Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF

Sabtu, 18 April 2026 - 03:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Audiensi Lia Istifhama dorong PDUF di Jatim

Foto. Audiensi Lia Istifhama dorong PDUF di Jatim

SURABAYA, nusainsider.com Upaya memperkuat pengelolaan dana umat terus didorong melalui berbagai langkah strategis. Salah satunya terlihat dalam kegiatan audiensi yang digelar Komisi PDUF Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur bersama Miftahul Jauhari di Kantor DPD RI Perwakilan Jawa Timur, Surabaya, Jumat (17/4).

Audiensi ini menjadi momentum penting dalam membahas pembentukan PDUF (Pusat Dana Umat Filantropi) sebagai wadah terpadu untuk mengelola berbagai sumber dana umat, mulai dari zakat, wakaf, infak, sedekah, fidyah, hingga kifarah.

PDUF dirancang sebagai solusi integratif guna mengatasi pengelolaan dana umat yang selama ini masih berjalan secara parsial. Melalui sistem yang terkoordinasi, diharapkan pengelolaan dana menjadi lebih transparan, akuntabel, serta tepat sasaran.

Baca Juga :  Neng Lia: Urbanisasi Tak Terkendali Bisa Picu Pengangguran Baru

Peran Strategis dalam Ekosistem Filantropi
Keberadaan PDUF dinilai mampu menjawab tantangan klasik dalam pengelolaan dana umat, terutama terkait fragmentasi lembaga dan belum optimalnya distribusi manfaat.

Dengan sistem terintegrasi, dana umat diharapkan dapat:

  • Disalurkan secara merata
  • Dikelola secara profesional dan akuntabel
  • Memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat

Lebih dari sekadar lembaga pengelola, PDUF juga diharapkan menjadi motor penggerak program sosial berbasis kebutuhan riil masyarakat.Kolaborasi dan CSR Jadi Kunci
Anggota DPD RI, Lia Istifhama menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mengoptimalkan peran PDUF.

Menurutnya, sinergi dengan program Corporate Social Responsibility (CSR) menjadi langkah strategis untuk memperluas dampak.

“Kalau kita hanya bergantung pada program DPD saja, tentu ada keterbatasan. Karena itu, kita perlu membuka ruang kolaborasi, termasuk dengan program CSR agar dampaknya lebih luas dan nyata dirasakan umat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa orientasi utama PDUF harus berfokus pada kemaslahatan umat, bukan sekadar administratif.

“Saya lebih menekankan pada program yang benar-benar dirasakan masyarakat. Ke depan, perlu ada sosialisasi yang masif agar keberadaan LPDU bisa dipahami dan dimanfaatkan secara optimal,” tambahnya.

Arah Pengembangan ke Depan
Dalam pengembangannya, PDUF akan diarahkan pada beberapa langkah utama, antara lain:

  • Edukasi publik tentang pentingnya pengelolaan dana umat secara terintegrasi
  • Kolaborasi lintas sektor, termasuk pemerintah, dunia usaha melalui CSR, serta komunitas sosial
  • Fokus pada dampak nyata, seperti pengentasan kemiskinan, pemberdayaan ekonomi umat, dan bantuan sosial berbasis kebutuhan
Baca Juga :  Pesan Bupati Fauzi di Haul Raja-Raja Madura: Pesantren Benteng Moral dan Kebangsaan

Audiensi ini menjadi langkah awal menuju sistem pengelolaan dana umat yang lebih modern dan terintegrasi.

Dengan dukungan berbagai pihak, PDUF diharapkan mampu menjadi pilar utama dalam memperkuat kesejahteraan umat berbasis filantropi.

Kolaborasi, transparansi, dan orientasi pada kemaslahatan menjadi fondasi utama agar dana umat tidak hanya terkumpul, tetapi juga benar-benar memberikan perubahan nyata bagi masyarakat.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Transmisi Moneter Dinilai Macet, Achsanul Qosasi Desak BI Baru Buka Akses Kredit UMKM
QRIS Goes to University: 910 Mahasiswa Baru UINSA Dikenalkan Transaksi Digital Lintas Negara
Nelayan Kalowang Dapat 80 Box Ikan dan Peralatan Pancing dari PPM HCML 2026
Bukan Sekadar Festival! FESTAPORA 2026 Dorong Budaya, UMKM dan Pariwisata Pesisir Sumenep
Nelayan Masalembu Datangi Polsek, Apresiasi Respons Cepat Tangani Kasus Pencurian
Dari Garam hingga Migas, Bappeda Sumenep Cari “Mesin” Penggerak Ekonomi Daerah
Sentuh Pendidikan Keagamaan, PPM HCML 2026 Rehabilitasi MDT Ridlal Halim di Gayam
PMII Sumenep-Kapolresta Sepakat Perkuat Sinergi, Pengawasan Galian C Ilegal Jadi Perhatian

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:46 WIB

Transmisi Moneter Dinilai Macet, Achsanul Qosasi Desak BI Baru Buka Akses Kredit UMKM

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:46 WIB

QRIS Goes to University: 910 Mahasiswa Baru UINSA Dikenalkan Transaksi Digital Lintas Negara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:34 WIB

Nelayan Kalowang Dapat 80 Box Ikan dan Peralatan Pancing dari PPM HCML 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:21 WIB

Bukan Sekadar Festival! FESTAPORA 2026 Dorong Budaya, UMKM dan Pariwisata Pesisir Sumenep

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:46 WIB

Nelayan Masalembu Datangi Polsek, Apresiasi Respons Cepat Tangani Kasus Pencurian

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:05 WIB

Sentuh Pendidikan Keagamaan, PPM HCML 2026 Rehabilitasi MDT Ridlal Halim di Gayam

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:29 WIB

PMII Sumenep-Kapolresta Sepakat Perkuat Sinergi, Pengawasan Galian C Ilegal Jadi Perhatian

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:27 WIB

DPRD Pamekasan Angkat Jempol! Satreskrim Bekuk Buron Investasi Bodong Rp7,8 Miliar

Berita Terbaru