Hadapi Dunia Kerja, Mahasiswa UTM Diminta Jadi Job Creator, Bukan Sekadar Job Seeker

Rabu, 1 April 2026 - 13:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Moh. Romli saat mengisi kegiatan di UTM Bangkalan

Foto. Moh. Romli saat mengisi kegiatan di UTM Bangkalan

BANGKALAN, nusainsider.com Kesiapan lulusan perguruan tinggi dalam menghadapi dunia kerja menjadi sorotan utama dalam kegiatan pembekalan yudisium Fakultas Teknik Universitas Trunojoyo Madura yang digelar pada Rabu (1/4).

Dalam kegiatan tersebut, Muhammad Romli yang menjabat sebagai Komisaris sekaligus Pelaksana Tugas Direktur Utama PT Sumekar (Perseroda) hadir memberikan pembekalan kepada para calon wisudawan.

Dalam pemaparannya, Romli menegaskan bahwa Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) bukanlah satu-satunya tolok ukur kesiapan lulusan untuk terjun ke dunia kerja.

Baca Juga :  Dukung Swasembada Pangan, Polisi Cek Pengelolaan Peternakan Ayam Petelur di Babbalan

Ia menilai, dunia industri saat ini lebih membutuhkan sumber daya manusia yang adaptif, kreatif, serta memiliki kemampuan pemecahan masalah.

“IPK tinggi tidak menjamin seseorang siap kerja. Dunia kerja membutuhkan keterampilan nyata, kemampuan beradaptasi, serta kemauan untuk terus belajar,” ujarnya di hadapan peserta.

Selain itu, ia juga menyoroti besarnya peluang di sektor ekonomi kreatif yang kian berkembang seiring kemajuan teknologi dan digitalisasi. Menurutnya, mahasiswa memiliki ruang luas untuk berinovasi dan menciptakan nilai tambah melalui ide-ide kreatif.

Baca Juga :  Festival Tong-tong KEN 2026 Dipertanyakan, Event Nasional atau Sekadar Seremonial Hari Jadi?

Lebih lanjut, Romli mendorong para lulusan agar tidak hanya berorientasi sebagai pencari kerja (job seeker), tetapi juga mampu menjadi pencipta lapangan kerja (job creator). Pola pikir tersebut dinilai penting untuk menjawab tantangan tingginya angka pengangguran serta ketatnya persaingan di dunia kerja.

“Anak muda jangan hanya berpikir bagaimana diterima kerja, tetapi bagaimana bisa menciptakan lapangan kerja. Di situlah peran penting ekonomi kreatif dan kewirausahaan,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, para mahasiswa diharapkan memperoleh perspektif baru menjelang kelulusan, sekaligus meningkatkan kesiapan dalam menghadapi tantangan dunia kerja maupun membangun usaha secara mandiri.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Resmi Dibuka! Ratusan UMKM Unjuk Produk di MCF 4, Bupati Sumenep: Budaya dan Ekonomi Bisa Beriringan
Puskesmas Dasuk Semarakkan Maulid Nabi 2026, Titik Nurhayati: Mari Tebarkan Kebaikan
Ujung Timur Madura Bersiap Berpesta Budaya, Madura Culture Festival 4 Hadirkan 38 Kontingen
Festival Tong-tong KEN 2026 Dipertanyakan, Event Nasional atau Sekadar Seremonial Hari Jadi?
Pasien Meninggal dan Dugaan Rawat Inap Disorot, Aktivis ALARM Minta Puskesmas Manding Beri Penjelasan
Puskesmas Batang-Batang Perkuat Upaya Preventif Lewat Cek Kesehatan Gratis
P-APBD 2026 Ketuk Palu, Pemkab Sumenep Janjikan Percepatan Program untuk Masyarakat
Cinta Indonesia Tak Cukup dengan Simbol, Nasionalisme Harus Dibuktikan dengan Aksi

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:46 WIB

Resmi Dibuka! Ratusan UMKM Unjuk Produk di MCF 4, Bupati Sumenep: Budaya dan Ekonomi Bisa Beriringan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:01 WIB

Puskesmas Dasuk Semarakkan Maulid Nabi 2026, Titik Nurhayati: Mari Tebarkan Kebaikan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:15 WIB

Ujung Timur Madura Bersiap Berpesta Budaya, Madura Culture Festival 4 Hadirkan 38 Kontingen

Rabu, 26 Agustus 2026 - 07:22 WIB

Festival Tong-tong KEN 2026 Dipertanyakan, Event Nasional atau Sekadar Seremonial Hari Jadi?

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Pasien Meninggal dan Dugaan Rawat Inap Disorot, Aktivis ALARM Minta Puskesmas Manding Beri Penjelasan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:46 WIB

P-APBD 2026 Ketuk Palu, Pemkab Sumenep Janjikan Percepatan Program untuk Masyarakat

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:43 WIB

Cinta Indonesia Tak Cukup dengan Simbol, Nasionalisme Harus Dibuktikan dengan Aksi

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:38 WIB

Haswal Group Resmi Buka Pembelian Tembakau 2026, Harga Tembus Rp70 Ribu per Kilogram

Berita Terbaru