DKPP Sumenep Optimistis Ketahanan Pangan Menguat, Target LTT 2026 Ditingkatkan

Kamis, 5 Februari 2026 - 14:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Sumenep saat bersama Petani dalam berbagai program peningkatan Produktivitas Pertanian

Foto. Para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Sumenep saat bersama Petani dalam berbagai program peningkatan Produktivitas Pertanian

SUMENEP, nusainsider.com Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep mencatat capaian positif dalam program Luas Tambah Tanam (LTT). Sepanjang tahun 2025, realisasi luas tanam berhasil melampaui target yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, mengungkapkan bahwa target awal LTT yang dipatok seluas 25.000 hektare mampu direalisasikan hingga mencapai sekitar 36.000 hektare. Atas capaian tersebut, pemerintah daerah kembali menaikkan target LTT pada tahun 2026 menjadi 36.500 hektare.

“Peningkatan target tersebut sejalan dengan fokus pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan melalui optimalisasi produksi pertanian. Program prioritas sektor pertanian akan terus didorong agar produktivitas lahan semakin meningkat,” kata Chainur, Kamis (5/2/2026).

Selain tanaman pangan, pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Sumenep juga diperluas pada subsektor perkebunan. Saat ini, pemerintah pusat memiliki program pengembangan lima komoditas perkebunan strategis, yaitu kopi, kakao, tebu, kelapa, dan jambu mente.

Baca Juga :  Dinkes Sumenep Perkuat Peran PMO untuk Tekan Drop Out Obat Pasien TBC

Kabupaten Sumenep sendiri mendapatkan program peremajaan dan pengembangan komoditas kelapa serta jambu mente.

Menurut pak inong, peningkatan luasan tanam diyakini berdampak langsung terhadap kenaikan produktivitas hasil pertanian. DKPP menargetkan peningkatan hasil gabah dari rata-rata 6 ton per hektare menjadi 7 hingga 8 ton per hektare melalui pendampingan intensif serta penerapan teknologi pertanian.

“Upaya peningkatan produktivitas juga dilakukan melalui penguatan sumber daya manusia, khususnya penyuluh pertanian dan petani. Kami terus mendorong peningkatan kapasitas penyuluh melalui pelatihan dan pendidikan, serta melakukan edukasi kepada petani agar pola tanam dan budidaya sesuai dengan kaidah pertanian yang baik,” ujarnya.

Selain itu, pemanfaatan teknologi pertanian modern turut menjadi perhatian DKPP. Salah satunya melalui penggunaan drone untuk mendukung efisiensi dan efektivitas budidaya tanaman di lahan pertanian.

Baca Juga :  DKPP Sumenep Maksimalkan Musim Hujan untuk Tuntaskan Target Padi

Menutup keterangannya, Chainur mengajak para petani memanfaatkan momentum musim penghujan dengan mengoptimalkan lahan yang tersedia untuk ditanami komoditas pangan utama seperti padi dan jagung.

Ia juga meminta para penyuluh pertanian terus melakukan pendampingan secara berkelanjutan agar produktivitas meningkat serta berdampak pada kenaikan pendapatan petani.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”
Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain
Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi
Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK
Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF
Baru Buka, SkY Coffee Grounds Diserbu Pengunjung, Nongkrong Naik Level!
Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah
Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 12:50 WIB

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”

Sabtu, 18 April 2026 - 11:19 WIB

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain

Sabtu, 18 April 2026 - 08:32 WIB

Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi

Sabtu, 18 April 2026 - 07:45 WIB

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 April 2026 - 03:15 WIB

Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF

Jumat, 17 April 2026 - 18:17 WIB

Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah

Jumat, 17 April 2026 - 15:51 WIB

Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Jumat, 17 April 2026 - 09:03 WIB

KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Berita Terbaru

Foto. Pintu Masuk dan Keluar Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur

Berita

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:45 WIB