KEK Tembakau Madura Didorong Empat Kabupaten, Sumenep Siapkan Lahan di Patean

Rabu, 16 September 2026 - 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Audiensi KAMURA Bersama Pemkab SUMENEP bahas Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Madura

Foto. Audiensi KAMURA Bersama Pemkab SUMENEP bahas Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Madura

SUMENEP, nusainsider.com Gagasan pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tembakau Madura mulai diarahkan ke tahapan yang lebih konkret.

Pemerintah Kabupaten Sumenep menyatakan kesiapan mendukung pengusulan kawasan tersebut, termasuk menyiapkan lahan sekitar 30 hektare di Patean.

Kesiapan itu disampaikan Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH saat menerima audiensi Tim KAMURA (Karsana Muda Madura) di Ruang VIP Pasebhan Agung Rumah Dinas Bupati Sumenep.

Pertemuan tersebut merupakan audiensi ketiga antara KAMURA dan Bupati Fauzi untuk membahas tindak lanjut pengusulan KEK Tembakau Madura.

Dalam kesempatan itu, Bupati Fauzi didampingi sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), di antaranya Kepala Diskoperindag, Kepala Dinas PUTR, Kepala Dinas PKP, Sekretaris Bappeda serta DPMPTSP Kabupaten Sumenep.

Bupati Fauzi menegaskan, Pemkab Sumenep siap mengambil bagian dalam proses pengusulan KEK Tembakau Madura. Namun, menurutnya, gagasan tersebut membutuhkan kerja bersama empat kabupaten di Madura agar memiliki arah perjuangan yang sama.

“Kami menyambut baik dan mendukung penuh proses pengusulan KEK Tembakau Madura. Ini harus menjadi ikhtiar bersama untuk memperkuat ekonomi dan potensi tembakau di Madura,” kata Bupati Fauzi.

Dukungan tersebut salah satunya diwujudkan melalui kesiapan menyediakan lahan sekitar 30 hektare di wilayah Patean.

Baca Juga :  Lonjakan Penumpang Warnai Mudik Gratis ke Kepulauan Sumenep

Lahan itu diproyeksikan menjadi bagian dari dukungan awal terhadap rencana pengembangan kawasan ekonomi berbasis tembakau.

“Sumenep siap menyiapkan lahan sekitar 30 hektare di Patean untuk mendukung rencana KEK Tembakau. Tentu kesiapan ini harus disinergikan dengan kajian dan tahapan sesuai ketentuan,” ujarnya.

Bupati menjelaskan, kesiapan lahan merupakan salah satu aspek penting dalam pembahasan teknis. Meski demikian, pengusulan KEK tetap harus melalui kajian, koordinasi serta pemenuhan persyaratan administratif sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga :  Rayakan Harjad Ke-755, Puskesmas Batang-batang Berbagi Makanan Bergizi Kepada Pengunjung

Karena itu, Bupati Fauzi meminta Tim KAMURA memperkuat komunikasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Koordinasi tersebut dinilai penting agar pemerintah kabupaten di Madura dapat menyatukan langkah dalam memperjuangkan usulan KEK Tembakau Madura.

“Kami meminta Tim KAMURA aktif berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Pemerintah kabupaten di Madura perlu satu langkah dan satu komunikasi dalam memperjuangkan usulan ini,” tegasnya.

KAMURA selanjutnya berencana memfasilitasi pertemuan khusus antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan empat kepala daerah di Madura beserta OPD teknis terkait.

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi forum untuk menyatukan langkah, membahas kesiapan teknis serta merumuskan tindak lanjut pengusulan KEK Tembakau Madura.

Bagi Bupati Fauzi, pengembangan kawasan ekonomi berbasis tembakau tidak dapat hanya mengandalkan satu daerah. Empat kabupaten di Madura perlu membangun koordinasi agar usulan tersebut memiliki arah dan strategi yang sama.

“Kita ingin proses ini berjalan konkret. Karena itu, koordinasi empat kabupaten di Madura bersama Pemprov Jawa Timur harus diperkuat agar usulan KEK Tembakau memiliki langkah tindak lanjut yang jelas,” pungkasnya.

Usulan KEK Tembakau Madura selanjutnya diarahkan untuk diproses melalui Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebelum diteruskan kepada pemerintah pusat melalui Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus.

Baca Juga :  Tak Andalkan Perang Harga, DRT The Big Family Perkuat Kualitas Rokok Lokal Madura

Dengan kesiapan lahan 30 hektare di Patean, Sumenep kini menempatkan dukungan lahannya sebagai salah satu langkah awal dalam mendorong realisasi usulan tersebut.

Pembahasan KEK Tembakau Madura pun diharapkan tidak berhenti sebagai gagasan, tetapi bergerak menuju tahapan yang lebih konkret melalui sinergi empat kabupaten di Madura, Pemprov Jawa Timur dan pemerintah pusat.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Jabatan Strategis Terisi, DPRD Sumenep Tekankan Evaluasi Kinerja Pejabat Baru
Abrasi Mengancam, SKK Migas-PHE ONWJ Gandeng Warga Pulihkan Pesisir Pasir Putih
ATA 2026 IDB Pamekasan Resmi Dibuka, Mahasiswa Baru Dibekali Nilai Pesantren di Era Digital
Pelayanan Kesehatan Jadi Sorotan, JSI Beri Penghargaan untuk Dirut RSUD Sumenep
Tokoh Inovasi Pembangunan Daerah, Arif Firmanto Diganjar Penghargaan dari JSI
Dukung Keterbukaan Informasi, JSI Anugerahkan Penghargaan untuk Kepala Diskominfo Sumenep
JSI Anugerahi Bupati Fauzi Penghargaan Kepemimpinan dan Dedikasi
Bhayangkari Madiun Semarakkan HKGB ke-74 dengan Senam Kreasi dan Silaturahmi

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 15:30 WIB

KEK Tembakau Madura Didorong Empat Kabupaten, Sumenep Siapkan Lahan di Patean

Rabu, 16 September 2026 - 13:25 WIB

Jabatan Strategis Terisi, DPRD Sumenep Tekankan Evaluasi Kinerja Pejabat Baru

Rabu, 16 September 2026 - 10:02 WIB

Abrasi Mengancam, SKK Migas-PHE ONWJ Gandeng Warga Pulihkan Pesisir Pasir Putih

Rabu, 16 September 2026 - 09:15 WIB

ATA 2026 IDB Pamekasan Resmi Dibuka, Mahasiswa Baru Dibekali Nilai Pesantren di Era Digital

Rabu, 16 September 2026 - 04:23 WIB

Pelayanan Kesehatan Jadi Sorotan, JSI Beri Penghargaan untuk Dirut RSUD Sumenep

Rabu, 16 September 2026 - 03:17 WIB

Dukung Keterbukaan Informasi, JSI Anugerahkan Penghargaan untuk Kepala Diskominfo Sumenep

Rabu, 16 September 2026 - 02:11 WIB

JSI Anugerahi Bupati Fauzi Penghargaan Kepemimpinan dan Dedikasi

Selasa, 15 September 2026 - 22:39 WIB

Bhayangkari Madiun Semarakkan HKGB ke-74 dengan Senam Kreasi dan Silaturahmi

Berita Terbaru