Kepercayaan Publik Dipertaruhkan, Lia Istifhama Dorong Reformasi Kejaksaan Pasca Mundurnya Febrie Andriansyah

Sabtu, 11 Juli 2026 - 10:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Anggota DPD/MPR RI, Dr Lia Istifhama, S.Sos.i.,M.E.I (Istimewa for nusainsider.com / Redaksi

Foto. Anggota DPD/MPR RI, Dr Lia Istifhama, S.Sos.i.,M.E.I (Istimewa for nusainsider.com / Redaksi

JAKARTA nusainsider.com — Pengunduran diri Febrie Adriansyah dari jabatan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) dinilai menjadi momentum penting bagi Kejaksaan Agung untuk melakukan pembenahan secara menyeluruh demi mengembalikan dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.

Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, menilai publik saat ini tidak hanya menunggu pergantian pejabat, tetapi juga mengharapkan adanya perubahan nyata dalam tata kelola penegakan hukum, khususnya dalam upaya pemberantasan tindak pidana korupsi.

“Kepercayaan masyarakat adalah modal utama bagi lembaga penegak hukum. Karena itu, momentum ini sebaiknya dimanfaatkan untuk melakukan evaluasi dan audit secara menyeluruh, khususnya pada jajaran yang selama ini menangani perkara-perkara strategis,” ujar senator yang akrab disapa Ning Lia.

Menurutnya, keputusan Febrie Adriansyah mengundurkan diri patut dihormati sebagai bagian dari proses yang sedang berjalan. Namun demikian, tanggung jawab untuk memperbaiki institusi, kata dia, tidak berhenti pada satu individu ataupun satu jabatan semata.

“Yang dibutuhkan masyarakat hari ini bukan sekadar pergantian pimpinan, tetapi komitmen untuk membangun sistem yang semakin bersih, transparan, profesional, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tuturnya.

Ning Lia berharap Kejaksaan Agung menjadikan peristiwa tersebut sebagai titik awal untuk memperkuat sistem pengawasan internal, memperbaiki mekanisme penanganan perkara, serta memastikan setiap aparat penegak hukum bekerja dengan integritas yang tinggi.

“Kalau memang ada yang perlu dibenahi, lakukan pembenahan secara terbuka. Audit internal bukan untuk mencari kambing hitam, tetapi memastikan institusi semakin kuat dan dipercaya masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, lembaga penegak hukum memiliki peran strategis dalam menjaga rasa keadilan di tengah masyarakat. Oleh karena itu, setiap langkah pembenahan harus dilakukan secara objektif, profesional, serta tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.

“Kita semua tentu berharap Kejaksaan semakin kuat, semakin profesional, dan semakin dipercaya publik. Reformasi internal adalah investasi jangka panjang untuk menjaga marwah institusi penegak hukum,” pungkasnya.

Sebelumnya, ST Burhanuddin menerima pengunduran diri Febrie Adriansyah dari jabatan Jampidsus. Kejaksaan Agung menegaskan operasional bidang Jampidsus tetap berjalan normal dan seluruh penanganan perkara strategis tetap berlanjut sebagaimana mestinya.

Baca Juga :  Jangan Sampai Terlewat! Kiki Asiska Hadir di Malam Puncak Madura Culture Fest #4

Kejaksaan Agung juga mengimbau seluruh pihak untuk menghormati proses hukum yang sedang berlangsung serta tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah dalam setiap penanganan perkara.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Dari Ujung Timur Madura, Mega Remmeng Siap Gebrak KEN 2026 dengan “Gelang Soko”
Dugaan Pungutan Parkir di MCF#4 Jadi Sorotan, Kades Pabian Sebut Begini ke Pemkab Sumenep
Sumenep Bersholawat 3 September: Ribuan Jamaah Diajak Bersatu dalam Doa dan Cinta Rasulullah
Jangan Sampai Terlewat! Kiki Asiska Hadir di Malam Puncak Madura Culture Fest #4
Pesta Usai, Sampah Menggunung! Petugas DLH Sumenep Sterilkan GOR A Yani
Bertahun-tahun Gelap, Kini Rumah Warga Aeng Pao Kangean Terang Berkat PLN
Bukan Sekadar Rp3.000 – Rp10.000, Karcis Penitipan Motor di MCF #4 Pertanyakan Legalitasnya
Ning Lia Makin Rajin Sambangi Madura, Dari Temui Kiai hingga Bongkar Luka Pascakonflik

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 17:49 WIB

Dari Ujung Timur Madura, Mega Remmeng Siap Gebrak KEN 2026 dengan “Gelang Soko”

Rabu, 2 September 2026 - 11:22 WIB

Dugaan Pungutan Parkir di MCF#4 Jadi Sorotan, Kades Pabian Sebut Begini ke Pemkab Sumenep

Rabu, 2 September 2026 - 08:32 WIB

Sumenep Bersholawat 3 September: Ribuan Jamaah Diajak Bersatu dalam Doa dan Cinta Rasulullah

Rabu, 2 September 2026 - 06:46 WIB

Jangan Sampai Terlewat! Kiki Asiska Hadir di Malam Puncak Madura Culture Fest #4

Rabu, 2 September 2026 - 06:39 WIB

Pesta Usai, Sampah Menggunung! Petugas DLH Sumenep Sterilkan GOR A Yani

Selasa, 1 September 2026 - 17:16 WIB

Bukan Sekadar Rp3.000 – Rp10.000, Karcis Penitipan Motor di MCF #4 Pertanyakan Legalitasnya

Selasa, 1 September 2026 - 14:45 WIB

Ning Lia Makin Rajin Sambangi Madura, Dari Temui Kiai hingga Bongkar Luka Pascakonflik

Selasa, 1 September 2026 - 13:34 WIB

Kursi Strategis Polresta Tuban Bergeser, Kapolresta Ungkap Alasan di Baliknya

Berita Terbaru