Hampir Sepekan Gelap Gulita, Warga Pulau Sepanjang Keluhkan Listrik Tak Kunjung Menyala

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Ilustrasi

Foto. Ilustrasi

SUMENEP, nusainsider.com Warga Pulau Sepanjang, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, mengeluhkan pemadaman listrik yang terjadi hampir sepekan terakhir.

Gangguan tersebut dilaporkan terjadi di Desa Sepanjang dan Desa Tanjung Kiaok, sehingga berdampak luas terhadap aktivitas masyarakat.

Sahrul, warga Desa Tanjung Kiaok, mengungkapkan bahwa padamnya Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) di wilayah itu telah berlangsung selama beberapa hari tanpa kejelasan waktu pemulihan.

Baca Juga :  Terima 127 Pengajuan Dari OPD dan BUMD, Brida Sumenep Petakan Pembangunan Daerah

Kondisi tersebut memengaruhi berbagai sektor, mulai dari kebutuhan rumah tangga hingga aktivitas ekonomi warga.

“Kami sudah hampir satu minggu tanpa listrik. Aktivitas sehari-hari sangat terganggu, terutama pada malam hari,” ujarnya, Selasa (05/05/2026).

Sahrul mengaku telah melaporkan gangguan tersebut melalui aplikasi PLN Mobile. Namun, respons dari petugas pelayanan teknik (Yantek) maupun manajemen Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kangean dinilai belum memberikan kepastian.

Baca Juga :  Pacu Kolaborasi dalam Bidang Pendidikan, SKK Migas Terbitkan Nota Kesepahaman Bersama Universitas Sebelas Maret

Ia menilai penjelasan yang disampaikan pihak PLN terkesan tidak transparan dan berbelit-belit. Hingga kini, belum ada informasi resmi terkait penyebab gangguan maupun estimasi waktu perbaikan.

“Kami sudah melapor, tapi jawabannya tidak jelas. Tidak ada kepastian kapan listrik akan kembali normal,” tegasnya.

Warga berharap pihak PLN segera mengambil langkah cepat dan konkret untuk mengatasi gangguan tersebut.

Baca Juga :  Koteka Masuk Disertasi, IBS PKMKK Tunjukkan Keberanian Intelektual

Selain itu, masyarakat juga meminta adanya keterbukaan informasi agar tidak menimbulkan keresahan yang berkepanjangan.

Hingga berita ini diturunkan, Manajer ULP PLN Kangean, Hairul Ismail, belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

GEND-ILE Resmi Hadir di Pagendingan, Inovasi Digital KKN UIN Madura Permudah Layanan Desa
RAPBD Perubahan 2026 Masuk Tahap Pembahasan, Sumenep Bidik Penguatan PAD
Isi Kemerdekaan dengan Kepedulian, Tank Oreng Center Sasar Pelajar Sekolah Swasta di Sapudi
Dugaan Malpraktik Berujung Maut, Pasien SM Meninggal di Puskesmas Manding
Dari Grahadi, Lia Istifhama Ingatkan Pendidikan Jadi Kunci Kedaulatan Bangsa
Kompak Rayakan Maulid dan HUT RI, Warga Pocang Temor Hiasi Kampung dengan Merah Putih
Shalawat Nariyah dan Pembacaan Kitab Warnai Rencana Pertemuan Rutin Keturunan Khatib Paranggan
Fauzi As ; Madura Merdeka di Tiang Bendera

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:47 WIB

GEND-ILE Resmi Hadir di Pagendingan, Inovasi Digital KKN UIN Madura Permudah Layanan Desa

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:41 WIB

RAPBD Perubahan 2026 Masuk Tahap Pembahasan, Sumenep Bidik Penguatan PAD

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:59 WIB

Isi Kemerdekaan dengan Kepedulian, Tank Oreng Center Sasar Pelajar Sekolah Swasta di Sapudi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 05:00 WIB

Dugaan Malpraktik Berujung Maut, Pasien SM Meninggal di Puskesmas Manding

Selasa, 18 Agustus 2026 - 03:47 WIB

Dari Grahadi, Lia Istifhama Ingatkan Pendidikan Jadi Kunci Kedaulatan Bangsa

Senin, 17 Agustus 2026 - 05:43 WIB

Shalawat Nariyah dan Pembacaan Kitab Warnai Rencana Pertemuan Rutin Keturunan Khatib Paranggan

Senin, 17 Agustus 2026 - 05:15 WIB

Fauzi As ; Madura Merdeka di Tiang Bendera

Minggu, 16 Agustus 2026 - 17:59 WIB

17 Agustus 2026, Bundaran Letda Sucipto Tuban Jadi Titik Khidmat Penghormatan Sang Merah Putih

Berita Terbaru