Tingkatkan SDM Pendidikan Kepulauan, SKK Migas–KEI Libatkan Dosen UMM Dampingi Guru

Senin, 19 Januari 2026 - 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kegiatan pendampingan Tim Dosen PBIO UMM guna memberikan pendampingan intensif di Kangean

Foto. Kegiatan pendampingan Tim Dosen PBIO UMM guna memberikan pendampingan intensif di Kangean

SUMENEP, nusainsider.com Sinergi strategis antara dunia pendidikan tinggi dan industri kembali terjalin untuk mendorong pemerataan kualitas pendidikan di wilayah kepulauan.

Program Studi Pendidikan Biologi (PBIO) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali dipercaya oleh industri minyak dan gas nasional untuk meningkatkan kompetensi guru di daerah terluar.

Di bawah koordinasi SKK Migas dan Kangean Energy Indonesia (KEI), tim dosen PBIO UMM diterjunkan langsung memberikan pendampingan intensif kepada para guru.

Kolaborasi yang memasuki tahun kedua ini berfokus pada implementasi Deep Learning berbantuan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI), yang digelar selama empat hari, mulai 17 hingga 20 Januari 2026.

Program tersebut merupakan bagian dari kegiatan Community Development (COMDEV) Kangean Energy Indonesia yang diarahkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal di wilayah operasional perusahaan, khususnya tenaga pendidik di kawasan kepulauan.

Baca Juga :  Wow! IPM Sumenep Unggul, Sampang Terus Menyusul

Koordinator COMDEV Kangean Energy Indonesia, H. Ahmad Baidowi, menegaskan bahwa investasi pada peningkatan kapasitas guru merupakan fondasi utama dalam menciptakan perubahan sosial jangka panjang.

“Kami tidak hanya fokus pada aspek ekonomi dan energi, tetapi juga pada pengembangan kualitas masyarakat. Kolaborasi dengan UMM menjadi langkah strategis untuk menjawab tantangan pendidikan di daerah kepulauan,” ujarnya.

Menurut Ahmad Baidowi, pelibatan akademisi dari UMM dinilai tepat karena memiliki rekam jejak kuat dalam pengabdian kepada masyarakat dengan pendekatan yang aplikatif dan kontekstual.

Ia menyebut dampak kerja sama tersebut telah dirasakan langsung oleh para guru peserta program.

“Ini sudah tahun kedua kami bekerja sama dan dampaknya terasa nyata bagi para guru,” imbuhnya.

Tim dosen PBIO UMM yang terlibat dalam pendampingan tersebut terdiri dari Prof. Dr. Abdulkadir Rahardjanto, M.Si., Dr. Husamah, M.Pd., dan Fuad Jaya Miharja, M.Pd.

Baca Juga :  Dokter Spesialis Sudah Tiba, Gangguan Listrik Jadi Tantangan Pelayanan Kesehatan di Sapudi

Ketiganya dikenal memiliki kepakaran dalam inovasi pembelajaran serta pengembangan pendidikan berbasis konteks lokal.

Ketua tim, Prof. Dr. Abdulkadir Rahardjanto, menjelaskan bahwa pelatihan dirancang menggunakan metode partisipatif. Para guru tidak hanya menerima materi teoritis, tetapi juga diajak mengurai berbagai persoalan nyata pendidikan di wilayah kepulauan, mulai dari keterbatasan infrastruktur hingga akses teknologi yang belum merata.

“Kami hadir tidak sekadar memberi pelatihan, tetapi membangun kesadaran baru tentang pembelajaran bermakna yang relevan dengan konteks kepulauan,” tegasnya.

Pada sesi awal kegiatan, diskusi terbuka dilakukan untuk memetakan tantangan riil yang dihadapi guru di ruang kelas.

Pendekatan tersebut bertujuan agar penerapan Deep Learning dan teknologi AI tidak menjadi konsep yang sulit dijangkau, melainkan solusi praktis yang dapat diterapkan meskipun dengan fasilitas terbatas.

Baca Juga :  Marak Kasus Asusila Kepada Anak, Perempuan Cantik Asal Sumenep Sampaikan Hal Menggemparkan

Kepercayaan industri migas terhadap PBIO UMM, lanjut Prof. Abdulkadir, menjadi bukti bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menjembatani teori akademik dengan kebutuhan nyata masyarakat.

Sebelumnya, kolaborasi antara PBIO UMM dan Kangean Energy Indonesia juga telah terjalin melalui program pemberdayaan masyarakat pesisir berbasis potensi rumput laut.

Program tersebut tidak hanya meningkatkan nilai ekonomi masyarakat, tetapi juga dimanfaatkan sebagai media edukasi lingkungan bagi warga setempat.

Melihat keberhasilan berbagai program tersebut, kedua pihak sepakat untuk terus memperluas cakupan kerja sama. Ke depan, program tidak hanya menyasar peningkatan kompetensi guru dalam pendidikan formal, tetapi juga penguatan literasi lingkungan serta pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal masyarakat kepulauan.

“Kami optimistis kolaborasi ini akan terus berkembang dan memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat,” pungkas Prof. Abdulkadir

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Dugaan Pungutan Parkir di MCF#4 Jadi Sorotan, Kades Pabian Dorong Penertiban Tanpa Pandang Bulu
Sumenep Bersholawat 3 September: Ribuan Jamaah Diajak Bersatu dalam Doa dan Cinta Rasulullah
Jangan Sampai Terlewat! Kiki Asiska Hadir di Malam Puncak Madura Culture Fest #4
Pesta Usai, Sampah Menggunung! Petugas DLH Sumenep Sterilkan GOR A Yani
Bertahun-tahun Gelap, Kini Rumah Warga Aeng Pao Kangean Terang Berkat PLN
Bukan Sekadar Rp3.000 – Rp10.000, Karcis Penitipan Motor di MCF #4 Pertanyakan Legalitasnya
Ning Lia Makin Rajin Sambangi Madura, Dari Temui Kiai hingga Bongkar Luka Pascakonflik
Kursi Strategis Polresta Tuban Bergeser, Kapolresta Ungkap Alasan di Baliknya

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 11:22 WIB

Dugaan Pungutan Parkir di MCF#4 Jadi Sorotan, Kades Pabian Dorong Penertiban Tanpa Pandang Bulu

Rabu, 2 September 2026 - 08:32 WIB

Sumenep Bersholawat 3 September: Ribuan Jamaah Diajak Bersatu dalam Doa dan Cinta Rasulullah

Rabu, 2 September 2026 - 06:46 WIB

Jangan Sampai Terlewat! Kiki Asiska Hadir di Malam Puncak Madura Culture Fest #4

Rabu, 2 September 2026 - 06:39 WIB

Pesta Usai, Sampah Menggunung! Petugas DLH Sumenep Sterilkan GOR A Yani

Rabu, 2 September 2026 - 05:49 WIB

Bertahun-tahun Gelap, Kini Rumah Warga Aeng Pao Kangean Terang Berkat PLN

Selasa, 1 September 2026 - 14:45 WIB

Ning Lia Makin Rajin Sambangi Madura, Dari Temui Kiai hingga Bongkar Luka Pascakonflik

Selasa, 1 September 2026 - 13:34 WIB

Kursi Strategis Polresta Tuban Bergeser, Kapolresta Ungkap Alasan di Baliknya

Selasa, 1 September 2026 - 10:09 WIB

Warga Sumenep, Siapkan Hati! Sumenep Bersholawat Digelar Malam Ini di GOR A Yani

Berita Terbaru