Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain

Sabtu, 18 April 2026 - 11:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kritik BEM Sumenep atas Temuan  kokain

Foto. Kritik BEM Sumenep atas Temuan kokain

SUMENEP, nusainsider.com — Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa se-Kabupaten Sumenep (BEMSU) menyoroti penanganan kasus penemuan narkotika jenis kokain di wilayah pesisir Sumenep yang dinilai tidak transparan.

Kritik tersebut mencuat seiring munculnya ketidakkonsistenan informasi terkait berat barang bukti serta batalnya konferensi pers resmi tanpa penjelasan memadai.

Sebelumnya, informasi yang beredar menyebutkan temuan kokain dengan berat sekitar 27,83 kilogram. Namun, dalam keterangan lain dijelaskan bahwa angka tersebut merupakan berat bruto, sementara berat bersih kokain berada di kisaran 22 kilogram.

Baca Juga :  Dari Ujung Timur Madura, Mega Remmeng Siap Gebrak KEN 2026 dengan “Gelang Soko”

Perbedaan penyajian data ini dinilai tidak disampaikan secara utuh kepada publik, sehingga memicu kebingungan dan spekulasi di tengah masyarakat.

Di tengah ketidakjelasan tersebut, publik juga dikejutkan dengan pembatalan konferensi pers yang telah dijadwalkan.

Padahal, agenda tersebut dianggap krusial mengingat besarnya kasus serta rencana kehadiran sejumlah pejabat tinggi untuk memberikan keterangan resmi. Pembatalan mendadak tanpa penjelasan terbuka dinilai semakin memperkeruh situasi.

BEMSU menilai, kondisi ini menimbulkan kekhawatiran yang lebih luas. Penemuan kokain dalam jumlah besar bukanlah peristiwa biasa, melainkan indikasi adanya potensi keterlibatan jaringan narkotika yang lebih besar dan kompleks.

Baca Juga :  Kabar Baik! Ongkos Haji 2026 Dipangkas, Jemaah Lebih Ringan

Oleh karena itu, penanganannya menuntut keterbukaan informasi, konsistensi data, dan akuntabilitas yang tinggi.

Ketidaksinkronan informasi serta minimnya komunikasi publik disebut mencerminkan adanya kelemahan serius dalam tata kelola penyampaian informasi. Di satu sisi, data yang tidak utuh membuka ruang tafsir yang beragam. Di sisi lain, absennya penjelasan resmi pada momen penting justru memperbesar kecurigaan publik.

“Kondisi ini berpotensi menggerus kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum. Padahal, dalam penegakan hukum, kepercayaan publik adalah fondasi utama,” demikian disampaikan dalam pernyataan BEMSU.

Koordinator BEMSU, Salman Farid, menegaskan bahwa kasus ini menjadi ujian nyata bagi komitmen transparansi dan integritas aparat penegak hukum.

“Keterbukaan informasi bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik,” tegasnya

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Menyapa Madrasah dari Hal Sederhana, Jurnalis Sapudi Salurkan Bantuan AMDK
Pemulihan BBM di Bali Dipercepat, 108 Mobil Tangki dan 465 Awak Disiagakan
LUKW Unitomo dan IJTI Dorong Profesionalisme Wartawan Lewat Uji Kompetensi di Surabaya
Mukernas TDA 9.0 di Surabaya, Himpun 500 Pengurus dari 119 Daerah
Hadapi Era Digital, Ning Lia Dorong Mahasiswa Miliki Karakter dan Integritas
Kementan RI Apresiasi Sumenep atas Keberhasilan Program Pertanian UPLAND
Santri dan Mahasiswa Belajar Jurnalistik, LensaMadura.com Buka Ruang Literasi
Dinkes P2KB Sumenep dan Puskesmas Dasuk Bersinergi Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Desa

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Menyapa Madrasah dari Hal Sederhana, Jurnalis Sapudi Salurkan Bantuan AMDK

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Pemulihan BBM di Bali Dipercepat, 108 Mobil Tangki dan 465 Awak Disiagakan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:07 WIB

LUKW Unitomo dan IJTI Dorong Profesionalisme Wartawan Lewat Uji Kompetensi di Surabaya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Mukernas TDA 9.0 di Surabaya, Himpun 500 Pengurus dari 119 Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:34 WIB

Hadapi Era Digital, Ning Lia Dorong Mahasiswa Miliki Karakter dan Integritas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 02:37 WIB

Santri dan Mahasiswa Belajar Jurnalistik, LensaMadura.com Buka Ruang Literasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Dinkes P2KB Sumenep dan Puskesmas Dasuk Bersinergi Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Desa

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:23 WIB

Dari Pantai Slopeng, Khofifah Indar Parawansa Dorong Potensi Maritim Sumenep dan Kesejahteraan Nelayan

Berita Terbaru