117 Warga Sumenep Terima Bantuan RTLH Rp 30 Juta, Pemerintah Fokus Kualitas Bangunan

Rabu, 10 September 2025 - 09:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kabid Perumahan dan Kawasan Permukiman Disperkimhub Sumenep, Noer Lisal Anbiyah.

Foto. Kabid Perumahan dan Kawasan Permukiman Disperkimhub Sumenep, Noer Lisal Anbiyah.

SUMENEP, nusainsider.com Pemerintah Kabupaten Sumenep kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program strategis. Salah satunya ialah Program Bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang pada tahun 2025 mengalami peningkatan nilai bantuan.Jika pada tahun sebelumnya besaran bantuan hanya Rp 25 juta, kini pemerintah resmi menaikkan nilai RTLH menjadi Rp 30 juta per unit rumah.

Kebijakan ini diambil agar rumah bantuan yang dibangun benar-benar layak huni, aman, dan nyaman bagi masyarakat penerima manfaat.

Baca Juga :  Gelar Branding Sekolah ; Degradasi Moral Menjadi Atensi Media Ini

Kabid Perumahan dan Kawasan Permukiman Disperkimhub Sumenep, Noer Lisal Anbiyah, menjelaskan bahwa total anggaran yang dialokasikan untuk program ini mencapai Rp 3,1 miliar. Meskipun anggaran meningkat, jumlah penerima bantuan harus disesuaikan.

“Usulan penambahan anggaran di APBD Perubahan 2025 tidak disetujui. Maka, agar bangunan tetap berkualitas, jumlah penerima disesuaikan menjadi 117 orang dari semula 150,” terang Lisal.

Ia mengungkapkan, dana Rp 25 juta yang diberikan sebelumnya sering kali belum mencukupi penyelesaian rumah secara maksimal. Bahkan, sejumlah rumah bantuan pada tahun lalu masih belum rampung karena minimnya anggaran.

Baca Juga :  Melalui Sinergi Masyarakat dan Pemerintah, Achmad Fauzi Berhasil Membangun Sumenep Hebat

Melalui evaluasi internal, angka Rp 30 juta dinilai paling ideal untuk membangun rumah berukuran 6×4 meter dengan standar kelayakan yang ditentukan. Dengan penyesuaian ini, pemerintah berharap tidak ada lagi rumah bantuan yang setengah jadi atau belum bisa ditempati.

Pemerintah juga menegaskan bahwa bantuan tidak diberikan dalam bentuk uang tunai. Skema penyaluran dilakukan dalam bentuk material senilai Rp 17,6 juta dan jasa tukang senilai Rp 12,4 juta. Metode ini dinilai lebih efektif serta meminimalkan potensi penyalahgunaan dana.

Baca Juga :  Kepedulian Kapolres Sumenep Kepada WNA Australia Yang Terdampar di Pulau Giliyang

Disperkimhub memastikan akan melakukan pengawasan ketat mulai dari proses pembangunan hingga rumah benar-benar selesai dan siap digunakan. Pendampingan teknis juga dilibatkan untuk memastikan kualitas bangunan sesuai standar.

Dengan peningkatan anggaran dan pengawasan yang lebih maksimal, pemerintah berharap masyarakat penerima manfaat dapat merasakan dampak nyata berupa hunian yang lebih aman, sehat, dan layak untuk ditempati.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

ALARM Soroti Anggaran Proyek Pelabuhan PELRA Kalianget 45M, Kualitas Konstruksi Jadi Perhatian Utama
Doa Sang Proklamator Serentak di Sumenep, KNPI Ajak Pemuda Rawat Semangat Kebangsaan
Rakor Pengendalian Inflasi: BPS Sebut Sumenep Catat Inflasi Tertinggi di Jawa Timur
DPD KNPI Sumenep Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila, Dorong Pemuda Jadi Garda Ideologi Bangsa
CV Sumber Barokah Sidoarjo Jadi Sorotan, Aktivis Desak Bea Cukai Audit Produk Slava Bold
Kritik Keras Konser Madura Fest, Pengamat Nilai Panitia Harus Berani Putus Kontrak dengan Radhiesta
Call Center 112 Sumenep Ditingkatkan, Diskominfo Fokus Percepat Penanganan Aduan Darurat
Hari Lahir Pancasila 2026, KNPI Sumenep Ajak Pemuda Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:55 WIB

ALARM Soroti Anggaran Proyek Pelabuhan PELRA Kalianget 45M, Kualitas Konstruksi Jadi Perhatian Utama

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:47 WIB

Doa Sang Proklamator Serentak di Sumenep, KNPI Ajak Pemuda Rawat Semangat Kebangsaan

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:06 WIB

Rakor Pengendalian Inflasi: BPS Sebut Sumenep Catat Inflasi Tertinggi di Jawa Timur

Selasa, 2 Juni 2026 - 08:53 WIB

DPD KNPI Sumenep Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila, Dorong Pemuda Jadi Garda Ideologi Bangsa

Selasa, 2 Juni 2026 - 07:03 WIB

CV Sumber Barokah Sidoarjo Jadi Sorotan, Aktivis Desak Bea Cukai Audit Produk Slava Bold

Senin, 1 Juni 2026 - 15:06 WIB

Call Center 112 Sumenep Ditingkatkan, Diskominfo Fokus Percepat Penanganan Aduan Darurat

Senin, 1 Juni 2026 - 10:17 WIB

Hari Lahir Pancasila 2026, KNPI Sumenep Ajak Pemuda Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa

Senin, 1 Juni 2026 - 09:18 WIB

Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, BKPSDM Sumenep Serukan Penguatan Karakter ASN

Berita Terbaru