Anggaran Bibit Pertanian Sumenep Capai Rp 2,1 Miliar, Poktan Jadi Prioritas

Rabu, 11 Februari 2026 - 13:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Penyuluh pertanian DKPP Sumenep mendampingi petani dalam program sekolah lapang (SL) tembakau di Kecamatan Pasongsongan Sumenep

Foto. Penyuluh pertanian DKPP Sumenep mendampingi petani dalam program sekolah lapang (SL) tembakau di Kecamatan Pasongsongan Sumenep

SUMENEP, nusainsider.com Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) kembali mengalokasikan anggaran cukup besar untuk mendukung sektor pertanian.

Pada tahun 2026, DKPP Sumenep menyiapkan anggaran sebesar Rp 2,1 miliar untuk pengadaan bibit tanaman, khususnya tembakau.

Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, menyampaikan bahwa pengadaan bibit tembakau memang menjadi program rutin yang dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk dukungan kepada para petani.

“Tahun ini juga disediakan anggaran khusus untuk program tersebut. Anggarannya memang lumayan besar,” ujar Chainur Rasyid.

Pejabat yang akrab disapa Inong itu mengungkapkan, pihaknya masih akan melakukan pengecekan lebih lanjut terkait detail peruntukan anggaran sebesar Rp 2,1 miliar tersebut.

Baca Juga :  Indikator Meningkat, Survei Menguat: Satu Tahun Soliditas Khofifah-Emil

Pasalnya, program bantuan tembakau biasanya tidak hanya mencakup benih, melainkan juga kebutuhan pendukung lainnya.

“Nanti saya kroscek dulu peruntukannya untuk apa saja, saya tidak hafal,” jelasnya.

Menurut Inong, bantuan bibit tersebut tidak akan disalurkan kepada petani secara perorangan, melainkan melalui kelompok tani (poktan).

Penyaluran melalui poktan dinilai lebih efektif dalam pengawasan sekaligus memastikan bantuan tepat sasaran.

Baca Juga :  Kemerdekaan Ala Santri: MTs-MA Kyai Mudrikah Kembang Kuning Gabungkan Teknologi, Kreativitas dan Kebhinnekaan

Meski demikian, DKPP Sumenep hingga saat ini masih belum memetakan kelompok tani mana saja yang akan menerima bantuan tersebut.

“Saya juga belum tahu kelompok mana saja yang akan dapat bantuan. Yang pasti wajib diserahkan ke poktan,” tegasnya.

Program bantuan bibit ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian, khususnya komoditas tembakau yang menjadi salah satu sektor unggulan di Kabupaten Sumenep.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Resmi Dibuka! Ratusan UMKM Unjuk Produk di MCF 4, Bupati Sumenep: Budaya dan Ekonomi Bisa Beriringan
Puskesmas Dasuk Semarakkan Maulid Nabi 2026, Titik Nurhayati: Mari Tebarkan Kebaikan
Ujung Timur Madura Bersiap Berpesta Budaya, Madura Culture Festival 4 Hadirkan 38 Kontingen
Festival Tong-tong KEN 2026 Dipertanyakan, Event Nasional atau Sekadar Seremonial Hari Jadi?
Pasien Meninggal dan Dugaan Rawat Inap Disorot, Aktivis ALARM Minta Puskesmas Manding Beri Penjelasan
Puskesmas Batang-Batang Perkuat Upaya Preventif Lewat Cek Kesehatan Gratis
P-APBD 2026 Ketuk Palu, Pemkab Sumenep Janjikan Percepatan Program untuk Masyarakat
Cinta Indonesia Tak Cukup dengan Simbol, Nasionalisme Harus Dibuktikan dengan Aksi

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:46 WIB

Resmi Dibuka! Ratusan UMKM Unjuk Produk di MCF 4, Bupati Sumenep: Budaya dan Ekonomi Bisa Beriringan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:01 WIB

Puskesmas Dasuk Semarakkan Maulid Nabi 2026, Titik Nurhayati: Mari Tebarkan Kebaikan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:15 WIB

Ujung Timur Madura Bersiap Berpesta Budaya, Madura Culture Festival 4 Hadirkan 38 Kontingen

Rabu, 26 Agustus 2026 - 07:22 WIB

Festival Tong-tong KEN 2026 Dipertanyakan, Event Nasional atau Sekadar Seremonial Hari Jadi?

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Pasien Meninggal dan Dugaan Rawat Inap Disorot, Aktivis ALARM Minta Puskesmas Manding Beri Penjelasan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:46 WIB

P-APBD 2026 Ketuk Palu, Pemkab Sumenep Janjikan Percepatan Program untuk Masyarakat

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:43 WIB

Cinta Indonesia Tak Cukup dengan Simbol, Nasionalisme Harus Dibuktikan dengan Aksi

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:38 WIB

Haswal Group Resmi Buka Pembelian Tembakau 2026, Harga Tembus Rp70 Ribu per Kilogram

Berita Terbaru