Rumah Mojia Roboh Mendadak, BAZNAS Sumenep Beri Bantuan Rp20 Juta

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Bantuan Baznas Sumenep ke Rumah Warga Batuputih yang Rumahnya roboh

Foto. Bantuan Baznas Sumenep ke Rumah Warga Batuputih yang Rumahnya roboh

SUMENEP, nusainsider.com — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumenep kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang tertimpa musibah.

Kali ini, bantuan senilai Rp20 juta disalurkan kepada Mojia, warga Dusun Jurgang, Desa Juruan Laok, Kecamatan Batuputih, yang rumahnya ambruk beberapa waktu lalu.

Bantuan tahap pertama berupa uang tunai sebesar Rp10 juta dan paket sembako diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Sumenep, Ahmad Rahman, di kediaman korban pada Selasa (23/6/2026) pagi.

Ketua BAZNAS Sumenep, Ahmad Rahman, mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian lembaganya terhadap warga yang sedang mengalami musibah dan membutuhkan dukungan untuk kembali bangkit.

Menurutnya, dana bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban korban sekaligus membantu proses perbaikan rumah yang roboh.

“Pada tahap awal ini kami menyerahkan bantuan uang tunai Rp10 juta beserta sembako. Sisanya akan disalurkan setelah ada progres pembangunan rumah,” ujar Ahmad Rahman.

Ia menjelaskan, total bantuan yang dialokasikan BAZNAS Sumenep untuk Mojia mencapai Rp20 juta. Penyalurannya dilakukan secara bertahap agar proses pembangunan rumah dapat terus dipantau hingga selesai.

Baca Juga :  Rebana Berusia 300 Tahun Direkam, Spirit Cinta Rasul Menggema

Langkah tersebut juga menjadi bentuk komitmen BAZNAS dalam memastikan bantuan yang diberikan benar-benar dimanfaatkan sesuai kebutuhan dan dapat membantu korban memperoleh tempat tinggal yang layak kembali.

Diketahui, rumah milik Mojia ambruk secara tiba-tiba pada Senin (8/6/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.

Peristiwa tersebut sempat mengundang perhatian warga setempat karena terjadi tanpa adanya hujan maupun angin kencang yang biasanya menjadi pemicu kerusakan bangunan.

Baca Juga :  Terdeteksi Terima Uang Puluhan Juta, PPS Kecamatan Rubaru Terancam Dilaporkan

Berdasarkan informasi yang dihimpun, rumah tersebut telah berdiri selama puluhan tahun. Warga menduga bangunan roboh akibat kondisi konstruksi yang sudah tua dan rapuh sehingga tidak mampu lagi menahan beban bangunan.

Beruntung dalam kejadian tersebut tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Namun, kerusakan yang terjadi membuat penghuni rumah kehilangan tempat tinggal dan harus mencari perlindungan sementara.

Sebelum bantuan dari BAZNAS disalurkan, Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah lebih dahulu memberikan bantuan darurat kepada korban.

Bantuan yang diberikan BPBD meliputi terpal, cangkul, sekop, susu, sembako, serta pakaian guna membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga terdampak pascakejadian.

Kehadiran berbagai pihak dalam membantu korban menjadi bukti nyata sinergi antara lembaga pemerintah dan lembaga sosial dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.

Baca Juga :  Di Tengah Ketegangan Global, Jawa Timur Justru Tampil Perkasa Serap Ratusan Ribu Pekerja

BAZNAS Sumenep menegaskan akan terus menjalankan perannya sebagai lembaga pengelola zakat yang tidak hanya menyalurkan bantuan kepada fakir miskin, tetapi juga hadir membantu masyarakat yang terdampak bencana maupun musibah lainnya.

Melalui program bantuan kemanusiaan tersebut, BAZNAS berharap masyarakat yang mengalami musibah dapat segera pulih dan kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih baik.

Penyaluran bantuan kepada Mojia juga menjadi bagian dari upaya BAZNAS Sumenep untuk memastikan dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari masyarakat dapat memberikan manfaat nyata bagi warga yang membutuhkan, khususnya mereka yang sedang menghadapi kondisi darurat akibat bencana atau musibah tak terduga.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Guru Ngaji Dinilai Strategis Jaga Keutuhan NKRI, Ini Pesan Said Abdullah di Sumenep
Seminar Nasional SMSI Jatim: Dewan Pers Tekankan Akurasi dan Verifikasi di Atas Viralitas
Sambut 1 Muharram, Kolaborasi Dinkes P2KB – Baznas Sumenep Luncurkan Program Khitan Gratis untuk 100 Anak
Bappeda Sumenep Kawal Kinerja OPD, Target dan Anggaran Dipantau Secara Digital
17 Mahasiswa KKN UIN Sunan Ampel Mulai Pengabdian di Tlogosari, Fokus Bangun Budaya Hidup Bersih
Memasuki Babak Baru, Kepala KSOP Kalianget Akan Hadapi Badai Besar di BPK dan KPK RI
Perkuat Industri Media Siber, SMSI Jatim Gelar Rakerda 2026 di Sidoarjo
Wow Ada Tempat Nongkrong Baru di Sumenep, HM Cafe & Billiard Hadirkan Kuliner dan Arena Biliar dalam Satu Lokasi

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:57 WIB

Guru Ngaji Dinilai Strategis Jaga Keutuhan NKRI, Ini Pesan Said Abdullah di Sumenep

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:37 WIB

Rumah Mojia Roboh Mendadak, BAZNAS Sumenep Beri Bantuan Rp20 Juta

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:56 WIB

Seminar Nasional SMSI Jatim: Dewan Pers Tekankan Akurasi dan Verifikasi di Atas Viralitas

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:59 WIB

Sambut 1 Muharram, Kolaborasi Dinkes P2KB – Baznas Sumenep Luncurkan Program Khitan Gratis untuk 100 Anak

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:58 WIB

Bappeda Sumenep Kawal Kinerja OPD, Target dan Anggaran Dipantau Secara Digital

Selasa, 23 Juni 2026 - 06:45 WIB

Memasuki Babak Baru, Kepala KSOP Kalianget Akan Hadapi Badai Besar di BPK dan KPK RI

Senin, 22 Juni 2026 - 23:49 WIB

Perkuat Industri Media Siber, SMSI Jatim Gelar Rakerda 2026 di Sidoarjo

Senin, 22 Juni 2026 - 14:57 WIB

Wow Ada Tempat Nongkrong Baru di Sumenep, HM Cafe & Billiard Hadirkan Kuliner dan Arena Biliar dalam Satu Lokasi

Berita Terbaru