Lima Kursi Kepala OPD Masih Lowong, Pemkab Sumenep Pastikan Seleksi Sesuai Merit Sistem

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Bupati Sumenep, Dr H Achmad Fauzi wongsojudo,SH., MH (Kanan), Ir Benny Irawan ST., MT Kepala Badan kepegawaian Pembangunan Sumber daya Manusia (BKPSDM) Sumenep (Kiri)

Foto. Bupati Sumenep, Dr H Achmad Fauzi wongsojudo,SH., MH (Kanan), Ir Benny Irawan ST., MT Kepala Badan kepegawaian Pembangunan Sumber daya Manusia (BKPSDM) Sumenep (Kiri)

SUMENEP, nusainsider.com Lima jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep hingga pertengahan Juli 2026 masih belum terisi. Kondisi tersebut bukan disebabkan lambannya proses pengisian, melainkan karena pemerintah daerah masih menunggu persetujuan dari pemerintah pusat sebelum tahapan seleksi dapat dilaksanakan.

Pemkab Sumenep diketahui telah mengajukan permohonan pengisian empat jabatan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN). Sementara satu jabatan lainnya masih menunggu persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan, pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama tidak bisa dilakukan secara langsung oleh kepala daerah karena seluruh tahapan harus mengikuti mekanisme dan regulasi yang telah ditetapkan pemerintah.

“Sudah kami ajukan surat ke BKN. Tinggal menunggu surat balasan dari BKN terkait pengisian empat OPD yang kosong. Sebenarnya ada lima, tetapi satu masih menunggu surat dari Kemendagri. Tidak bisa serta-merta menjadi kewenangan bupati,” ujar Fauzi saat diwawancarai, Rabu (15/7/2026).

Untuk mempercepat proses tersebut, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumenep telah melakukan koordinasi dan konsultasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Kementerian Dalam Negeri, serta Badan Kepegawaian Negara.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Gelar Malam Inovasi Daerah 2024, Berikut Kategori Pelayanan Yang di Apresiasi

Ditempat terpisah, Kepala BKPSDM Sumenep, Benny Irawan, menjelaskan bahwa koordinasi lintas instansi merupakan prosedur wajib sebelum proses seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama dapat dimulai.

“Pemkab Sumenep telah melakukan koordinasi dan konsultasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Kementerian Dalam Negeri, serta Badan Kepegawaian Negara terkait mekanisme dan tahapan pengisian jabatan,” katanya.

Menurut Benny, setiap tahapan pengisian jabatan harus memperoleh persetujuan dari instansi yang berwenang agar seluruh proses memenuhi ketentuan administrasi dan peraturan perundang-undangan.

Baca Juga :  Bupati Fauzi: Gotong Royong Pengusaha Rokok Jadi Motor Ekonomi Madura

Selain itu, koordinasi dengan pemerintah pusat juga bertujuan memastikan proses seleksi berlangsung secara transparan, objektif, dan mengedepankan prinsip sistem merit dalam penempatan pejabat.

Saat ini BKPSDM masih mematangkan seluruh persiapan sembari menunggu surat balasan resmi dari BKN dan Kemendagri. Setelah persetujuan diterbitkan, Pemkab Sumenep akan segera melanjutkan tahapan seleksi sesuai prosedur yang berlaku.

Baca Juga :  Tak Ada Lagi Disparitas Kepulauan, 110 Event Sumenep 2026 Digelar Hingga Wilayah Kepulauan

“Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai peraturan yang berlaku,” pungkas Benny.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Siapkan Layanan Terbaik, RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Gelontorkan Hadiah Rp17 Juta untuk Unit Terbaik
Pelayanan Kesehatan Naik Kelas, RSUD dr. Moh. Anwar Lengkapi 19 Poliklinik dan SDM Spesialis
Menuju Rumah Sakit Modern, RSUDMA Sumenep Optimalkan Teknologi untuk Pelayanan Publik
Komitmen Mutu Dibuktikan, RSUDMA Sumenep Raih Capaian Indikator Pelayanan di Atas 90 Persen
RSUDMA Masuk Program Prioritas Kemenkes, Warga Sumenep Segera Nikmati Layanan Penyakit Katastropik
Police Goes To School, Satlantas Sumenep Ajak Pelajar Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas
Guru Besar UIN Madura Prof. Achmad Mulyadi Tegaskan Ilmu Falak Harus Jadi Solusi Nyata bagi Masyarakat
Fauzi As ; Jaksa dan Polri Bugil di Tengah Jalan

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:42 WIB

Lima Kursi Kepala OPD Masih Lowong, Pemkab Sumenep Pastikan Seleksi Sesuai Merit Sistem

Rabu, 15 Juli 2026 - 07:44 WIB

Siapkan Layanan Terbaik, RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Gelontorkan Hadiah Rp17 Juta untuk Unit Terbaik

Rabu, 15 Juli 2026 - 07:42 WIB

Pelayanan Kesehatan Naik Kelas, RSUD dr. Moh. Anwar Lengkapi 19 Poliklinik dan SDM Spesialis

Rabu, 15 Juli 2026 - 06:45 WIB

Menuju Rumah Sakit Modern, RSUDMA Sumenep Optimalkan Teknologi untuk Pelayanan Publik

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:32 WIB

Komitmen Mutu Dibuktikan, RSUDMA Sumenep Raih Capaian Indikator Pelayanan di Atas 90 Persen

Selasa, 14 Juli 2026 - 08:55 WIB

Police Goes To School, Satlantas Sumenep Ajak Pelajar Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:58 WIB

Guru Besar UIN Madura Prof. Achmad Mulyadi Tegaskan Ilmu Falak Harus Jadi Solusi Nyata bagi Masyarakat

Selasa, 14 Juli 2026 - 00:20 WIB

Fauzi As ; Jaksa dan Polri Bugil di Tengah Jalan

Berita Terbaru