Perusahaan Rokok Ujung Timur Pulau Madura Perluas Pasar Lewat Dua Produk Baru

Sabtu, 7 Maret 2026 - 08:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Dua Varian rasa Baru Rokok DRT Asal kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur.

Foto. Dua Varian rasa Baru Rokok DRT Asal kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur.

SUMENEP, nusainsider.com — Salah satu perusahaan rokok yang berasal dari wilayah timur Pulau Madura terus menunjukkan eksistensinya di tengah ketatnya persaingan industri tembakau nasional.

Perusahaan tersebut memperkenalkan dua varian produk Sigaret Kretek Tangan (SKT) terbaru sebagai alternatif pilihan bagi para penikmat rokok kretek, Sabtu (7/3/2026).

Dua produk yang kini mulai dipasarkan adalah DRT Exclusive dan DRT Apel. Kedua varian tersebut ditawarkan dengan harga yang relatif terjangkau, yakni Rp10.000 per bungkus dengan isi 12 batang rokok.

Baca Juga :  PT ESM Siap Luncurkan King Djava Reguler, Bidik Filipina hingga Australia

Varian DRT Exclusive dirancang dengan mengedepankan perpaduan tembakau pilihan yang menghasilkan aroma kretek khas. Produk ini menyasar konsumen yang menginginkan sensasi merokok yang lebih halus dengan karakter rasa yang seimbang.

Dalam pengembangannya, DRT Exclusive menghadirkan konsep rasa yang diklaim lebih elegan. Kombinasi bahan tembakau yang digunakan dirancang agar mampu memberikan pengalaman merokok yang nyaman, sekaligus tetap mempertahankan ciri khas kretek tradisional yang menjadi identitas utama rokok SKT.

Foto. Dua Varian Baru Rokok DRT asal kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur

Selain itu, perusahaan juga menghadirkan varian DRT Apel, yaitu rokok kretek dengan sentuhan aroma buah apel yang memberikan kesan segar dalam setiap hisapan.

Baca Juga :  Wow! Dugaan Kasus Ijazah Palsu, Ditengarai Libatkan Oknum DPRD Sumenep

Varian ini ditujukan bagi segmen konsumen yang menyukai sensasi rasa lebih ringan namun tetap berpadu dengan karakter tembakau kretek.

DRT Apel tampil dengan kemasan bernuansa merah dan hijau yang merepresentasikan kesegaran buah apel. Desain tersebut sekaligus menjadi identitas visual yang membedakan varian ini dari produk lainnya di pasaran.

Kehadiran dua varian tersebut merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas pangsa pasar sekaligus menghadirkan inovasi produk di tengah dinamika industri rokok yang terus berkembang.

Baca Juga :  Petani di Sumenep Sukses Terapkan Irigasi Sprinkler pada Budidaya Bawang Merah, Ini Hasil Panennya

Dengan harga yang tetap terjangkau, pihak perusahaan optimistis kedua produk tersebut dapat diterima oleh berbagai kalangan masyarakat, khususnya para penikmat rokok kretek yang mencari variasi rasa baru dengan harga yang ramah di kantong.

Langkah ini juga dinilai sebagai upaya perusahaan dalam mempertahankan daya saing di industri rokok lokal, sekaligus memperkuat posisi produk tembakau asal Madura di pasar yang semakin kompetitif.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Krisis Air Meluas, Lumajang Idea Distribusikan Bantuan ke Ranuyoso dan Padang
Dokumen Pendidikan Gibran Disorot MK, Surokim Dorong Pemeriksaan Etik KPU di DKPP
Dari Sumenep Mengguncang Lombok, Tongtong Bawa Identitas Madura ke Parade MotoGP 2026
Jalan Desa Banyak Dikeluhkan, DPRKPP Pamekasan Siapkan Penanganan hingga Desember
100 Kamar, 6 Tipe, Fasilitas Lengkap, Grand Miami Hotel Siap Manjakan Tamu di Malang
Rakerwil di Pesantren, BEM SI Kerakyatan Jatim Serukan Gerakan Bersama Rakyat
Investasi China Masuk Bangkalan, Akademisi Dorong Tenaga Kerja Lokal Jadi Prioritas
Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Krisis Air Meluas, Lumajang Idea Distribusikan Bantuan ke Ranuyoso dan Padang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Dokumen Pendidikan Gibran Disorot MK, Surokim Dorong Pemeriksaan Etik KPU di DKPP

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Dari Sumenep Mengguncang Lombok, Tongtong Bawa Identitas Madura ke Parade MotoGP 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Jalan Desa Banyak Dikeluhkan, DPRKPP Pamekasan Siapkan Penanganan hingga Desember

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:23 WIB

Rakerwil di Pesantren, BEM SI Kerakyatan Jatim Serukan Gerakan Bersama Rakyat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:49 WIB

Investasi China Masuk Bangkalan, Akademisi Dorong Tenaga Kerja Lokal Jadi Prioritas

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur

Berita Terbaru