SUMENEP, nusainsider.com — Kebahagiaan terpancar dari wajah Nenek Juha, warga Desa Nyabakan Timur, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep. Setelah sekian lama tinggal di rumah yang tidak layak huni, kini ia dapat menikmati tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman berkat program renovasi rumah dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumenep.
Rumah milik Nenek Juha yang sebelumnya mengalami kondisi memprihatinkan kini telah direnovasi menjadi hunian yang layak melalui sinergi antara Pemerintah Kabupaten Sumenep, Baznas Kabupaten Sumenep, dan Pemerintah Desa Nyabakan Timur.
Dengan penuh rasa syukur, Nenek Juha menyampaikan terima kasih kepada Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, yang dinilainya memiliki kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Akhirnya rumah ini berhasil direnovasi. Terima kasih kepada Bupati Sumenep, Bapak Achmad Fauzi, Baznas, dan Pemerintah Desa Nyabakan Timur,” ujar Nenek Juha saat menerima kunci rumah yang diserahkan oleh Pj Kepala Desa Nyabakan Timur, Sutikno, Kamis (2/7/2026).
Pj Kepala Desa Nyabakan Timur, Sutikno, mengapresiasi kolaborasi yang terbangun antara Pemerintah Kabupaten Sumenep di bawah kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo bersama Baznas Kabupaten Sumenep dalam membantu masyarakat hingga ke tingkat desa.
Menurutnya, program tersebut menjadi bukti nyata hadirnya pemerintah dalam memberikan pelayanan sosial kepada warga yang membutuhkan.
“Pemerintah Desa Nyabakan Timur akan terus bersinergi dalam semangat Bismillah Melayani untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkap Sutikno.
Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Sumenep, Ahmad Rahman, menegaskan bahwa renovasi rumah tidak layak huni, termasuk rumah milik Nenek Juha, merupakan bagian dari komitmen Baznas bersama Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Program ini merupakan komitmen Baznas Kabupaten Sumenep bersama Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk memberikan hunian yang layak bagi masyarakat yang membutuhkan,” terangnya.
Program renovasi rumah tidak layak huni tersebut diharapkan dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak warga kurang mampu di Kabupaten Sumenep yang dapat merasakan manfaatnya, sekaligus menjadi bentuk nyata kepedulian sosial melalui kolaborasi antara pemerintah, Baznas, dan pemerintah desa.
![]()
Penulis : Wafa
















