Bupati Fauzi Ajak Warga Tenang dan Berdoa Usai Gempa Kembali Guncang Sumenep Hari Ini

Senin, 13 Oktober 2025 - 18:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Bupati Sumenep, Dr H Achmad Fauzi Wongso judo, SH., MH

Foto. Bupati Sumenep, Dr H Achmad Fauzi Wongso judo, SH., MH

SUMENEP, nusainsider.com Guncangan gempa bumi kembali dirasakan warga Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, pada Senin (13/10/2025) sekitar pukul 14.10 WIB. Gempa berkekuatan 5,0 magnitudo itu sempat membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo segera mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan. Ia juga mengajak seluruh warga memperbanyak doa agar Sumenep senantiasa dijauhkan dari bencana.

“Tetap tenang dan banyak berdoa,” pesan Bupati Fauzi kepada sejumlah media usai kejadian gempa, Senin siang.

Bupati menegaskan, keselamatan jiwa harus menjadi prioritas utama masyarakat. Karena itu, ia meminta warga menjauhi bangunan yang rusak atau berpotensi roboh akibat guncangan gempa.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak berada di dekat atau di dalam bangunan yang mengalami kerusakan. Pastikan keselamatan diri dan keluarga menjadi perhatian utama,” tegasnya.

Selain itu, Bupati Fauzi juga mengajak masyarakat memperkuat kebersamaan dan solidaritas sosial dalam menghadapi situasi pascagempa. Ia menilai, kekompakan warga merupakan bagian penting untuk mempercepat pemulihan.

“Doa, solidaritas sosial, dan kekompakan antarwarga menjadi kunci dalam menghadapi situasi seperti ini. Pemerintah dan masyarakat harus saling mendukung,” tutur Bupati Fauzi.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada 47 kilometer di tenggara Kabupaten Sumenep dengan kedalaman 14 kilometer. Meskipun tidak berpotensi tsunami, getaran gempa terasa cukup kuat di beberapa wilayah daratan.

“Pemerintah berupaya hadir secepat mungkin untuk memberikan bantuan dan memastikan keselamatan warga. Seluruh tim tanggap darurat tetap siaga di lapangan,” tambah Bupati Fauzi.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep, Ahmad Laili Maulidi, menyebutkan bahwa gempa menimbulkan beberapa kerusakan ringan di sejumlah lokasi.

“Berdasarkan laporan awal, ada dua rumah warga yang mengalami retakan lebih parah, serta satu platform sekolah yang terdampak akibat guncangan,” kata Laili kepada media ini.

BPBD Sumenep bersama aparat desa setempat telah melakukan pendataan dan memastikan tidak ada korban jiwa. Namun, warga diminta tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.

“Kami mengimbau warga, terutama di wilayah Pulau Sapudi dan sekitarnya, agar tetap waspada namun tidak panik. Petugas terus memantau kondisi di lapangan,” tegas Laili.

Ia juga menambahkan, tim BPBD telah menyiagakan posko darurat di beberapa titik rawan untuk memastikan bantuan cepat tersalurkan jika terjadi keadaan darurat.

Baca Juga :  Bupati Sumenep Apresiasi Madura Pop Talent 2025, Harap Sumenep Jadi Pusat Seni Vokal Nasional

Hingga berita ini diturunkan, aktivitas masyarakat perlahan kembali normal, meski sebagian warga masih memilih berada di luar rumah. Pemerintah daerah mengingatkan agar masyarakat terus memantau informasi resmi dari BMKG.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Belum Ada Tersangka, Dugaan Korupsi Logistik KPU Sumenep Kian Disorot
Kelola APBN Rp75 Miliar, KSOP Kalianget Diminta Diaudit Ketat oleh BPK RI
Kasus Anisa Berkah Wisata Memanas, Tim Kuasa Hukum Ungkap Kerugian Jamaah Rp15,16 Miliar
Perangi Hoaks dan Kesalahpahaman, RSUD Sumenep Optimalkan Layanan Pengaduan Publik
Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, BPS Sumenep Fokus Tingkatkan Kompetensi Petugas Lapangan
RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Gelar Gebyar 3M, Perkuat Kompetensi dan Keselamatan Pasien
Dari Warisan Budaya Menjadi Produk Kreatif, Reog Ponorogo Bersinar di Edu Kampus School Expo 2026
Konfirmasi Tak Digubris, Sikap Kepala KSOP Kalianget Dinilai Hambat Kerja Jurnalistik

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 07:47 WIB

Belum Ada Tersangka, Dugaan Korupsi Logistik KPU Sumenep Kian Disorot

Minggu, 7 Juni 2026 - 05:58 WIB

Kelola APBN Rp75 Miliar, KSOP Kalianget Diminta Diaudit Ketat oleh BPK RI

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:37 WIB

Kasus Anisa Berkah Wisata Memanas, Tim Kuasa Hukum Ungkap Kerugian Jamaah Rp15,16 Miliar

Minggu, 7 Juni 2026 - 03:48 WIB

Perangi Hoaks dan Kesalahpahaman, RSUD Sumenep Optimalkan Layanan Pengaduan Publik

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:20 WIB

Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, BPS Sumenep Fokus Tingkatkan Kompetensi Petugas Lapangan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:55 WIB

Dari Warisan Budaya Menjadi Produk Kreatif, Reog Ponorogo Bersinar di Edu Kampus School Expo 2026

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:09 WIB

Konfirmasi Tak Digubris, Sikap Kepala KSOP Kalianget Dinilai Hambat Kerja Jurnalistik

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:58 WIB

Batik dan Wayang Curi Perhatian Pengunjung Edu Kampus School 2026 di Surabaya

Berita Terbaru