Puluhan Pasangan di Batang-Batang Akhirnya Miliki Legalitas Pernikahan

Sabtu, 25 April 2026 - 11:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com — Sebanyak 36 warga Desa Nyabakan Timur, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, mengikuti sidang isbat nikah massal yang digelar di balai desa setempat, Jumat (24/4/2026).

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah desa dengan Pengadilan Agama Sumenep Kelas IA melalui program sidang keliling, sebagai upaya mendekatkan layanan hukum kepada masyarakat.

Sidang di luar gedung pengadilan tersebut ditujukan bagi warga yang selama ini mengalami kendala dalam mengakses layanan hukum, terutama karena faktor jarak dan keterbatasan informasi.

Baca Juga :  Stand DKPP Sumenep Pukau Bupati dengan Ragam Komoditas Pertanian Lokal

Ketua Pengadilan Agama Sumenep, Moh. Jatim, menjelaskan bahwa program sidang keliling merupakan layanan resmi yang dirancang untuk membantu masyarakat yang pernikahannya belum tercatat secara hukum negara.

“Melalui sidang ini, masyarakat bisa mendapatkan penetapan sah pernikahan sekaligus kemudahan dalam pengurusan dokumen seperti buku nikah,” ujarnya.

Ia menambahkan, seluruh peserta telah melalui proses verifikasi administrasi, termasuk rekomendasi dari Kantor Urusan Agama (KUA) setempat guna memastikan status pernikahan mereka belum tercatat secara resmi.

Baca Juga :  Gerakan Orang Tua Asuh Mulai Digulirkan, Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Perang Melawan Stunting

Sementara itu, Penjabat Kepala Desa Nyabakan Timur, Sutikno, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut berangkat dari kebutuhan nyata masyarakat yang masih banyak belum memiliki legalitas pernikahan.

Menurutnya, rendahnya tingkat pendidikan serta faktor budaya menjadi penyebab utama masih ditemukannya pernikahan yang tidak tercatat secara administratif.

“Secara agama sudah sah, tetapi secara administrasi masih belum. Ini yang kami coba benahi melalui pendekatan persuasif dan edukasi kepada masyarakat,” jelasnya.

Sebelum pelaksanaan sidang, pemerintah desa bersama pihak pengadilan juga telah menggelar sosialisasi guna meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pencatatan pernikahan serta implikasi hukum yang menyertainya.

Baca Juga :  Kolaborasi Pemkab Sumenep bersama SKK Migas - KEI, Jadikan Edukasi dan PMT sebagai Senjata Lawan Stunting

Inisiatif ini turut mendapat dukungan dari advokat Sahba yang mendampingi para pemohon. Ia mengaku prihatin karena masih banyak warga yang telah lama berkeluarga, namun belum memiliki buku nikah.

“Ini bukan sekadar urusan administrasi, tetapi menyangkut kepastian hukum dan perlindungan bagi keluarga,” tegasnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Krisis Air Meluas, Lumajang Idea Distribusikan Bantuan ke Ranuyoso dan Padang
Dokumen Pendidikan Gibran Disorot MK, Surokim Dorong Pemeriksaan Etik KPU di DKPP
Dari Sumenep Mengguncang Lombok, Tongtong Bawa Identitas Madura ke Parade MotoGP 2026
Jalan Desa Banyak Dikeluhkan, DPRKPP Pamekasan Siapkan Penanganan hingga Desember
100 Kamar, 6 Tipe, Fasilitas Lengkap, Grand Miami Hotel Siap Manjakan Tamu di Malang
Rakerwil di Pesantren, BEM SI Kerakyatan Jatim Serukan Gerakan Bersama Rakyat
Investasi China Masuk Bangkalan, Akademisi Dorong Tenaga Kerja Lokal Jadi Prioritas
Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Krisis Air Meluas, Lumajang Idea Distribusikan Bantuan ke Ranuyoso dan Padang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Dokumen Pendidikan Gibran Disorot MK, Surokim Dorong Pemeriksaan Etik KPU di DKPP

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Dari Sumenep Mengguncang Lombok, Tongtong Bawa Identitas Madura ke Parade MotoGP 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Jalan Desa Banyak Dikeluhkan, DPRKPP Pamekasan Siapkan Penanganan hingga Desember

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:23 WIB

Rakerwil di Pesantren, BEM SI Kerakyatan Jatim Serukan Gerakan Bersama Rakyat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:49 WIB

Investasi China Masuk Bangkalan, Akademisi Dorong Tenaga Kerja Lokal Jadi Prioritas

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur

Berita Terbaru