Jurnalisme Beradab JSI: Kawal Donasi hingga Musala Kembali Berdiri

Selasa, 16 Desember 2025 - 17:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Musola Umay Jurnalis Sumenep Independen (JSI) di kecamatan Manding.

Foto. Musola Umay Jurnalis Sumenep Independen (JSI) di kecamatan Manding.

SUMENEP, nusainsider.com — Jurnalis Sumenep Independen (JSI) kembali menegaskan komitmennya dalam menjalankan jurnalisme beradab melalui aksi nyata di tengah masyarakat.

Komitmen tersebut diwujudkan dengan mengawal pembangunan musala yang sempat ambruk di Dusun Cekkor, Desa Gunung Kembar, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep.

Pembangunan musala kini memasuki tahap akhir dan tinggal pemasangan keramik. Material tersebut merupakan hasil donasi dari seorang Hamba Allah yang mempercayakan bantuannya kepada JSI untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Musala tersebut dibangun kembali melalui gerakan penggalangan dana yang dipelopori JSI, dengan melibatkan berbagai elemen, mulai dari masyarakat, pemerintah, pihak swasta, hingga para dermawan. Terbaru, JSI menerima bantuan sebanyak 100 dus keramik yang menjadi bagian penting dalam penyelesaian bangunan ibadah tersebut.

Baca Juga :  Kapolres Sumenep Berganti, ALARM Minta Kasus Pemerasan Oknum DPRD Dituntaskan

Hingga akhir November 2025, progres pembangunan musala telah mencapai sekitar 50 persen. Saat ini, pengerjaan difokuskan pada penyelesaian struktur utama dan pemasangan rangka atap bagian tengah.

JSI menargetkan pembangunan dapat segera dirampungkan agar musala kembali difungsikan oleh warga sekitar.

Ketua JSI, Igusty Madani, mengatakan bahwa keterlibatan JSI dalam pembangunan musala merupakan implementasi nyata dari prinsip Ihdinas Sirotol Mustaqim, yakni berjalan di jalan lurus dalam profesi jurnalistik dengan menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Jurnalisme tidak berhenti pada pemberitaan semata. Jurnalisme harus menghadirkan kebermanfaatan. Bantuan dari para donatur ini adalah amanah yang harus diwujudkan menjadi amal jariyah yang nyata,” ujarnya.

Ia menambahkan, dukungan dari berbagai pihak menjadi energi moral bagi seluruh anggota JSI untuk terus bergerak dalam kegiatan sosial yang berkelanjutan.

Baca Juga :  Cuaca Tidak Bersahabat, Pasokan Ikan Berkurang di Awal Tahun 2025

Menurutnya, musala bukan sekadar bangunan fisik, tetapi simbol kepedulian, kebersamaan, dan nilai spiritual yang harus dijaga bersama.

Pengurus JSI, Ibnu Hajar, yang turut meninjau langsung proses pembangunan, menilai keberadaan musala sangat vital bagi kehidupan keagamaan masyarakat Dusun Cekkor. Oleh karena itu, pembangunan kembali musala ambruk tersebut memiliki nilai sosial dan spiritual yang tinggi.

“Musala ini sangat dibutuhkan warga. Dukungan dari para donatur membuktikan bahwa kepedulian sosial masih hidup dan tumbuh di tengah masyarakat,” katanya.

Selain mengawal pembangunan musala, JSI juga dikenal konsisten menjalankan berbagai program sosial lainnya. Di antaranya kegiatan bersih-bersih lingkungan, program Saku Berkah untuk warga dhuafa setiap pekan, santunan anak yatim, hingga inisiatif pengadaan Ambulans Umat.

Baca Juga :  Hutan Kota Gundul, Banjir Melanda Sumenep: DLH dan Galian C Disorot DPRD

Komitmen tersebut kembali ditegaskan dalam Rapat Kerja (Raker) JSI yang digelar di Kota Batu, Jawa Timur. Dalam forum itu, JSI meneguhkan prinsip jurnalisme beradab, profesional, dan mencerdaskan publik sebagai fondasi organisasi.

Prinsip Ihdinas Sirotol Mustaqim diposisikan sebagai pedoman etik agar jurnalis hadir sebagai penyejuk sosial dan pelopor kebaikan.

Melalui pembangunan musala di Manding dan berbagai aksi sosial lainnya, JSI menegaskan bahwa jurnalis bukan sekadar pengamat peristiwa, melainkan bagian dari solusi sosial dan kemanusiaan.

Bagi JSI, jurnalisme adalah jalan pengabdian yang menuntut kejujuran, kepedulian, dan keberanian untuk berbuat nyata demi kemaslahatan masyarakat.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Dua Pengusaha Lokal Terima Apresiasi PWI Sumenep atas Kiprah di Dunia UMKM
Kapolres Pamekasan Bersama Personel Atur Lalu Lintas, Warga Beraktivitas Lebih Nyaman
Sambut Hari Jadi ke-757 dan Hari Santri 2026, Pemkab Sumenep Gelar Gerakan Baca Al-Waqi’ah 111.111 Kali
Peringati Hari Santri Nasional, ASN Sumenep Diminta Teladani Nilai Pesantren
Gerakan “Nongtong Bareng” Jadi Strategi Diskominfo Sumenep Promosikan Budaya Lokal
Kementerian Pariwisata Apresiasi Sumenep, Festival Tong-Tong Didorong Dongkrak UMKM dan Kunjungan wisatawan
Pelantikan Arya Wiraraja Warnai Festival Tong-Tong 2026, Bupati Sumenep Terima Penghargaan Kemenpar RI
KOKAR Bali Bawa Nuansa Pulau Dewata ke Panggung Festival Musik Tong-Tong Sumenep 2026

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:49 WIB

Dua Pengusaha Lokal Terima Apresiasi PWI Sumenep atas Kiprah di Dunia UMKM

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:52 WIB

Kapolres Pamekasan Bersama Personel Atur Lalu Lintas, Warga Beraktivitas Lebih Nyaman

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:46 WIB

Sambut Hari Jadi ke-757 dan Hari Santri 2026, Pemkab Sumenep Gelar Gerakan Baca Al-Waqi’ah 111.111 Kali

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Peringati Hari Santri Nasional, ASN Sumenep Diminta Teladani Nilai Pesantren

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:16 WIB

Gerakan “Nongtong Bareng” Jadi Strategi Diskominfo Sumenep Promosikan Budaya Lokal

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:59 WIB

Pelantikan Arya Wiraraja Warnai Festival Tong-Tong 2026, Bupati Sumenep Terima Penghargaan Kemenpar RI

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:36 WIB

KOKAR Bali Bawa Nuansa Pulau Dewata ke Panggung Festival Musik Tong-Tong Sumenep 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Menyapa Madrasah dari Hal Sederhana, Jurnalis Sapudi Salurkan Bantuan AMDK

Berita Terbaru