SUMENEP, nusainsider.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menerima kunjungan kerja Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (30/6/2026).
Pertemuan yang berlangsung di PASA Rumah Dinas Bupati Sumenep itu menjadi momentum mempererat hubungan antardaerah sekaligus membangun sinergi dalam meningkatkan kualitas pemerintahan dan pelayanan publik.
Kunjungan rombongan Pemerintah Provinsi NTB yang dipimpin Sekretaris Daerah NTB, Abul Chair, diterima langsung oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo bersama jajaran pemerintah daerah.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan, kerja sama antardaerah memiliki peran strategis dalam mempercepat pembangunan.
Melalui komunikasi yang intensif, pemerintah daerah dapat saling bertukar pengalaman, inovasi, serta praktik terbaik yang dapat diadaptasi sesuai kebutuhan masing-masing wilayah.
Menurutnya, forum kunjungan kerja semacam ini bukan sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang diskusi yang produktif dalam memperkuat tata kelola pemerintahan.
“Setiap daerah memiliki karakteristik, potensi, tantangan, dan inovasi yang berbeda. Perbedaan tersebut justru menjadi kekuatan untuk saling belajar demi mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Achmad Fauzi Wongsojudo.
Bupati yang akrab disapa Cak Fauzi itu berharap hubungan baik antara Pemerintah Kabupaten Sumenep dan Pemerintah Provinsi NTB dapat terus berkembang melalui berbagai bentuk kolaborasi yang mampu melahirkan inovasi di sektor pemerintahan maupun pelayanan publik.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Abul Chair, menjelaskan bahwa kunjungan kerja tersebut bertujuan memperkuat hubungan antarpemerintah daerah sekaligus mempelajari sejumlah kebijakan dan inovasi yang telah diterapkan Pemerintah Kabupaten Sumenep.
Menurutnya, forum pertukaran pengalaman menjadi sarana penting untuk berbagi pengetahuan dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah yang semakin dinamis.
“Kami berkunjung karena memang ada yang perlu dipelajari untuk pengembangan pemerintahan di NTB, seperti peningkatan BPR NTB menjadi BPRS yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Sumenep,” kata Abul Chair.
Ia menilai langkah Pemkab Sumenep dalammengembangkan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) menjadi salah satu inovasi yang patut dipelajari dan dapat dijadikan referensi bagi Pemerintah Provinsi NTB dalam memperkuat sektor keuangan daerah berbasis syariah.
Kunjungan kerja tersebut diharapkan menjadi langkah awal mempererat sinergi antara kedua daerah, sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas dalam mendukung peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, serta kesejahteraan masyarakat.
![]()
Penulis : Wafa
















