Pulau Sapudi Bangkit, Pemkab Sumenep Susun Skema Bantuan Rehabilitasi

Jumat, 3 Oktober 2025 - 11:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Bupati Sumenep, Dr H Achmad Fauzi Wongsojudo

Foto. Bupati Sumenep, Dr H Achmad Fauzi Wongsojudo

SUMENEP, nusainsider.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, memastikan akan memberikan bantuan rehabilitasi kepada warga terdampak gempa bumi di Pulau Sapudi.

Skema pemberian bantuan kini tengah disusun, dengan rencana pelaksanaan dimulai pada awal pekan depan.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyatakan bahwa pemerintah sedang mempertimbangkan dua opsi bantuan, yakni berupa tunai atau pembangunan langsung.

“Entah nanti bentuknya tunai atau pembangunan langsung,” ujarnya, Jumat (3/10/2025).

Cak Fauzi sapaan akrabnya menambahkan, asesmen pendataan rumah terdampak gempa masih berjalan, meski menemui sedikit kendala di lapangan. Pendataan ini meliputi kategori rumah rusak ringan, sedang, berat, hingga sangat berat. Namun, ia memastikan bahwa proses tersebut tidak menghambat penyaluran bantuan darurat.

Baca Juga :  Petani Srikaya Sumenep Dapat Angin Segar, Pemkab Siapkan Bantuan dan Pasar Luas

Saat ini, penyaluran logistik tetap berjalan dengan baik. Pemkab Sumenep telah menurunkan tujuh tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama sejumlah instansi terkait.

Mereka ditugaskan untuk memastikan distribusi bantuan sampai ke warga terdampak, khususnya di Kecamatan Gayam dan Nonggunong.

“Pemenuhan kebutuhan dasar warga tetap menjadi prioritas utama. Sembari itu, kami juga sedang mematangkan rencana pemulihan jangka menengah,” tegas Fauzi.

Berdasarkan data terbaru dari BPBD Sumenep, terdapat 130 rumah rusak ringan, 133 rumah rusak sedang, 101 rumah rusak berat, serta 10 rumah mengalami kerusakan sangat berat. Selain itu, sejumlah fasilitas umum dan sarana pendidikan juga ikut terdampak.

Baca Juga :  Aktivis Sumenep keluhkan Kondisi Kebersihan kota, DLH Sumenep Enggan Merespon

Di sektor keagamaan, tercatat 10 tempat ibadah mengalami kerusakan ringan, 9 rusak sedang, dan 3 rusak berat. Sementara di sektor pendidikan, ada 4 bangunan sekolah rusak ringan, 2 rusak sedang, dan 1 mengalami kerusakan berat.

Dengan kondisi tersebut, pemerintah daerah berkomitmen untuk mempercepat pemulihan, baik melalui pemenuhan kebutuhan mendesak maupun rencana rehabilitasi jangka panjang.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Tanpa Grand Design, Wisata Sumenep Dinilai Jadi “Ladang Basah” Pemkab Sumenep
Jawa Timur Berpeluang Jadi Pusat Energi Hijau, Ini Kata Lia Istifhama
Achmad Fauzi Wongsojudo: Antara Pencitraan dan Fakta Ketimpangan Kepulauan
BBM Langka di Kepulauan Sumenep, Harga Melonjak, Warga Mengeluh
Ning Lia: Educampus Expo Bukti Jatim Peduli Kampus Swasta dan Akses Pendidikan
Pemilihan Demokratis, Yusnar Terpilih Pimpin Wartawan Mitra Humas Polres Sergai
Rumah Kost Berkah Kembangkan 10 Unit Hunian, Prioritaskan Kenyamanan dan Kekeluargaan
Pemkab Sumenep Pastikan BBM Aman, Isu Kenaikan dan Kelangkaan Ternyata Hoaks

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 10:43 WIB

Tanpa Grand Design, Wisata Sumenep Dinilai Jadi “Ladang Basah” Pemkab Sumenep

Sabtu, 4 April 2026 - 02:54 WIB

Jawa Timur Berpeluang Jadi Pusat Energi Hijau, Ini Kata Lia Istifhama

Jumat, 3 April 2026 - 19:12 WIB

Achmad Fauzi Wongsojudo: Antara Pencitraan dan Fakta Ketimpangan Kepulauan

Jumat, 3 April 2026 - 09:39 WIB

BBM Langka di Kepulauan Sumenep, Harga Melonjak, Warga Mengeluh

Jumat, 3 April 2026 - 06:25 WIB

Ning Lia: Educampus Expo Bukti Jatim Peduli Kampus Swasta dan Akses Pendidikan

Jumat, 3 April 2026 - 03:59 WIB

Rumah Kost Berkah Kembangkan 10 Unit Hunian, Prioritaskan Kenyamanan dan Kekeluargaan

Kamis, 2 April 2026 - 07:42 WIB

Pemkab Sumenep Pastikan BBM Aman, Isu Kenaikan dan Kelangkaan Ternyata Hoaks

Kamis, 2 April 2026 - 06:33 WIB

Pejabat Diminta Tak ‘Alergi’ Konfirmasi Saat WFH, Ini Pesan PWI Pamekasan

Berita Terbaru