SUMENEP, nusainsider.com — Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep mengimbau para petani untuk menjaga kualitas tembakau sejak awal masa tanam guna menghasilkan tembakau “Daun Emas” yang memiliki nilai jual tinggi di pasaran.
Kepala DKPP Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, mengatakan musim kemarau merupakan momentum yang paling dinantikan oleh para petani tembakau di Madura, khususnya di Kabupaten Sumenep.
Pasalnya, wilayah tersebut dikenal memiliki varietas unggulan berupa tembakau daun emas yang menjadi kebanggaan petani lokal.
“Kalau di Sumenep, musim kemarau memang sudah ditunggu para petani karena kami memiliki varietas unggulan berupa tembakau daun emas,” ujar Chainur Rasyid.
Meski musim kemarau mulai datang, pihaknya mengingatkan petani agar tidak terburu-buru melakukan penanaman tanpa mempertimbangkan kondisi cuaca dan iklim.
Menurutnya, keberhasilan budidaya tembakau sangat dipengaruhi oleh faktor cuaca sejak proses awal penanaman hingga masa panen.
“Cuaca dan iklim menjadi faktor penting. Saat ini masih ada wilayah yang mendung, sehingga petani harus mempertimbangkan kondisi iklim sebelum menanam,” katanya.
Pria yang akrab disapa Pak Inong itu menjelaskan bahwa kualitas tembakau Sumenep sangat ditentukan oleh ketepatan waktu tanam dan perawatan tanaman.
Karena itu, para petani diharapkan terus memperhatikan perkembangan cuaca agar hasil panen yang diperoleh sesuai harapan.
Ia optimistis musim kemarau tahun ini dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas tembakau Sumenep.
Terlebih, komoditas tersebut selama ini memiliki pasar yang luas dan permintaan yang cukup tinggi, baik dari industri maupun pedagang tembakau.
“Dengan musim kemarau yang mulai masuk, harapannya kualitas tembakau semakin baik karena potensi dan permintaan pasar terhadap tembakau Sumenep cukup besar,” ungkapnya.
DKPP Sumenep berharap para petani dapat memanfaatkan momentum musim kemarau dengan sebaik-baiknya, sehingga tembakau daun emas khas Sumenep tetap mampu mempertahankan kualitas unggul dan daya saingnya di pasar nasional.
![]()
Penulis : Wafa
















