MADAS Sedarah Didorong Jadi Mitra Strategis Pembangunan Indonesia

Rabu, 8 Juli 2026 - 02:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Anggota DPD RI, Dr Lia Istifhama, S.Sos.i.,M.E.I saat menghadiri pelantikan MADAS Sedarah di Malang - Jatim

Foto. Anggota DPD RI, Dr Lia Istifhama, S.Sos.i.,M.E.I saat menghadiri pelantikan MADAS Sedarah di Malang - Jatim

MALANG, nusainsider.com Di tengah tantangan kebangsaan yang semakin kompleks, organisasi berbasis kekerabatan dinilai memiliki posisi strategis dalam menjaga harmoni sosial sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.

Hal itu disampaikan Anggota DPD RI Provinsi Jawa Timur, Lia Istifhama saat menghadiri Deklarasi dan Pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) MADAS Sedarah Kabupaten Malang di Pendopo Kabupaten Malang.

Dalam kegiatan tersebut hadir Bupati Malang M. Sanusi, Ketua Umum DPP MADAS M. Taufiq, Ketua DPD MADAS Jawa Timur Nur Hidayat, Ketua DPC MADAS Kabupaten Malang Moh Shofwan, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Malang.

Dalam sambutannya, Lia Istifhama yang akrab disapa Ning Lia menilai MADAS Sedarah tidak sekadar menjadi wadah silaturahmi masyarakat Madura, tetapi telah berkembang sebagai kekuatan sosial yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.

“Saya bersyukur bisa bertemu langsung dengan panjenengan semua. Ketika kita berbicara tentang masa depan bangsa, kita tidak bisa melepaskan dari kekuatan ekonomi rakyat. Dan di situ, masyarakat Madura memiliki peran yang sangat besar,” ujarnya.

Menurutnya, etos kerja tinggi, kemandirian, dan jiwa kewirausahaan yang kuat merupakan karakter khas masyarakat Madura yang telah terbukti menopang berbagai sektor ekonomi, baik di daerah maupun secara nasional.

“Diakui atau tidak, salah satu kekuatan ekonomi Indonesia lahir dari semangat dan kerja keras masyarakat Madura. Ini adalah modal sosial yang luar biasa,” tegasnya.

Keponakan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa itu juga menekankan pentingnya menjaga nilai dasar organisasi seperti persaudaraan, solidaritas, dan semangat kebangsaan. Menurutnya, sebuah organisasi akan memiliki makna lebih apabila mampu menghadirkan manfaat nyata di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Ramai Event Tapi Minim Pembenahan, Destinasi Wisata Pemkab Sumenep Dikritik

“Organisasi seperti MADAS harus menjadi ruang yang tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga melahirkan manfaat. Dari sinilah kontribusi terhadap bangsa itu tumbuh,” katanya.

Lebih lanjut, Ning Lia mengingatkan bahwa kekuatan organisasi tidak hanya ditentukan oleh kepengurusan saat ini, tetapi juga oleh keberhasilan melakukan regenerasi. Ia menilai keberlanjutan nilai dan semangat perjuangan harus ditanamkan kepada generasi muda.

“Yang paling penting bukan hanya siapa yang dilantik hari ini, tetapi bagaimana organisasi ini mampu mengajak generasi berikutnya untuk terus menjaga dan membesarkannya,” tuturnya.

Pada momentum pelantikan tersebut, Lia berharap kepengurusan baru MADAS Kabupaten Malang mampu menghadirkan program-program yang berdampak luas, mulai dari pemberdayaan ekonomi, kegiatan sosial, hingga pelestarian budaya.

“Pasca pelantikan ini, yang utama bukan sekadar eksistensi organisasi, tetapi bagaimana nilai dan semangat masyarakat Madura mampu memberi warna positif bagi bangsa,” tegas putri KH Masykur Hasyim itu.

Ia pun mengajak seluruh elemen MADAS Sedarah untuk terus menjaga kekompakan, memperkuat solidaritas, serta mengambil peran sebagai mitra strategis dalam membangun Indonesia yang lebih maju, harmonis, dan sejahtera.

Baca Juga :  Korupsi BSPS Menguak, AKD Sumenep : Kades Hanya Pengusul Bukan Pelaksana

Sementara itu, Ketua Umum DPP MADAS M. Taufiq berharap pelantikan kepengurusan baru dapat semakin memperkuat persaudaraan di internal organisasi.

“Kami berharap MADAS Sedarah akan terus tumbuh sebagai kekuatan sosial yang tidak hanya mempersatukan, tetapi membangun persaudaraan dan memperkuat bangsa Indonesia,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Bank Jatim Tuai Pujian Senator DPD RI, Dinilai Berhasil Seimbangkan Profit dan Pelayanan Publik
Klaim BPJS Ketenagakerjaan Diduga Dipungut Biaya, Warga Sumenep Pertanyakan Legalitas Petugas
Efisiensi Anggaran Berlanjut, Dana Pokir Anggota DPRD Sumenep Dipotong Dua Pertiga
Ayah Mengantar Anak ke Sekolah Jadi Gerakan Baru Disdik Sumenep pada Harganas 2026
BEMSU Gaungkan #SelamatkanSumenepDariMafiaBBM, Minta APH Sidak Besar-Besaran
Kasus Nenek Ngatini Jadi Alarm Nasional, Senator Jatim Minta Regulasi Perlindungan Debitur Diperketat
66 Rumah Tak Layak Huni Disulap Jadi Hunian Nyaman, Pemkab-Baznas Sumenep Perkuat Pengentasan Kemiskinan
Menuju Harkop ke-79 Jatim, Dekopinda Sumenep Perkuat Koordinasi dan Pemantapan Kepanitiaan

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 02:27 WIB

MADAS Sedarah Didorong Jadi Mitra Strategis Pembangunan Indonesia

Selasa, 7 Juli 2026 - 22:16 WIB

Bank Jatim Tuai Pujian Senator DPD RI, Dinilai Berhasil Seimbangkan Profit dan Pelayanan Publik

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:54 WIB

Klaim BPJS Ketenagakerjaan Diduga Dipungut Biaya, Warga Sumenep Pertanyakan Legalitas Petugas

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:47 WIB

Efisiensi Anggaran Berlanjut, Dana Pokir Anggota DPRD Sumenep Dipotong Dua Pertiga

Senin, 6 Juli 2026 - 16:54 WIB

BEMSU Gaungkan #SelamatkanSumenepDariMafiaBBM, Minta APH Sidak Besar-Besaran

Senin, 6 Juli 2026 - 15:25 WIB

Kasus Nenek Ngatini Jadi Alarm Nasional, Senator Jatim Minta Regulasi Perlindungan Debitur Diperketat

Senin, 6 Juli 2026 - 15:02 WIB

66 Rumah Tak Layak Huni Disulap Jadi Hunian Nyaman, Pemkab-Baznas Sumenep Perkuat Pengentasan Kemiskinan

Senin, 6 Juli 2026 - 14:14 WIB

Menuju Harkop ke-79 Jatim, Dekopinda Sumenep Perkuat Koordinasi dan Pemantapan Kepanitiaan

Berita Terbaru