenal sebagai sentra kerajinan bambu,” ujarnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Dugaan Pungutan Parkir di MCF#4 Jadi Sorotan, Kades Pabian Dorong Penertiban Tanpa Pandang Bulu
Sumenep Bersholawat 3 September: Ribuan Jamaah Diajak Bersatu dalam Doa dan Cinta Rasulullah
Jangan Sampai Terlewat! Kiki Asiska Hadir di Malam Puncak Madura Culture Fest #4
Pesta Usai, Sampah Menggunung! Petugas DLH Sumenep Sterilkan GOR A Yani
Bertahun-tahun Gelap, Kini Rumah Warga Aeng Pao Kangean Terang Berkat PLN
Bukan Sekadar Rp3.000 – Rp10.000, Karcis Penitipan Motor di MCF #4 Pertanyakan Legalitasnya
Ning Lia Makin Rajin Sambangi Madura, Dari Temui Kiai hingga Bongkar Luka Pascakonflik
Kursi Strategis Polresta Tuban Bergeser, Kapolresta Ungkap Alasan di Baliknya

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 11:22 WIB

Dugaan Pungutan Parkir di MCF#4 Jadi Sorotan, Kades Pabian Dorong Penertiban Tanpa Pandang Bulu

Rabu, 2 September 2026 - 08:32 WIB

Sumenep Bersholawat 3 September: Ribuan Jamaah Diajak Bersatu dalam Doa dan Cinta Rasulullah

Rabu, 2 September 2026 - 06:46 WIB

Jangan Sampai Terlewat! Kiki Asiska Hadir di Malam Puncak Madura Culture Fest #4

Rabu, 2 September 2026 - 06:39 WIB

Pesta Usai, Sampah Menggunung! Petugas DLH Sumenep Sterilkan GOR A Yani

Rabu, 2 September 2026 - 05:49 WIB

Bertahun-tahun Gelap, Kini Rumah Warga Aeng Pao Kangean Terang Berkat PLN

Selasa, 1 September 2026 - 14:45 WIB

Ning Lia Makin Rajin Sambangi Madura, Dari Temui Kiai hingga Bongkar Luka Pascakonflik

Selasa, 1 September 2026 - 13:34 WIB

Kursi Strategis Polresta Tuban Bergeser, Kapolresta Ungkap Alasan di Baliknya

Selasa, 1 September 2026 - 10:09 WIB

Warga Sumenep, Siapkan Hati! Sumenep Bersholawat Digelar Malam Ini di GOR A Yani

Berita Terbaru