SUMENEP, nusainsider.com — Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Sumenep terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kebersihan lingkungan melalui aksi rutin pembersihan di kawasan Kali Marengan Indah.
Program yang dilaksanakan setiap hari kerja ini menjadi langkah konkret untuk menjaga kelancaran aliran sungai sekaligus meminimalkan risiko banjir akibat penyumbatan.
Kepala Dinas PUTR Kabupaten Sumenep, Ir. Eri Susanto, M.Si., menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar aksi bersih-bersih sesaat, melainkan agenda rutin yang berlangsung setiap Senin hingga Jumat.
“Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas dari penyumbatan yang dapat memicu banjir,” ujar Eri Susanto, Senin (6/7/2026).
Untuk meningkatkan efektivitas pekerjaan di lapangan, Dinas PUTR membagi kawasan Kali Marengan menjadi 10 grup atau ruas kerja. Masing-masing tim bertanggung jawab penuh terhadap kebersihan wilayah yang telah ditentukan.
Menurut Eri, sistem tersebut diterapkan agar proses pemantauan dan penanganan kondisi sungai dapat dilakukan secara lebih terfokus, terjadwal, dan berkelanjutan. Selain itu, pembagian wilayah kerja juga bertujuan membangun rasa tanggung jawab setiap tim terhadap area yang menjadi kewenangannya.
Dalam kegiatan rutin tersebut, para petugas melakukan berbagai pekerjaan, mulai dari mengangkut sampah rumah tangga yang dibuang ke aliran sungai, membersihkan ganggang, lumut, hingga tanaman air liar yang berpotensi menghambat arus air.
Seluruh hasil pembersihan kemudian dikumpulkan dan diangkut ke lokasi pembuangan akhir yang telah ditentukan sehingga tidak kembali menumpuk di bantaran sungai.
“Selain sebagai upaya teknis mencegah pendangkalan dan penyumbatan aliran air, gerakan rutin ini juga menjadi stimulus edukasi bagi warga sekitar,” ungkapnya.
Eri sapaan akrabnya optimistis, dengan konsistensi pelaksanaan kegiatan setiap hari kerja serta dukungan koordinasi 10 grup kerja, kondisi Kali Marengan Indah akan tetap terjaga sehingga mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
Pihaknya juga berharap aksi nyata tersebut dapat membangun kesadaran masyarakat agar tidak lagi menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan sampah.
“Kegiatan seperti ini diharapkan mampu membantu menyadarkan masyarakat agar terciptanya aliran air yang lancar. Peningkatan kualitas lingkungan ini pada akhirnya akan memberikan manfaat besar, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat yang hidup di sekitarnya,” pungkasnya.
![]()
Penulis : Wafa
















