Sarasehan Bappeda–BEM Sumenep, Arif Firmanto Paparkan Arah Pembangunan Daerah

Sabtu, 14 Maret 2026 - 07:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Dr Ir Arif Firmanto, S.TP., M.Si.IPU.ASEAN Eng saat menyampaikan Materinya di hadapan Mahasiswa BEM Sumenep di Aula Potre Koneng setempat

Foto. Dr Ir Arif Firmanto, S.TP., M.Si.IPU.ASEAN Eng saat menyampaikan Materinya di hadapan Mahasiswa BEM Sumenep di Aula Potre Koneng setempat

SUMENEP, nusainsider.com — Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep bersama Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumenep menggelar sarasehan bertema “Membedah Arah Pembangunan Kabupaten Sumenep” sebagai ruang dialog strategis membahas arah pembangunan daerah lima tahun ke depan.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Potret Koneng, Selasa (26/1/2026), tersebut menghadirkan Kepala Bappeda Kabupaten Sumenep, Arif Firmanto, sebagai salah satu pemateri utama.

Sarasehan ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan perspektif pemerintah daerah dan mahasiswa dalam merumuskan pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan.

Baca Juga :  Dari Gereja untuk Semua: FKUB Sumenep Wujudkan Harmoni Lewat Bakti Sosial Natal

Dalam pemaparannya, Arif Firmanto menjelaskan arah pembangunan daerah beserta berbagai program strategis yang telah dan akan dilaksanakan guna mendorong kemajuan Kabupaten Sumenep di berbagai sektor pembangunan.

Ia menekankan bahwa proses perencanaan pembangunan daerah tidak berdiri sendiri, melainkan merupakan hasil keselarasan antara arah kebijakan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah.

Sinkronisasi tersebut menjadi fondasi penting dalam meningkatkan peluang keberhasilan pembangunan secara menyeluruh.

Menurutnya, keselarasan perencanaan itu turut berkontribusi pada upaya pemerintah daerah dalam mewujudkan pemerataan pembangunan antara wilayah daratan dan kepulauan, yang selama ini menjadi tantangan sekaligus karakter khas Kabupaten Sumenep.

“Pada akhirnya, perencanaan bukan sekadar dokumen, tabel indikator, atau angka-angka target yang tertulis rapi. Ini adalah ikhtiar sadar manusia untuk menata masa depan. Ketika hari esok belum pasti, maka harapan harus terus diperjuangkan,” ujar Arif Firmanto di hadapan peserta sarasehan.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa perencanaan merupakan jembatan penting menuju masa depan pembangunan daerah yang lebih cerah. Menurutnya, perencanaan harus mampu menyeimbangkan antara realitas yang ada dengan cita-cita yang ingin diwujudkan.

“Perencanaan adalah seni menyeimbangkan realitas dan cita-cita. Terlalu ideal, ia rapuh. Terlalu pragmatis, ia kehilangan jiwa. Di antara keduanya, perencanaan menemukan maknanya, yaitu sebagai jembatan antara apa yang ada dan apa yang seharusnya,” pungkasnya.

Sarasehan ini mendapat respons positif dari Aliansi BEM Sumenep sebagai bentuk partisipasi aktif mahasiswa dalam mengawal dan memberikan kontribusi pemikiran terhadap arah pembangunan daerah ke depan.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Krisis Air Meluas, Lumajang Idea Distribusikan Bantuan ke Ranuyoso dan Padang
Dokumen Pendidikan Gibran Disorot MK, Surokim Dorong Pemeriksaan Etik KPU di DKPP
Dari Sumenep Mengguncang Lombok, Tongtong Bawa Identitas Madura ke Parade MotoGP 2026
Jalan Desa Banyak Dikeluhkan, DPRKPP Pamekasan Siapkan Penanganan hingga Desember
100 Kamar, 6 Tipe, Fasilitas Lengkap, Grand Miami Hotel Siap Manjakan Tamu di Malang
Rakerwil di Pesantren, BEM SI Kerakyatan Jatim Serukan Gerakan Bersama Rakyat
Investasi China Masuk Bangkalan, Akademisi Dorong Tenaga Kerja Lokal Jadi Prioritas
Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Krisis Air Meluas, Lumajang Idea Distribusikan Bantuan ke Ranuyoso dan Padang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Dokumen Pendidikan Gibran Disorot MK, Surokim Dorong Pemeriksaan Etik KPU di DKPP

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Dari Sumenep Mengguncang Lombok, Tongtong Bawa Identitas Madura ke Parade MotoGP 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Jalan Desa Banyak Dikeluhkan, DPRKPP Pamekasan Siapkan Penanganan hingga Desember

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:23 WIB

Rakerwil di Pesantren, BEM SI Kerakyatan Jatim Serukan Gerakan Bersama Rakyat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:49 WIB

Investasi China Masuk Bangkalan, Akademisi Dorong Tenaga Kerja Lokal Jadi Prioritas

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur

Berita Terbaru