Usung Tema ‘Labeng Mesem’, Bappeda dan BKPSDM Sumenep kembali Raih Penghargaan Best Booth di Madura Night Vaganza 2025.

Rabu, 3 September 2025 - 21:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kepala Bappeda dan Plt BKPSDM Sumenep, Dr Ir Arif Firmanto, S.TP., M.Si.IPU., ASEAN Eng saat menerima penghargaan sebagai Best Booth Stan Terbaik di Madura Night Vaganza 2025.

Foto. Kepala Bappeda dan Plt BKPSDM Sumenep, Dr Ir Arif Firmanto, S.TP., M.Si.IPU., ASEAN Eng saat menerima penghargaan sebagai Best Booth Stan Terbaik di Madura Night Vaganza 2025.

SUMENEP, nusainsider.comBadan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) bersama Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumenep kembali berhasil meraih penghargaan sebagai salah satu stand terbaik atau Best Booth dalam gelaran Madura Night Vaganza 2025.

Di bawah kepemimpinan Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU., ASEAN Eng., Bappeda Sumenep menghadirkan konsep unik dengan mengusung tema “Labeng Mesem” sebagai miniatur sekaligus ornamen utama stand pameran.

Sebelumnya, ditahun 2024, Bappeda juga meraih Best Booth Stan Terbaik di kegiatan yang sama dengan mengusung Tema ‘Loteng Masa Kejayaan’, Kini Organisasi perangkat Daerah (OPD) ini menerima kembali.

Penghargaan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Sumenep yang diwakili Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) pada acara penutupan Madura Night Vaganza 2025 di Lapangan GOR A. Yani, Rabu malam (3/9/2025).

Baca Juga :  Wow! Peringatan Maulid Nabi di Sekolah SDN Essang, diduga Dijadikan Lahan Basah Oknum Guru

Dalam sambutannya, Arif Firmanto menjelaskan bahwa pemilihan tema “Labeng Mesem” bukan sekadar dekorasi, melainkan sarat makna sejarah dan filosofi bagi masyarakat Sumenep.

“Labeng Mesem adalah gerbang megah di kompleks Keraton Sumenep yang dahulu menjadi pintu masuk utama pusat pemerintahan. Kata mesem berarti senyum, mencerminkan keramahtamahan dan kebijaksanaan para pemimpin dalam menyambut rakyat maupun tamu dari berbagai penjuru,” ungkapnya kepada media nusainsider.com usai menerima penghargaan, Rabu 3 September 2025 Malam. 

Menurut Arif sapaan akrabnya, melalui simbol tersebut Bappeda dan BKPSDM menegaskan komitmennya sebagai abdi negara yang siap melayani masyarakat dengan senyum, sopan santun, serta dedikasi tinggi.

Selain itu, pintu masuk stand juga dihiasi ornamen alun–alun taman bunga, melambangkan ruang publik yang terbuka bagi semua elemen masyarakat. Filosofi ini selaras dengan sejarah Alun–Alun kabupaten Sumenep sebagai pusat interaksi sosial, budaya, dan pemerintahan, tempat rakyat dan pemimpin berjumpa secara egaliter.

“Dengan konsep ini, stand tersebut kami hadirkan sebagai ruang bersama untuk berinteraksi, berdiskusi, dan merayakan kebersamaan dalam Madura Night Vaganza tahun 2025 ini,” imbuh Arif.

Tak hanya itu, filosofi warna pada ornamen stand juga memiliki makna mendalam. Warna merah dipilih untuk melambangkan keberanian dan tanggung jawab, sedangkan hijau menggambarkan harapan, keseimbangan, serta kehidupan yang damai dan religius.

Baca Juga :  PUTR Sumenep Tancap Gas: 591 Sambungan Air, 741 Tangki Septik Dibangun
Foto Bersama Kepala Bappeda Sumenep Bersama Pegawai dan Staf Dua OPD (Bappeda dan BKPSDM) Sumenep

“Perpaduan keduanya menjadi ekspresi semangat membangun Sumenep dengan keberanian melangkah maju, sekaligus menjaga harmoni sosial dan spiritual yang telah menjadi jati diri masyarakat sejak masa lampau,” jelasnya.

Sosok pemimpin Inovatif yang akrab disapa Arif itu menambahkan, kolaborasi antara Bappeda dan BKPSDM dalam satu stand juga menyimpan filosofi tersendiri.

Bappeda berperan sebagai perencana pembangunan daerah, sedangkan BKPSDM mengelola manajemen aparatur sipil negara.

“Kolaborasi ini ibarat sinergi antara visi pembangunan dan kualitas sumber daya manusia yang mendorong kemajuan daerah. Sebagaimana para raja Sumenep dahulu mengelola pemerintahan dengan visi jauh ke depan serta bijak dalam menata aparaturnya, demikian pula kami berkomitmen mewujudkan Sumenep yang Unggul, Mandiri, dan Sejahtera (red. Ngopene Soengennep),” tegasnya.

Keberhasilan Bappeda dan BKPSDM meraih Best Booth ini menjadi bukti bahwa kreativitas, kolaborasi, serta nilai kearifan lokal dapat menjadi kekuatan besar untuk memperkenalkan identitas Sumenep ke publik yang lebih luas.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Usai Perawatan, KMP DBS III Optimalkan Layanan Rute Kalianget–Kangean
Episode I Kabar Baru: Rampok Bernama Edi Junaidi
Ajang Bergengsi! Festival Lagu Karya Bupati Sumenep Hadirkan Talenta Musik Se-Madura
Kunci Sukses Desa Wisata, Sumenep Fokus Benahi Kelembagaan Pokdarwis
Antisipasi Kerawanan May Day, Polres Sumenep Gelar Apel Siaga dan Patroli
Generasi Digital Harus Melek Hukum, Kejari Sumenep Ingatkan Risiko Jejak Digital
Koteka Masuk Disertasi, IBS PKMKK Tunjukkan Keberanian Intelektual
Kolaborasi Desa dan Migas, Melon The Blues Tumbuh Subur di Alas Malang

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:29 WIB

Usai Perawatan, KMP DBS III Optimalkan Layanan Rute Kalianget–Kangean

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:33 WIB

Episode I Kabar Baru: Rampok Bernama Edi Junaidi

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:49 WIB

Ajang Bergengsi! Festival Lagu Karya Bupati Sumenep Hadirkan Talenta Musik Se-Madura

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:24 WIB

Kunci Sukses Desa Wisata, Sumenep Fokus Benahi Kelembagaan Pokdarwis

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:45 WIB

Antisipasi Kerawanan May Day, Polres Sumenep Gelar Apel Siaga dan Patroli

Rabu, 29 April 2026 - 14:33 WIB

Koteka Masuk Disertasi, IBS PKMKK Tunjukkan Keberanian Intelektual

Rabu, 29 April 2026 - 14:28 WIB

Kolaborasi Desa dan Migas, Melon The Blues Tumbuh Subur di Alas Malang

Selasa, 28 April 2026 - 16:53 WIB

Dugaan Hoaks Proyek Pertanian 1M, DKPP Sumenep Terancam Jerat Hukum

Berita Terbaru

Foto. Fauzi As Pengamat Kebijakan Publik kota Keris

Ekonomi

Episode I Kabar Baru: Rampok Bernama Edi Junaidi

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:33 WIB