Bupati Fauzi: Gotong Royong Pengusaha Rokok Jadi Motor Ekonomi Madura

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 18:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Bupati Sumenep, Dr H Achmad Fauzi Wongsojudo, SH.,MH (Istimewa for nusainsider.com/Ach Toifur Ali Wafa)

Foto. Bupati Sumenep, Dr H Achmad Fauzi Wongsojudo, SH.,MH (Istimewa for nusainsider.com/Ach Toifur Ali Wafa)

SUMENEP, nusainsider.comBupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengajak seluruh pengusaha rokok di Kabupaten Sumenep memperkuat soliditas dan kebersamaan dalam membangun iklim usaha yang sehat.

Ajakan itu menjadi dorongan agar industri rokok mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah.

Menurut Bupati Fauzi, pabrik rokok dan pelaku usaha tembakau memiliki peran strategis, bukan hanya dalam menyerap tenaga kerja, tetapi juga menjaga perputaran ekonomi masyarakat.

Karena itu, ia menekankan pentingnya sinergi antar pengusaha agar tercipta suasana kondusif dan berkelanjutan.

“Soliditas dan kebersamaan antar pengusaha rokok sangat penting. Jangan berjalan sendiri-sendiri, tetapi saling mendukung demi kemajuan bersama dan kesejahteraan masyarakat,” tegas Fauzi, Sabtu (16/8).

Ia menambahkan, dengan semangat gotong royong, para pengusaha rokok tidak hanya memperkuat bisnis masing-masing, tetapi juga ikut mendorong pembangunan daerah.

Baca Juga :  Disdik Sumenep Rancang Pola Pembelajaran Khusus di Bulan Suci Ramadhan 2026

Sinergi tersebut diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru, menekan pengangguran, serta mengurangi kemiskinan.

Bupati Fauzi optimistis, jika pengusaha rokok mampu menjaga persatuan dan kebersamaan, Sumenep akan semakin kuat menghadapi tantangan global, sekaligus memperkokoh identitas Madura sebagai daerah penghasil tembakau terbaik di Indonesia.

“Kami berharap pengusaha rokok lokal bisa menjadi contoh, bagaimana kebersamaan dapat melahirkan kekuatan ekonomi yang mengakar di masyarakat. Karena itu, setiap pabrik rokok harus mewujudkan komitmennya untuk terus berproduksi demi kesejahteraan bersama,” ujarnya.

Bupati yang juga disebut sebagai calon pemimpin masa depan Jawa Timur ini memberikan sinyal akan membuka izin perusahaan rokok (PR) baru.

Baca Juga :  Buntut Maraknya Kekerasan Seksual di Dunia Pendidikan, Srikandi PMII Gelar Audiensi ke Bupati Sumenep

Hal itu akan dilakukan apabila perusahaan rokok yang ada mampu membuktikan komitmen produksinya serta menyerap tenaga kerja.

“Komitmen produksi tersebut menjadi gerbang dibukanya izin PR baru dalam waktu dekat,” pungkasnya.

Ajakan Bupati Sumenep kepada para pengusaha rokok bukan sekadar seruan biasa. Pesan besar di baliknya adalah bahwa roda ekonomi daerah tidak akan bergerak maksimal jika pelaku usaha berjalan sendiri-sendiri.

Baca Juga :  Bazar Takjil Sumenep Kembali Hadir! Ratusan Pedagang Meriahkan Ramadhan Tahun Ini

Dengan bersatu, pengusaha rokok dapat menjaga stabilitas industri, menciptakan lapangan kerja, sekaligus menekan angka pengangguran yang selama ini menjadi tantangan serius di Madura.

Kebersamaan juga memperkuat posisi Sumenep sebagai daerah penghasil tembakau berkualitas, yang memberi kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

Langkah strategis ini, bila disambut positif oleh para pengusaha rokok, akan menjadikan Sumenep bukan hanya sekadar pusat produksi, tetapi juga pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mensejahterakan masyarakat.

Kini saatnya pengusaha rokok menanggalkan ego sektoral dan merangkul semangat gotong royong. Sebab, kemajuan daerah hanya dapat dicapai jika seluruh pihak bersatu dan bergerak bersama.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

“Syubbanul Yaum, Rijalul Ghad”, Ning Lia Titip Pesan Demokrasi kepada Generasi Muda
Dari Buku untuk Kemerdekaan, Puluhan Penggerak Literasi Berkumpul di Taman Adipura Sumenep
NU Education Summit Sumenep 2026 Jadi Momentum Transformasi Pendidikan NU
Rutin Tiap Bulan ke Madura, Ning Lia Tunjukkan Wajah Senator yang Dekat dengan Rakyat
KPM STITA dan PKK Bersinergi, Temulawak Beluk Raja Diolah Jadi Produk Unggulan Desa
PBB Sumenep Bakal Full Digital 2027, Bapenda: Pembayaran Langsung Masuk Kas Daerah
Bangga Hasil Bumi Lokal, Bos Ayunda Group Sebut Produk Olahan Tani Tak Kalah dari Produk Modern
Membeli Sama dengan Berbagi, Central 88 Gold and Jewellery Dedikasikan Hasil Usaha untuk Yatim

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:54 WIB

“Syubbanul Yaum, Rijalul Ghad”, Ning Lia Titip Pesan Demokrasi kepada Generasi Muda

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:36 WIB

Dari Buku untuk Kemerdekaan, Puluhan Penggerak Literasi Berkumpul di Taman Adipura Sumenep

Senin, 24 Agustus 2026 - 02:42 WIB

NU Education Summit Sumenep 2026 Jadi Momentum Transformasi Pendidikan NU

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:18 WIB

Rutin Tiap Bulan ke Madura, Ning Lia Tunjukkan Wajah Senator yang Dekat dengan Rakyat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:39 WIB

KPM STITA dan PKK Bersinergi, Temulawak Beluk Raja Diolah Jadi Produk Unggulan Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:52 WIB

Bangga Hasil Bumi Lokal, Bos Ayunda Group Sebut Produk Olahan Tani Tak Kalah dari Produk Modern

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:28 WIB

Membeli Sama dengan Berbagi, Central 88 Gold and Jewellery Dedikasikan Hasil Usaha untuk Yatim

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:22 WIB

Ning Lia Dinilai Inspiratif, Raih Penghargaan Leadership dan Community Empowerment

Berita Terbaru