SUMENEP, nusainsider.com — Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep, Mohamad Iksan, meninjau langsung pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) bagi peserta didik Program Paket B di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sumenep, Selasa (14/04/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan tes berjalan sesuai prosedur sekaligus sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan hak pendidikan bagi warga binaan yang sedang menempuh pendidikan kesetaraan.
Pelaksanaan TKA berlangsung tertib di lingkungan Rutan Sumenep dengan pengawasan petugas serta pendampingan dari pihak terkait. Para peserta mengikuti ujian dengan antusias sebagai bagian dari proses pendidikan yang mereka jalani selama berada di dalam rutan.
Program pendidikan kesetaraan di Rutan Sumenep merupakan hasil kolaborasi antara Rutan Kelas IIB Sumenep dan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep. Kerja sama tersebut bertujuan memberikan kesempatan yang sama kepada warga binaan untuk memperoleh pendidikan, meskipun sedang menjalani masa pidana.
Dalam kesempatan itu, Mohamad Iksan mengapresiasi komitmen Rutan Sumenep yang terus berupaya menghadirkan layanan pendidikan bagi warga binaan.
Menurutnya, pendidikan merupakan hak dasar yang harus tetap dipenuhi bagi setiap warga negara tanpa terkecuali.
“Kami mengapresiasi langkah Rutan Sumenep yang telah memberikan ruang dan fasilitas bagi warga binaan untuk terus belajar. Pendidikan menjadi bekal penting bagi mereka agar memiliki kesempatan yang lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia juga memastikan bahwa pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik berjalan sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan kemampuan peserta didik.
Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIB Sumenep, Aditya Wahyu Rahmadani, menegaskan bahwa pendidikan menjadi salah satu aspek penting dalam program pembinaan warga binaan.
“Kami berkomitmen untuk memastikan warga binaan tetap mendapatkan hak pendidikan. Melalui kerja sama dengan Dinas Pendidikan, kami berharap program ini dapat memberikan bekal ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi warga binaan saat kembali ke masyarakat,” kata Aditya.
Menurutnya, pembinaan yang diberikan di Rutan Sumenep tidak hanya berfokus pada aspek kepribadian dan kemandirian, tetapi juga mencakup peningkatan kapasitas intelektual melalui akses pendidikan yang berkelanjutan.
Dengan terselenggaranya TKA Paket B tersebut, Rutan Sumenep kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang komprehensif bagi warga binaan.
Melalui sinergi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, diharapkan para warga binaan dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang menjadi bekal berharga saat kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat.
Program ini sekaligus menjadi bukti bahwa pendidikan dapat menjadi sarana penting dalam proses pembinaan dan reintegrasi sosial, sehingga warga binaan memiliki peluang lebih besar untuk membangun masa depan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa hukumannya.
![]()
Penulis : Wafa
















