Kiprah Sapi DRT Melindos Milik H. Udik Siap Wakili Sumenep di Piala Presiden 2025

Minggu, 14 September 2025 - 16:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. H Syafwan Wahyudi Pemilik Sapi DRT Melindos yang Berhasil Juara Dua Karapan Sapi Tingkat Kabupaten Sumenep

Foto. H Syafwan Wahyudi Pemilik Sapi DRT Melindos yang Berhasil Juara Dua Karapan Sapi Tingkat Kabupaten Sumenep

SUMENEP, nusainsider.com — Sapi kerap DRT Melindos milik H. Syafwan wahyudi yang akrab disapa H. Udik berhasil meraih juara II dalam ajang Karapan Sapi tingkat Kabupaten Sumenep 2025.

Prestasi ini sekaligus memastikan langkahnya untuk mewakili Sumenep di Piala Presiden 2025 Oktober mendatang.

Kepada media ini, H. Udik sapaan akrabnya menyampaikan rasa bangganya karena sapi kerap miliknya mampu menorehkan prestasi membanggakan.

Ia menegaskan, pencapaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas tim sapinya dalam menghadapi event bergengsi tingkat nasional tersebut.

“Alhamdulillah, DRT Melindos bisa meraih juara II. Ini sebuah kebanggaan bagi saya pribadi dan masyarakat Sumenep pada umumnya, karena bisa membawa nama Kabupaten Sumenep ke ajang Piala Presiden di Bangkalan bulan Oktober mendatang,” ungkapnya usai menerima penghargaan sebagai Juara II kepada media nusainsider.com, Ahad 14 September 2025.

Menurut H. Udik, keikutsertaan pada lomba karapan sapi tidak hanya soal prestasi, tetapi juga menjadi sarana untuk menguji kecepatan dan ketangguhan sapi miliknya. Dalam gelaran ini, ia mengaku telah mengirimkan empat tim sekaligus, yakni Bintang Arista, Takbir Sakti, Sijjil, dan DRT Melindos.

Baca Juga :  Pengembangan Tanaman Bawang Merah Tetap di Lakukan di Kabupaten Sumenep

 

Foto Bersama TIM DRT Group usai Menerima Penghargaan Sebagai Juara II Kategori Kalah Karapan Sapi 2025 di Sumenep

“Selain untuk prestasi, karapan sapi ini juga menjadi ajang melihat sejauh mana kecepatan dan kualitas sapi-sapi kami yang ikut berlaga, dan Alhamdulillah satu sapi berhasil mempertahankan kualitasnya hingga juara II” tambahnya.

Ia menjelaskan bahwa Karapan sapi sendiri memiliki sejarah panjang di Pulau Madura, khususnya Sumenep. Tradisi ini bermula pada masa Panembahan Sumolo yang kala itu menginstruksikan para petani untuk memanfaatkan sapi sebagai tenaga membajak sawah di musim kemarau. Aktivitas itu kemudian berkembang menjadi sebuah perlombaan rakyat.

Baca Juga :  Ajarkan Nilai Religius Terhadap Kaum Perempuan, KKN STKIP PGRI Sumenep Gelar Seminar dan Pelatihan Dengan Cara Ini

Lebih dari sekadar hiburan, karapan sapi juga mendorong petani untuk merawat sapi mereka dengan baik. Dampaknya, kualitas sapi meningkat, harga jual naik, dan keberadaan sapi menjadi aset berharga hingga saat ini, “Jelasnya.

Hingga kini, menurut H Udik, tradisi karapan sapi masih terus dilestarikan masyarakat Madura, termasuk di Sumenep. Berbagai kejuaraan digelar setiap tahun, terutama dalam momentum penting daerah, menjadikan karapan sapi sebagai ikon budaya yang tetap hidup dan dicintai.

Dengan prestasi DRT Melindos ini, harapan besar masyarakat Sumenep kini tertuju pada Piala Presiden 2025 di Bangkalan. Mereka berharap sapi kerap asal Sumenep yang akan menjadi perwakilan ini mampu tampil maksimal dan mengharumkan nama daerah di kancah nasional, “Tutupnya

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Krisis Air Meluas, Lumajang Idea Distribusikan Bantuan ke Ranuyoso dan Padang
Dokumen Pendidikan Gibran Disorot MK, Surokim Dorong Pemeriksaan Etik KPU di DKPP
Dari Sumenep Mengguncang Lombok, Tongtong Bawa Identitas Madura ke Parade MotoGP 2026
Jalan Desa Banyak Dikeluhkan, DPRKPP Pamekasan Siapkan Penanganan hingga Desember
100 Kamar, 6 Tipe, Fasilitas Lengkap, Grand Miami Hotel Siap Manjakan Tamu di Malang
Rakerwil di Pesantren, BEM SI Kerakyatan Jatim Serukan Gerakan Bersama Rakyat
Investasi China Masuk Bangkalan, Akademisi Dorong Tenaga Kerja Lokal Jadi Prioritas
Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Krisis Air Meluas, Lumajang Idea Distribusikan Bantuan ke Ranuyoso dan Padang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Dokumen Pendidikan Gibran Disorot MK, Surokim Dorong Pemeriksaan Etik KPU di DKPP

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Dari Sumenep Mengguncang Lombok, Tongtong Bawa Identitas Madura ke Parade MotoGP 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Jalan Desa Banyak Dikeluhkan, DPRKPP Pamekasan Siapkan Penanganan hingga Desember

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:23 WIB

Rakerwil di Pesantren, BEM SI Kerakyatan Jatim Serukan Gerakan Bersama Rakyat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:49 WIB

Investasi China Masuk Bangkalan, Akademisi Dorong Tenaga Kerja Lokal Jadi Prioritas

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur

Berita Terbaru