SUMENEP, nusainsider.com — Gelaran Madura 4×4 Offroad Jelajah Kota Keris 2025 resmi digelar dan sukses menarik perhatian para pecinta offroad dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Peserta datang dari sejumlah kabupaten, mulai Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, Sampang, hingga Pamekasan. Mereka menempuh rute penuh tantangan yang melintasi kawasan gunung, jalur tanah berbatu, hingga hamparan pasir yang menjadi ciri khas wilayah tersebut.
Kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai ajang uji adrenalin, namun juga untuk mempromosikan potensi wisata Kabupaten Sumenep, khususnya kawasan Pantai Lombang dan destinasi budaya seperti Asta Tinggi, Asta Jokotole, dan Labang Mesem.
Event ini mengusung konsep petualangan yang berpadu dengan budaya dan keindahan alam Madura.
Ketua Panitia Madura 4×4 Offroad Jelajah Kota Keris 2025, H. Masdawi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi besar berbasis penthahelix, melibatkan Bapenda, Pemerintah Kecamatan Batupuitih, dan Kecamatan Batang-Batang.
Ia menegaskan bahwa gelaran ini menjadi momentum penting untuk memperkuat promosi wisata, sekaligus memantik ekonomi masyarakat lokal.

Menurutnya, antusiasme peserta sangat tinggi karena rute yang disiapkan menawarkan pengalaman berbeda dibanding event offroad lainnya di Jawa Timur.
“Kami ingin memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh peserta. Rute ini kami pilih karena mewakili keindahan alam Sumenep sekaligus tantangan ekstrem yang dicari para offroader. Selain itu, event ini juga dapat meningkatkan kunjungan wisata ke Pantai Lombang dan destinasi lainnya,” ujarnya.
Acara yang berlangsung pada 29–30 November 2025 tersebut juga dimeriahkan oleh penampilan Zonata Music Generation, pimpinan David Siregar, dengan deretan artis seperti Ririn Zhagita, Mega Apriyanti, dan Yens Mirella. Suasana malam semakin meriah dengan kehadiran host Didi Chandra yang memandu jalannya hiburan.
Pada malam puncak, pengunjung memenuhi kawasan Pantai Lombang untuk menikmati hiburan, kuliner UMKM lokal, serta berbagai aktivitas interaktif yang disiapkan panitia.
Event ini juga semakin menarik dengan adanya fasilitas free T-shirt untuk 40 pendaftar pertama, sehingga banyak peserta langsung melakukan registrasi melalui tautan pendaftaran online.
H. Masdawi berharap gelaran ini dapat menjadi agenda tahunan dan membuka peluang lebih besar bagi komunitas otomotif serta pariwisata Madura.
“Kami ingin Madura, khususnya Sumenep, dikenal sebagai pusat kegiatan otomotif wisata di Jawa Timur. Potensi alam dan budayanya lengkap, tinggal bagaimana kita terus mengemasnya secara kreatif,” tambahnya.
Dengan mengusung tagline “Jelajah Kota Keris – Menyatukan Budaya, Alam dan Petualangan”, Madura 4×4 Offroad Jelajah Kota Keris 2025 berhasil memadukan sport tourism, seni, dan hiburan dalam satu rangkaian yang memberi dampak positif bagi masyarakat dan pelaku UMKM. Para peserta menyampaikan kesan mendalam dan berharap kegiatan serupa kembali digelar dengan rute yang lebih menantang.
![]()
Penulis : Wafa
















