Yenny Wahid dan Lia Istifhama Refleksikan Keteladanan Gus Dur di Surabaya

Jumat, 19 Desember 2025 - 10:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Dr Lia Istifhama, S.Sos,.S.Sos.i,M.E.I

Foto. Dr Lia Istifhama, S.Sos,.S.Sos.i,M.E.I

SURABAYA, nusainsider.com Barikade Gus Dur (BGD) Jawa Timur menggelar Haul ke-16 KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di Taman Bungkul, Surabaya, Kamis (18/12/2025).

Kegiatan ini menjadi momentum reflektif untuk mengenang sosok Bapak Bangsa sekaligus tasyakuran atas penetapan Gus Dur sebagai Pahlawan Nasional.

Haul tersebut dihadiri sejumlah tokoh nasional dan daerah, di antaranya putri Gus Dur, Yenny Wahid, Anggota DPD RI Dr. Lia Istifhama, Plt Asisten Pemprov Jawa Timur Ahmad Djazuli, jajaran Forkopimda dan DPRD Surabaya, Kementerian Agama Kota Surabaya, serta tokoh lintas agama dari berbagai latar belakang.

Tahun ini, haul mengusung tema “Meneladani Budaya Etika Demokrasi Gus Dur”. Ketua BGD Jawa Timur, Ahmad Arizal, menyebut tema tersebut relevan dengan kondisi kebangsaan saat ini sekaligus menjadi ungkapan rasa syukur atas penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-4 RI tersebut.

Baca Juga :  Ning Lia: Delapan Dekade TNI Jadi Benteng Kuat Kedaulatan Indonesia

Dalam kesempatan itu, Yenny Wahid menyampaikan orasi kebangsaan. Ia menegaskan bahwa nilai utama yang selalu diajarkan Gus Dur adalah hidup yang bermanfaat bagi sesama.

“Yang terpenting dalam kehidupan adalah migunani, bermanfaat. Itu yang selalu diajarkan bapak dan ibu saya,” ujar Yenny Wahid.

Sementara itu, Anggota DPD RI Lia Istifhama menyampaikan refleksi mendalam tentang keteladanan Gus Dur sebagai tokoh bangsa yang mengajarkan kecerdasan, kemanusiaan, dan kebhinnekaan dalam balutan sikap humoris dan humanis.

“Haul ke-16 ini menjadi ruang refleksi bersama atas ajaran Gus Dur tentang pentingnya menjaga kebhinnekaan demi keberlangsungan bangsa,” ujar senator yang akrab disapa Ning Lia.

Menurut Ning Lia, Gus Dur juga memberi teladan pentingnya pemikiran dan tulisan dalam membangun peradaban bangsa. Melalui karya-karyanya, Gus Dur menegaskan bahwa Islam adalah rahmatan lil ‘alamin yang menjunjung tinggi persatuan serta perlindungan terhadap hak-hak minoritas.

“Gus Dur mengajarkan bagaimana senyuman, komunikasi yang humanis, dan hubungan interpersonal menjadi kunci terciptanya masyarakat yang berkeadaban,” tambahnya.

Ia berharap nilai-nilai keteladanan Gus Dur terus dihidupkan dalam kehidupan bermasyarakat sehingga terwujud khairunnas anfa’uhum linnas, yakni masyarakat yang membawa kemaslahatan bagi bangsa dan negara.

“Nilai-nilai humanis yang ditanamkan Gus Dur menjadi inti dalam mewujudkan kebermanfaatan bagi sesama,” kata Ning Lia, yang juga keponakan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Sementara itu, Ketua BGD Jawa Timur Ahmad Arizal mengungkapkan bahwa haul tersebut dihadiri lebih dari seribu peserta, yang merupakan pecinta Gus Dur dari berbagai daerah di Jawa Timur dan lintas komunitas.

“Gus Dur sebagai Pahlawan Nasional dan ikon pluralisme tetap menjadi magnet kuat bagi masyarakat lintas agama dan golongan,” ujarnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Fantastis! Belanja Konsumsi Disbudporapar Sumenep Capai Ratusan Juta
DPUTR Kelola Anggaran Ratusan Miliar, Aktivis ALARM Sumenep Ingatkan Risiko SILPA Terulang
Zero Tolerance 2026, Data Tak Sinkron Bisa Gagalkan Bantuan Pendidikan
Aksi Kemanusiaan di Tengah Keterbatasan, BAZNAS Sumenep Kawal Pemulangan Jenazah ke Kepulauan
Harlah ke-76 Fatayat NU, Lia Istifhama Soroti Peran Strategis Perempuan NU
Jaga Kepercayaan Publik, Ning Lia Andalkan Loyalitas Tim dan Nilai Kejujuran
Puluhan Pasangan di Batang-Batang Akhirnya Miliki Legalitas Pernikahan
LDK Unija Sukses Gelar Forum Kebangsaan, Soroti Pentingnya Moderasi Beragama

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 12:25 WIB

Fantastis! Belanja Konsumsi Disbudporapar Sumenep Capai Ratusan Juta

Minggu, 26 April 2026 - 09:34 WIB

DPUTR Kelola Anggaran Ratusan Miliar, Aktivis ALARM Sumenep Ingatkan Risiko SILPA Terulang

Minggu, 26 April 2026 - 08:31 WIB

Zero Tolerance 2026, Data Tak Sinkron Bisa Gagalkan Bantuan Pendidikan

Minggu, 26 April 2026 - 07:39 WIB

Aksi Kemanusiaan di Tengah Keterbatasan, BAZNAS Sumenep Kawal Pemulangan Jenazah ke Kepulauan

Minggu, 26 April 2026 - 00:01 WIB

Harlah ke-76 Fatayat NU, Lia Istifhama Soroti Peran Strategis Perempuan NU

Sabtu, 25 April 2026 - 11:45 WIB

Puluhan Pasangan di Batang-Batang Akhirnya Miliki Legalitas Pernikahan

Sabtu, 25 April 2026 - 10:41 WIB

LDK Unija Sukses Gelar Forum Kebangsaan, Soroti Pentingnya Moderasi Beragama

Jumat, 24 April 2026 - 10:26 WIB

Tak Hanya Menulis, JSI Buktikan Aksi Nyata Bangun Fasilitas Masjid

Berita Terbaru