Prinsip 5B Jadi Fondasi JSI Sumenep Bangun Profesionalisme Jurnalis

Sabtu, 29 November 2025 - 17:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Pengurus Jurnalis Sumenep Independen (JSI) saat melaksanakan Rapat beberapa Hari Lalu di Lotus Cafe.

Foto. Pengurus Jurnalis Sumenep Independen (JSI) saat melaksanakan Rapat beberapa Hari Lalu di Lotus Cafe.

SUMENEP, nusainsider.comJurnalis Sumenep Independen (JSI) Kabupaten Sumenep menegaskan kembali pentingnya penerapan Prinsip 5B sebagai fondasi organisasi dalam perjalanan panjang merangkul para jurnalis dan wartawan di Kota Keris.

Prinsip tersebut dinilai sebagai energi penggerak yang harus hidup dalam setiap pengurus, terutama dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab profesi jurnalistik.

Hal itu disampaikan oleh Pengurus JSI Sumenep, Ibnu Hajar, saat memimpin Rapat Evaluasi Pelaksanaan Panggung Kreasi pada Sabtu, 29 November 2025.

Di hadapan seluruh pengurus, Ibnu menegaskan bahwa Prinsip 5B bukan sekadar slogan, tetapi merupakan pedoman bertindak dan berorganisasi.

Menurut Ibnu, lima prinsip tersebut meliputi: Berdiskusi, Berpendapat, Bergerak, Bergegas, dan Bersolusi. Seluruhnya harus menjadi ruh dalam setiap langkah dan kebijakan organisasi.

Baca Juga :  RAT Paling Awal, Kop Mamin Diganjar Penghargaan oleh Bupati

Ibnu, yang dikenal sebagai sosok komunikatif dan tegas dalam membangun kultur kerja kolaboratif, menjelaskan bahwa Berdiskusi merupakan langkah awal penting untuk menyatukan pemahaman antar pengurus.

Melalui diskusi terbuka, seluruh anggota memiliki ruang untuk menyampaikan ide maupun menyamakan persepsi sebelum mengambil keputusan.

Selanjutnya, prinsip Berpendapat menjadi bagian tak terpisahkan sebagai wujud kebebasan berekspresi di internal organisasi. Bagi Ibnu, pengurus JSI harus berani menyampaikan gagasan tanpa rasa khawatir, selama hal tersebut bertujuan membangun organisasi ke arah lebih baik.

Setelah diskusi dan penyampaian pendapat, prinsip Bergerak menjadi tahap penting yang menandai keseriusan organisasi dalam merealisasikan setiap rencana kerja.

“Percuma berbicara panjang lebar jika kita tidak bergerak menjalankan hasil diskusi,” tegas Ibnu dalam rapat tersebut.

Tidak hanya bergerak, JSI juga didorong untuk Bergegas dalam menghadapi setiap tantangan, terutama saat mengelola kegiatan besar seperti Panggung Kreasi.

Baca Juga :  Ketika Tanah Madura Bergetar: Dari Arsip Kolonial Hingga Upaya Mitigasi Modern BMKG

Ketepatan waktu, ketangkasan koordinasi, serta kemampuan merespon situasi dinilai menjadi faktor penting yang menentukan keberhasilan program kerja.

Prinsip terakhir yaitu Bersolusi, yang menurut Ibnu merupakan puncak dari keseluruhan rangkaian prinsip 5B. Sebagai organisasi yang menaungi para jurnalis, pengurus JSI dituntut mampu melahirkan solusi atas setiap persoalan, baik internal maupun eksternal.

Baca Juga :  Mengejutkan! Ada Pungli Puluhan Juta Pada Pagelaran Event MCF 2024, Pelakunya Tidak Asing

Ia menekankan bahwa kualitas organisasi dapat dilihat dari kemampuannya menyelesaikan masalah, bukan hanya membicarakannya.

Rapat evaluasi tersebut juga menjadi momentum konsolidasi untuk memperkuat kekompakan pengurus, terutama setelah suksesnya gelaran Panggung Kreasi yang mendapat respons positif dari sejumlah komunitas kreatif di Sumenep.

Ibnu sapaan akrabnya berharap, penerapan Prinsip 5B dapat terus memperkokoh budaya kerja yang profesional, solid, dan penuh tanggung jawab.

“Jika kita konsisten dengan prinsip ini, saya yakin JSI akan menjadi organisasi jurnalis yang kuat, mandiri, dan mampu memberi dampak sosial bagi masyarakat,” tutupnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Dugaan Pungutan Parkir di MCF#4 Jadi Sorotan, Kades Pabian Dorong Penertiban Tanpa Pandang Bulu
Sumenep Bersholawat 3 September: Ribuan Jamaah Diajak Bersatu dalam Doa dan Cinta Rasulullah
Jangan Sampai Terlewat! Kiki Asiska Hadir di Malam Puncak Madura Culture Fest #4
Pesta Usai, Sampah Menggunung! Petugas DLH Sumenep Sterilkan GOR A Yani
Bertahun-tahun Gelap, Kini Rumah Warga Aeng Pao Kangean Terang Berkat PLN
Bukan Sekadar Rp3.000 – Rp10.000, Karcis Penitipan Motor di MCF #4 Pertanyakan Legalitasnya
Ning Lia Makin Rajin Sambangi Madura, Dari Temui Kiai hingga Bongkar Luka Pascakonflik
Kursi Strategis Polresta Tuban Bergeser, Kapolresta Ungkap Alasan di Baliknya

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 11:22 WIB

Dugaan Pungutan Parkir di MCF#4 Jadi Sorotan, Kades Pabian Dorong Penertiban Tanpa Pandang Bulu

Rabu, 2 September 2026 - 08:32 WIB

Sumenep Bersholawat 3 September: Ribuan Jamaah Diajak Bersatu dalam Doa dan Cinta Rasulullah

Rabu, 2 September 2026 - 06:46 WIB

Jangan Sampai Terlewat! Kiki Asiska Hadir di Malam Puncak Madura Culture Fest #4

Rabu, 2 September 2026 - 06:39 WIB

Pesta Usai, Sampah Menggunung! Petugas DLH Sumenep Sterilkan GOR A Yani

Rabu, 2 September 2026 - 05:49 WIB

Bertahun-tahun Gelap, Kini Rumah Warga Aeng Pao Kangean Terang Berkat PLN

Selasa, 1 September 2026 - 14:45 WIB

Ning Lia Makin Rajin Sambangi Madura, Dari Temui Kiai hingga Bongkar Luka Pascakonflik

Selasa, 1 September 2026 - 13:34 WIB

Kursi Strategis Polresta Tuban Bergeser, Kapolresta Ungkap Alasan di Baliknya

Selasa, 1 September 2026 - 10:09 WIB

Warga Sumenep, Siapkan Hati! Sumenep Bersholawat Digelar Malam Ini di GOR A Yani

Berita Terbaru