Bukan Sekadar Hiburan, Festival Tani Ganding Bidik Pertanian dan Ekonomi UMKM

Selasa, 22 September 2026 - 14:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com — Festival Tani Ganding 2026 resmi digelar di Lapangan Duwa’ Labuh, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, Senin malam (21/9/2026).

Festival yang masuk dalam kalender event Kabupaten Sumenep tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Sumenep, KH Imam Hasyim. Kegiatan dijadwalkan berlangsung selama 10 malam, mulai 21 hingga 30 September 2026.

Pembukaan festival turut dihadiri jajaran Forkopimda Sumenep, sejumlah kepala OPD, Forkopimka Ganding, ulama, tokoh masyarakat, MWC NU Ganding, serta ribuan warga dari Ganding dan sejumlah wilayah sekitar.

Mengusung tema “Dari Tani untuk Masa Depan, Ganding Maju, Sumenep Sejahtera”, Festival Tani Ganding menghadirkan beragam kegiatan yang memadukan potensi pertanian, seni budaya, UMKM, industri tembakau, kegiatan keagamaan, hingga wahana permainan dan hiburan masyarakat.

Wakil Bupati Sumenep, KH Imam Hasyim, mengatakan Festival Tani Ganding 2026 berpotensi menjadi model penyelenggaraan event di tingkat kecamatan lainnya.

“Kegiatan Festival Tani Ganding 2026 bisa menjadi pilot project untuk kegiatan event kecamatan-kecamatan yang lain di Sumenep,” kata Kiai Imam saat memberikan sambutan.

Menurutnya, festival tersebut tidak sekadar menjadi ruang hiburan masyarakat, tetapi juga memiliki misi untuk mengangkat sektor pertanian yang menjadi salah satu potensi utama Kecamatan Ganding.

“Selain mengangkat pertanian di Ganding, kegiatan ini juga menjadi pemicu semangat bagi kawula muda untuk tidak mengesampingkan sektor pertanian,” ujarnya.

Kiai Imam menilai keterlibatan generasi muda dalam sektor pertanian menjadi bagian penting untuk menjaga keberlanjutan sektor tersebut sekaligus membuka peluang ekonomi baru di tingkat lokal.

Baca Juga :  Efisiensi Anggaran: Kebijakan Bijak atau Tipu Muslihat?

Selain pertanian, festival juga dinilai dapat memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat dan pelaku UMKM di Ganding serta wilayah sekitarnya.

“Festival ini juga dapat mendongkrak ekonomi masyarakat dan UMKM di Ganding dan sekitarnya,” tuturnya.

Sementara itu, Camat Ganding H Abdul Khalid selaku leading sector penyelenggaraan mengatakan, Festival Tani Ganding dirancang dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat.

Baca Juga :  Meriah! Madura Night Vaganza 2025 Resmi Dibuka dan Dimulai

Menurutnya, festival menjadi ruang untuk memperkenalkan potensi pertanian, produk UMKM, seni budaya, serta berbagai potensi ekonomi yang dimiliki Kecamatan Ganding.

“Festival Tani Ganding kami konsep sebagai ruang bersama untuk memperkenalkan potensi kecamatan, sekaligus memberikan kesempatan masyarakat mempromosikan produk unggulannya,” kata Abdul Khalid.

Ia menambahkan, sinergi pemerintah kecamatan, pemerintah desa, kelompok tani, pelaku UMKM, pelaku seni, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menyukseskan festival tersebut.

Ketua Panitia Festival Tani Ganding, Helman JR, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan disiapkan untuk menjadi wadah yang mampu menggerakkan berbagai potensi lokal.

“Kami ingin Festival Tani Ganding menjadi ruang bersama untuk mengenalkan potensi pertanian, UMKM, seni budaya, sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Ketua IKAPMII Ganding tersebut menambahkan, Festival Tani Ganding juga diharapkan menjadi momentum untuk mempertemukan masyarakat dengan berbagai produk lokal melalui pameran dan rangkaian kegiatan selama 10 hari.

“Harapannya, masyarakat tidak hanya datang menikmati kegiatan, tetapi juga ikut berpartisipasi, membeli produk lokal, dan mendukung pelaku usaha di Ganding,” katanya.

Pada malam pembukaan, Festival Tani Ganding 2026 dimeriahkan penampilan Musik Tong Tong Raden Agung, Tari Muang Sangkal dari SDN Bataal Barat, serta pertunjukan Teater Sanggar Malar dari PP Mahasinul Akhlaq.

Baca Juga :  Tunjukkan Komitmen Kuat, Bank BPRS Bhakti Sumekar Komitmen Sejahterakan Masyarakat dengan Cara ini

Festival tersebut akan berlangsung hingga 30 September 2026 dengan menghadirkan berbagai kegiatan yang menampilkan potensi dan kreativitas masyarakat Kecamatan Ganding.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

KNPI Sumenep Bertemu Kapolresta, Galian C dan Rokok Ilegal Jadi Sorotan
Dari Sumenep ke Pentas Jawa Timur, SonGENnep FC Buka Babak Baru Futsal Lokal
Soirée Gigs Vol. 2 Hadir di Rooftop Surabaya, Orkes Silampukau Siap Bikin Malam Makin Berkesan
Bukan Cuma Bansos, DTSEN Tak Akurat Bisa Berdampak ke KIP Kuliah
Piala AF Sport U-17 Digelar Oktober, Bupati Fauzi Bidik Lahirnya Bibit Pemain Profesional
Kapolresta Sumenep Peduli Warga Kekeringan, Dua Truk Tangki Air Dikirim ke Batuputih
Resmi Dimulai, PBAK 2026 STIT Aqidah Usymuni Jadi Gerbang Awal Mahasiswa Baru
Buronan Kasus Penganiayaan di Batuputih Diciduk Tim Resmob, Begini Kronologinya

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 18:51 WIB

KNPI Sumenep Bertemu Kapolresta, Galian C dan Rokok Ilegal Jadi Sorotan

Selasa, 22 September 2026 - 16:39 WIB

Dari Sumenep ke Pentas Jawa Timur, SonGENnep FC Buka Babak Baru Futsal Lokal

Selasa, 22 September 2026 - 14:45 WIB

Bukan Sekadar Hiburan, Festival Tani Ganding Bidik Pertanian dan Ekonomi UMKM

Selasa, 22 September 2026 - 13:44 WIB

Soirée Gigs Vol. 2 Hadir di Rooftop Surabaya, Orkes Silampukau Siap Bikin Malam Makin Berkesan

Selasa, 22 September 2026 - 10:48 WIB

Bukan Cuma Bansos, DTSEN Tak Akurat Bisa Berdampak ke KIP Kuliah

Senin, 21 September 2026 - 23:12 WIB

Kapolresta Sumenep Peduli Warga Kekeringan, Dua Truk Tangki Air Dikirim ke Batuputih

Senin, 21 September 2026 - 19:00 WIB

Resmi Dimulai, PBAK 2026 STIT Aqidah Usymuni Jadi Gerbang Awal Mahasiswa Baru

Senin, 21 September 2026 - 15:36 WIB

Buronan Kasus Penganiayaan di Batuputih Diciduk Tim Resmob, Begini Kronologinya

Berita Terbaru