Musyawarah Gapoktan Paseyan Tetapkan Yusuf sebagai Ketua Periode 2026–2031

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Musyawarah Desa (Musdes) kabupaten Sampang, Madura Jatim

Foto. Musyawarah Desa (Musdes) kabupaten Sampang, Madura Jatim

SAMPANG, nusainsider.com — Regenerasi kepengurusan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Paseyan, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, berlangsung pada Jumat (21/8/2026).

Musyawarah yang digelar di Balai Desa Paseyan tersebut akhirnya menetapkan Yusuf sebagai Ketua Gapoktan periode 2026–2031.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 13.00 WIB itu dihadiri Camat Sampang, Pj. Pemerintah Desa Paseyan, Koordinator BPP, PPL, kelompok tani se-Desa Paseyan, serta tokoh masyarakat.

Proses pemilihan berlangsung dinamis dengan melibatkan perwakilan kelompok tani sebagai peserta musyawarah. Dari sejumlah perwakilan yang diundang, sebanyak 14 perwakilan hadir secara langsung untuk mengikuti proses penentuan ketua baru.

Baca Juga :  ALARM Soroti Anggaran Proyek Pelabuhan PELRA Kalianget 45M, Kualitas Konstruksi Jadi Perhatian Utama

Yusuf dipercaya menggantikan Subaidi yang sebelumnya memimpin Gapoktan Desa Paseyan. Usai ditetapkan sebagai ketua, Yusuf menyampaikan komitmennya untuk membangun kepengurusan yang terbuka serta mampu mengakomodasi kepentingan para petani.

Menurutnya, konsolidasi antar kelompok tani menjadi salah satu langkah penting untuk memperkuat kelembagaan pertanian di Desa Paseyan.

“Ini merupakan amanah dan tanggung jawab besar. Kami akan berupaya merangkul seluruh elemen petani dan memperkuat solidaritas agar Gapoktan ke depan semakin baik,” ujar Yusuf.

Ia juga menyoroti pentingnya memperkuat sinergi antara kelompok tani, pemerintah desa, BPP, dan PPL. Sinergi tersebut dinilai diperlukan untuk memastikan program pertanian maupun bantuan pemerintah dapat diterima dan dimanfaatkan secara tepat sasaran.

Baca Juga :  Anggaran RTLH 2025 Capai 3,5Miliar, Berikut Persyaratan Peruntukannya

Yusuf berencana mendorong pemerataan distribusi sarana produksi pertanian serta meningkatkan efisiensi pola tanam. Selain itu, penerapan teknologi pertanian juga menjadi salah satu perhatian dalam kepengurusan barunya.

Sementara itu, Ketua Gapoktan sebelumnya, Subaidi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan anggota yang selama ini telah mendukung jalannya organisasi.

Ia berharap kepengurusan baru dapat membawa Gapoktan Desa Paseyan menjadi lebih maju serta mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi para petani.

“Terima kasih atas kerja sama seluruh pengurus dan anggota selama kepemimpinan saya. Semoga kepengurusan baru dapat membawa kemajuan yang lebih besar bagi pertanian di Desa Paseyan,” ungkapnya.

Ketua panitia pemilihan, Novel Taufik, mengatakan proses pemilihan digelar sebagai bagian dari regenerasi kepengurusan Gapoktan sekaligus upaya menjaga keberlangsungan kelembagaan kelompok tani di Desa Paseyan.

Baca Juga :  Sengketa Aset Pesantren Jemursari, Penggugat Empat Kali Absen dari Persidangan

Ia berharap ketua terpilih mampu menjalankan amanah dengan baik dan membangun komunikasi dengan seluruh kelompok tani.

Dengan terpilihnya Yusuf, kepengurusan Gapoktan Desa Paseyan periode 2026–2031 diharapkan mampu menjadi wadah koordinasi yang semakin solid dalam memperjuangkan kepentingan serta meningkatkan kesejahteraan petani di tingkat desa.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut
Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur
Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian
Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih
Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari
Promosi Wisata Sumenep Masuk Era Digital, Duta Wisata Diminta Lebih Kreatif
Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan
HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:59 WIB

Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:35 WIB

HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Kenang Jasa Pahlawan, Kodim 0827/Sumenep Gelar Ziarah Jelang HUT TNI ke-81

Berita Terbaru