Dari Gereja untuk Semua: FKUB Sumenep Wujudkan Harmoni Lewat Bakti Sosial Natal

Kamis, 25 Desember 2025 - 13:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Semangat Natal di Kabupaten Sumenep tahun ini tidak hanya dirayakan melalui doa dan ibadah, tetapi juga diwujudkan dalam aksi nyata kepedulian lintas iman.

Pada Kamis (25/12/2025) pukul 13.00 WIB, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) bersama Forum Pemuda Kerukunan Umat Beragama (FPKUB) Kabupaten Sumenep menggelar bakti sosial lintas agama di Graha Bina Bhakti, Gereja Paroki Maria Gunung Karmel, Pabian, Sumenep.

Kegiatan yang dihadiri para tokoh lintas agama, perwakilan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Sumenep, serta 70 penerima bantuan sosial lintas agama dan lintas iman ini menjadi potret nyata harmoni sosial di ujung timur Pulau Madura. Di dalam ruang gereja, perbedaan keyakinan melebur dalam satu bahasa universal, yakni kepedulian dan kemanusiaan.

Ketua FKUB Sumenep, KHR. Achmad Qusyairi Zaini, S.S., dalam sambutannya menegaskan bahwa bakti sosial pembagian sembako dalam rangka menyambut Natal merupakan bahasa universal cinta yang melampaui sekat agama.

“Kegiatan ini tidak berbicara tentang agama siapa yang memberi atau siapa yang menerima, melainkan tentang hati nurani yang terpanggil untuk saling menguatkan,” ujarnya.

Menurut Kiai Qusyairi, nilai kasih dan kepedulian merupakan inti ajaran seluruh agama.

“Inilah esensi ajaran semua agama: menghadirkan kasih, menebar kepedulian, dan memuliakan martabat manusia,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa FKUB memandang seluruh rumah ibadah baik gereja, masjid, pura, vihara, maupun klenteng bukan hanya sebagai tempat ritual keagamaan, tetapi juga sebagai rumah kemanusiaan.

“Ketika rumah ibadah terbuka untuk kepedulian sosial, di situlah agama menemukan maknanya yang paling sejati; agama menjadi rahmat, menjadi terang, dan menjadi harapan bagi semua,” lanjutnya.

Menutup sambutannya, Kiai Qusyairi menyampaikan pesan damai yang menggema melampaui sekat keyakinan.

“Selamat Natal. Damai Kristus bagi umat Kristiani, dan damai Indonesia bagi kita semua.”

Pada kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Romo Kornelius Kopong Subang beserta seluruh pengurus Gereja Paroki Maria Gunung Karmel Pabian yang telah membuka pintu gereja sebagai ruang kebersamaan lintas iman.

Baca Juga :  Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Bupati Achmad Fauzi Resmikan Graha Wiyata MAN Sumenep

Apresiasi serupa disampaikan oleh perwakilan Bakesbangpol Sumenep, Hairil Bustami, yang menilai FKUB Sumenep sebagai pilar penting perekat sosial di daerah.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada FKUB Sumenep yang secara konsisten menjadi penggerak perdamaian dan persaudaraan lintas agama dan lintas iman. Berkat sinergi yang intens antara FKUB dan pemerintah daerah, Sumenep tetap aman, damai, dan kondusif. Bahkan pada tahun 2025 ini, Sumenep meraih penghargaan Indeks Harmoni dari Kementerian Dalam Negeri,” ungkapnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Jenderal FKUB Sumenep Dr. Imaduddin, M.Pd., Ketua FPKUB Khairul Umam, serta para tokoh lintas agama, antara lain Kyai Hazmi Basyir dan Ustadz Subaidi (Muslim), Koh Sugianto (Buddha), Imam Santoso (Konghucu), Pendeta Yusuf (Protestan), dan sebagai tuan rumah Romo Kornelius Kopong Subang (Katolik).

Baca Juga :  Bahaya! Enam Ormas Besar Turun Gunung ke Sapudi Tolak Replacement Pelabuhan

Bakti sosial lintas agama ini menegaskan bahwa harmoni bukan sekadar jargon, melainkan kerja bersama yang dirawat dengan ketulusan. Dari Sumenep, pesan itu menggema kuat: di tengah keberagaman, Indonesia tetap kokoh sebagai rumah bersama.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Bukan Sekadar Jurnalis, Ini Jejak Hairul Anam di Dunia Literasi, Akademik dan Media
Polresta Sumenep Edukasi 140 Pelajar MAN Sumenep Agar Cerdas dan Bijak Gunakan AI
Hadapi Gejolak Global, Said Abdullah Minta Menkeu dan Gubernur BI Rumuskan Kebijakan Inti
GEND-ILE Resmi Hadir di Pagendingan, Inovasi Digital KKN UIN Madura Permudah Layanan Desa
RAPBD Perubahan 2026 Masuk Tahap Pembahasan, Sumenep Bidik Penguatan PAD
Isi Kemerdekaan dengan Kepedulian, Tank Oreng Center Sasar Pelajar Sekolah Swasta di Sapudi
Dugaan Malpraktik Berujung Maut, Pasien SM Meninggal di Puskesmas Manding
Dari Grahadi, Lia Istifhama Ingatkan Pendidikan Jadi Kunci Kedaulatan Bangsa

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:46 WIB

Bukan Sekadar Jurnalis, Ini Jejak Hairul Anam di Dunia Literasi, Akademik dan Media

Rabu, 19 Agustus 2026 - 06:23 WIB

Polresta Sumenep Edukasi 140 Pelajar MAN Sumenep Agar Cerdas dan Bijak Gunakan AI

Rabu, 19 Agustus 2026 - 05:46 WIB

Hadapi Gejolak Global, Said Abdullah Minta Menkeu dan Gubernur BI Rumuskan Kebijakan Inti

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:47 WIB

GEND-ILE Resmi Hadir di Pagendingan, Inovasi Digital KKN UIN Madura Permudah Layanan Desa

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:41 WIB

RAPBD Perubahan 2026 Masuk Tahap Pembahasan, Sumenep Bidik Penguatan PAD

Selasa, 18 Agustus 2026 - 05:00 WIB

Dugaan Malpraktik Berujung Maut, Pasien SM Meninggal di Puskesmas Manding

Selasa, 18 Agustus 2026 - 03:47 WIB

Dari Grahadi, Lia Istifhama Ingatkan Pendidikan Jadi Kunci Kedaulatan Bangsa

Senin, 17 Agustus 2026 - 08:15 WIB

Kompak Rayakan Maulid dan HUT RI, Warga Pocang Temor Hiasi Kampung dengan Merah Putih

Berita Terbaru