Balita Jadi Korban Dugaan Kekerasan Seksual, LBH GP Ansor Jatim Siap Dampingi Hukum

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Adv. Dr (c) Mawardi, S.Sos., SH., MH (Advokat LBH PW GP ANSOR Jawa Timur Asal Kabupaten Sumenep)

Foto. Adv. Dr (c) Mawardi, S.Sos., SH., MH (Advokat LBH PW GP ANSOR Jawa Timur Asal Kabupaten Sumenep)

SUMENEP, nusainsider.com Advokat Lembaga Bantuan Hukum (LBH) GP Ansor Jawa Timur mengecam keras dugaan kasus kekerasan seksual yang menimpa seorang balita di Kabupaten Sumenep.

Peristiwa tersebut dinilai sebagai kejahatan serius yang tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga mencederai nilai kemanusiaan dan rasa keadilan publik.

LBH GP Ansor Jawa Timur menegaskan bahwa dugaan kekerasan seksual terhadap anak, terlebih balita, merupakan kejahatan luar biasa (Extraordinary Crime) yang harus ditangani secara tegas, profesional, dan transparan.

Negara, melalui aparat penegak hukum, memiliki kewajiban penuh untuk memastikan proses hukum berjalan adil serta berpihak pada kepentingan terbaik korban.

“Kami mengecam keras segala bentuk kekerasan seksual terhadap anak, apalagi jika korbannya masih balita. Ini adalah pelanggaran hukum berat sekaligus pengkhianatan terhadap nilai kemanusiaan dan ajaran agama,” tegas perwakilan Advokat LBH GP Ansor Jawa Timur, dalam pernyataan resminya, Kamis 15 Januari 2026.

Sebagai wujud komitmen terhadap perlindungan anak dan penegakan keadilan, LBH GP Ansor Jawa Timur menyatakan kesiapan memberikan pendampingan hukum menyeluruh kepada korban dan keluarganya.

Baca Juga :  Sapparan Budaya ke-4: Literasi, Kearifan Lokal, dan Spirit Moralitas Madura

Pendampingan tersebut meliputi bantuan hukum, advokasi hak-hak korban, hingga pengawalan proses hukum sejak tahap penyelidikan sampai persidangan.

LBH GP Ansor juga menekankan pentingnya pendekatan yang mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak (the best interest of the child), termasuk perlindungan identitas korban serta pemulihan kondisi psikologisnya.

Mereka mengingatkan semua pihak agar tidak melakukan reviktimisasi, baik melalui proses hukum yang tidak sensitif maupun tekanan sosial di masyarakat.

Baca Juga :  Warisan Leluhur Disucikan: Pemkab Sumenep dan Pelar Agung Gelar Jamasan Pusaka

Selain itu, aparat penegak hukum didorong untuk bertindak cepat dan tegas terhadap terduga pelaku sesuai ketentuan Undang-Undang Perlindungan Anak dan peraturan perundang-undangan lainnya.

“Masyarakat kami imbau untuk tidak menyebarkan identitas korban dan mengedepankan empati. Perlindungan anak bukan hanya tugas negara, tetapi tanggung jawab bersama,” lanjutnya.

LBH GP Ansor Jawa Timur berharap kasus ini menjadi momentum bagi semua pihak untuk memperkuat sistem pencegahan dan penanganan kekerasan seksual terhadap anak, sekaligus memastikan Kabupaten Sumenep menjadi ruang yang aman dan layak bagi tumbuh kembang anak.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Surga Tersembunyi Sumenep Diminta Jadi Sumber PAD Baru, Wakil Ketua DPRD Soroti Infrastruktur Wisata
Gerakan Green School UINSA Dorong Siswa SD di Bondowoso Jadi Pelopor Peduli Lingkungan
MPLS Hari Kelima Lughatul Islamiyah Berlangsung Meriah, Disdik Sumenep Apresiasi Pendekatan Ramah Anak
Astaghfirullah! Diduga Tinggal Bersama Wanita Lain, Seorang Suami Digerebek Istri di Kos Kota Sumenep
Khitan Laser Gratis di Sapeken Ringankan Beban Warga, Program PPM KEI Tuai Pujian
Bupati Fauzi Inisiasi Sumenep Kepulauan, Langkah Strategis Menuju Pusat Pertumbuhan Provinsi Madura
Semarak Harkopnas ke-79, Gerakan Koperasi Sumenep Gelar Kerja Bakti Bersama
KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat, Wujud Komitmen Bangun Ekosistem SDM Berkualitas

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:32 WIB

Surga Tersembunyi Sumenep Diminta Jadi Sumber PAD Baru, Wakil Ketua DPRD Soroti Infrastruktur Wisata

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:50 WIB

Gerakan Green School UINSA Dorong Siswa SD di Bondowoso Jadi Pelopor Peduli Lingkungan

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:53 WIB

MPLS Hari Kelima Lughatul Islamiyah Berlangsung Meriah, Disdik Sumenep Apresiasi Pendekatan Ramah Anak

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:47 WIB

Astaghfirullah! Diduga Tinggal Bersama Wanita Lain, Seorang Suami Digerebek Istri di Kos Kota Sumenep

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:53 WIB

Khitan Laser Gratis di Sapeken Ringankan Beban Warga, Program PPM KEI Tuai Pujian

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:46 WIB

Semarak Harkopnas ke-79, Gerakan Koperasi Sumenep Gelar Kerja Bakti Bersama

Jumat, 17 Juli 2026 - 05:49 WIB

KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat, Wujud Komitmen Bangun Ekosistem SDM Berkualitas

Jumat, 17 Juli 2026 - 02:35 WIB

FGD SMSI di Bali Soroti Celah Hukum PFII, Desak Klausul Ring-Fencing Masuk RUU

Berita Terbaru