Marak Kasus Asusila Kepada Anak, Perempuan Cantik Asal Sumenep Sampaikan Hal Menggemparkan

Selasa, 3 September 2024 - 10:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Arita Aprilcyana, Mahasiswi kabupaten Sumenep Jawa Timur. (Ist/nusainsider.com)

Foto. Arita Aprilcyana, Mahasiswi kabupaten Sumenep Jawa Timur. (Ist/nusainsider.com)

SUMENEP, nusainsider.com Puteri Pemberdayaan Perempuan Kabupaten (Puteri P2K) Sumenep, Arita Aprilicyana, ikut menyoroti pelanggaran moral oleh pendidik dalam kasus asusila terhadap anak di bawah umur yang melibatkan ibu kandungnya serta oknum ASN kepala sekolah.

Kepada media ini, ia mengungkapkan keprihatinannya atas kasus yang menurutnya telah mencoreng dunia pendidikan dan menunjukkan krisis moral yang serius di kalangan pendidik.

Kepala sekolah, yang seharusnya menjadi penjaga moral dan teladan di masyarakat, justeru melanggar tanggung jawabnya sebagai pelindung dan pembimbing generasi muda.

“Tindakan menjual anak ini bukan hanya tidak bermoral, tetapi juga merupakan pelanggaran serius terhadap hak asasi anak,” kata Arita Aprilicyana, Selasa 3 September 2024.

Lebih lanjut, Arita menekankan pentingnya tindakan hukum yang tegas terhadap para pelaku. Menurutnya, pelaku yang terlibat harus dihukum seberat-beratnya sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

Baca Juga :  Terdeteksi Terima Uang Puluhan Juta, PPS Kecamatan Rubaru Terancam Dilaporkan

“Hukuman yang setimpal harus diberikan untuk memberikan efek jera dan mencegah terulangnya kasus serupa,” tambah dia.

Arita juga mendesak Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep untuk segera mengambil langkah konkret dalam memperbaiki sistem pengawasan dan seleksi pendidik.

Ia menyarankan agar ada evaluasi ketat terhadap kepala sekolah dan guru untuk memastikan mereka memiliki komitmen kuat dalam melindungi dan mendidik anak-anak.

“Kita semua memiliki peran dalam menjaga integritas lembaga pendidikan. Pemerintah, komunitas, dan lembaga pendidikan harus bekerja sama menciptakan lingkungan yang aman bagi anak-anak,” jelasnya.

Ia pun berharap kasus ini menjadi peringatan bagi semua pihak untuk lebih waspada dan proaktif dalam melindungi hak-hak anak dan menjaga martabat dunia pendidikan.

Arita Aprilicyana menutup pernyataannya dengan mengingatkan bahwa anak-anak adalah masa depan bangsa.

“Kita tidak boleh membiarkan mereka menjadi korban dari tindakan keji dan tidak bertanggung jawab seperti ini,” tutup Puteri P2K Sumenep.*

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

Diduga Hendak Sentuh Penumpang Perempuan, Oknum Petugas Pelabuhan Kalianget Dipersoalkan
Luka Dunia Pers Belum Sembuh, SMSI Sumenep Pilih Boikot Agenda Kapolresta
Ketua DPRD Sumenep Singgung Kedisiplinan Sekda Baru, Agus Dwi Syahputra Beri Tanggapan Tenang
Kontroversi Pelarangan Liputan, Ratusan Massa Siap Kepung Mapolresta Sumenep
Taretan Sumenep, Inovasi Baru Disdik Sumenep Bangun Kolaborasi Kampus dan Sekolah Hadapi Defisit Guru
PBB-P2 Jadi Instrumen Penguatan PAD, Bapenda Sumenep Gelar Sosialisasi di Giligenting
Madrasah Aliyah di Pamekasan Perkuat Tata Kelola dan Pembelajaran Lewat Rakor KKMA 02
Ucapan Hotman Paris kepada Jurnalis Berbuntut Panjang, PWI Pamekasan Minta Proses Hukum Tetap Berjalan

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:59 WIB

Diduga Hendak Sentuh Penumpang Perempuan, Oknum Petugas Pelabuhan Kalianget Dipersoalkan

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:42 WIB

Luka Dunia Pers Belum Sembuh, SMSI Sumenep Pilih Boikot Agenda Kapolresta

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:39 WIB

Ketua DPRD Sumenep Singgung Kedisiplinan Sekda Baru, Agus Dwi Syahputra Beri Tanggapan Tenang

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:39 WIB

Kontroversi Pelarangan Liputan, Ratusan Massa Siap Kepung Mapolresta Sumenep

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:59 WIB

Taretan Sumenep, Inovasi Baru Disdik Sumenep Bangun Kolaborasi Kampus dan Sekolah Hadapi Defisit Guru

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:24 WIB

Madrasah Aliyah di Pamekasan Perkuat Tata Kelola dan Pembelajaran Lewat Rakor KKMA 02

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:42 WIB

Ucapan Hotman Paris kepada Jurnalis Berbuntut Panjang, PWI Pamekasan Minta Proses Hukum Tetap Berjalan

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:34 WIB

Kolaborasi UNESA dan Disdik Sumenep Perkuat Pembelajaran Berbasis Budaya Keris dan Literasi Ekologi

Berita Terbaru