Jelang Muktamar NU ke-35, Bu Mun dan Lia Istifhama Bertemu di Jombang

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Anggota DPD RI, Dr Lia Istifhama S.Sos., M.E.I (Kanan) , Bu Mun, Tokoh Politisi NU Jatim (Kiri)

Foto. Anggota DPD RI, Dr Lia Istifhama S.Sos., M.E.I (Kanan) , Bu Mun, Tokoh Politisi NU Jatim (Kiri)

JOMBANG, nusainsider.com Suasana hangat penuh kekeluargaan mewarnai pertemuan dua politisi perempuan lintas generasi, Nyai Hj. Mundjidah Wahab atau yang akrab disapa Bu Mun dengan Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama.

Pertemuan berlangsung di kediaman Bu Mun di kawasan Tambakberas, Jombang. Silaturahmi tersebut menjadi momentum berbagi pengalaman, nasihat, sekaligus menimba ilmu menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU).

Meski kini tidak lagi menjabat sebagai Bupati Jombang maupun Ketua DPW PPP Jawa Timur, Bu Mun tetap aktif membina umat. Di usianya yang telah menginjak 78 tahun, ia masih menjadi sosok yang disegani dan menjadi rujukan berbagai kalangan, termasuk generasi muda.

Bagi Lia Istifhama, Bu Mun bukan sekadar politisi senior. Hubungan keduanya telah terjalin sejak lama. Bu Mun merupakan kolega almarhum ayah Lia, KH Masykur Hasyim, sehingga pertemuan tersebut berlangsung akrab layaknya seorang anak dengan orang tua.

“Bu Mun ini politisi perempuan luar biasa. Beliau berpolitik dan menjadi anggota dewan sejak Partai NU hingga hari ini. Beliau juga sukses mengkader anak-anaknya. Saya ke Tambakberas ini bersilaturahmi kepada beliau sekaligus menimba ilmu,” ujar Ning Lia.

Lia juga mengungkapkan bahwa perjalanan keluarganya memiliki kedekatan dengan keluarga besar Tambakberas. Ia menyebut ayahnya pernah berguru kepada KH Wahab Chasbullah, ayahanda Bu Mun.

Baca Juga :  Dari Bencana Menuju Harapan, BAZNAS Sumenep Perbaiki Rumah Warga Pabian

Pertemuan tersebut turut dihadiri Gus Edo, putra menantu Bu Mun, dan Ning Awin, putri Bu Mun. Sementara Ning Lia didampingi sang suami, Gus Uji.

Tidak hanya berbicara mengenai pengalaman politik dan pengabdian kepada masyarakat, Bu Mun juga memberikan nasihat kepada Lia agar selalu menjaga kesehatan di tengah padatnya aktivitas sebagai wakil rakyat.

Baca Juga :  Momentum Suci Ramadan, DPRD Sumenep Dorong Umat Perbanyak Ibadah dan Amal

Ia mengingatkan Lia untuk rutin melakukan pemeriksaan kesehatan, termasuk memanfaatkan fasilitas pemeriksaan kesehatan di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.

“Jangan lupa cek rutin di RSPAD Gatot Soebroto. Merawat umat itu dimulai dengan merawat diri sendiri. Kalau sehat tentu bisa membantu masyarakat,” pesan Bu Mun.

Nasihat tersebut menjadi pengingat bahwa menjaga kesehatan merupakan bagian penting dari menjalankan amanah kepada masyarakat.

Menariknya, Bu Mun juga membagikan resep minuman herbal yang telah rutin dikonsumsinya selama sekitar 30 tahun. Ramuan tersebut terdiri dari jeruk lemon, jahe, kayu manis, dan madu.

Baca Juga :  Guru Besar UIN Madura Prof. Achmad Mulyadi Tegaskan Ilmu Falak Harus Jadi Solusi Nyata bagi Masyarakat

Bu Mun bahkan secara langsung meracik minuman herbal tersebut untuk Ning Lia yang kemudian mencicipinya.

“Saya beruntung bisa bersilaturahmi ke Bu Mun. Selain mendapat ilmu, saya juga mendapatkan resep rahasia beliau agar tetap fit dan awet muda. Insya Allah, saya akan rutin mengonsumsi minuman herbal ini,” tutur senator asal Jawa Timur tersebut.

Pertemuan Bu Mun dan Lia Istifhama menjadi gambaran hangatnya hubungan lintas generasi dalam tradisi silaturahmi. Lebih dari sekadar pertemuan dua politisi perempuan, momentum tersebut menjadi ruang transfer pengalaman, nilai pengabdian, dan keteladanan.

Menjelang Muktamar ke-35 NU, silaturahmi semacam ini juga menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan komunikasi dan kaderisasi di kalangan generasi penerus Nahdlatul Ulama.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Ekonomi Jatim Menguat, Kemiskinan dan Pengangguran Turun, Ning Lia: Pertumbuhan Makin Berkualitas
BAZNAS Sumenep Dukung KKN Internasional STITA ke Malaysia melalui Program Sumenep Cerdas 2026
Festival Sape Sonok Madura 2026 Digelar 9 Agustus, Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Leluhur
Al-Huda Gelar Halaqoh Parenting, Orang Tua Diajak Tinggalkan Pola Asuh Otoriter
Annuqayah Mantapkan Kiprah Global, 22 Mahasiswa Jalani KKN Internasional di Mekkah dan Jeddah
Pemkab Brebes Berguru ke Sumenep, Pelestarian Budaya dan Pendidikan Jadi Daya Tarik
Nyaris Lolos dari Bandara Juanda, Kurir Sabu dan Ekstasi Disergap Berkat Analisis Risiko Bea Cukai
Polresta Malang Kota Tetapkan Gunadi Yuwono Tersangka Kasus Dugaan Penggelapan Rp500 Juta

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:54 WIB

Ekonomi Jatim Menguat, Kemiskinan dan Pengangguran Turun, Ning Lia: Pertumbuhan Makin Berkualitas

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:48 WIB

Jelang Muktamar NU ke-35, Bu Mun dan Lia Istifhama Bertemu di Jombang

Jumat, 7 Agustus 2026 - 05:27 WIB

BAZNAS Sumenep Dukung KKN Internasional STITA ke Malaysia melalui Program Sumenep Cerdas 2026

Jumat, 7 Agustus 2026 - 03:52 WIB

Festival Sape Sonok Madura 2026 Digelar 9 Agustus, Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Leluhur

Kamis, 6 Agustus 2026 - 22:28 WIB

Al-Huda Gelar Halaqoh Parenting, Orang Tua Diajak Tinggalkan Pola Asuh Otoriter

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:39 WIB

Pemkab Brebes Berguru ke Sumenep, Pelestarian Budaya dan Pendidikan Jadi Daya Tarik

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:43 WIB

Nyaris Lolos dari Bandara Juanda, Kurir Sabu dan Ekstasi Disergap Berkat Analisis Risiko Bea Cukai

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Polresta Malang Kota Tetapkan Gunadi Yuwono Tersangka Kasus Dugaan Penggelapan Rp500 Juta

Berita Terbaru