SUMENEP, nusainsider.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep dan Pemerintah Kabupaten Blitar memperluas kolaborasi antardaerah. Kesepakatan itu ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Kamis (17/9/2026).
MoU tersebut menjadi landasan bagi kedua daerah untuk mengembangkan kerja sama di sejumlah sektor strategis. Kolaborasi diarahkan untuk mengoptimalkan potensi dan sumber daya masing-masing daerah agar berdampak terhadap pembangunan dan pelayanan masyarakat.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, kerja sama antardaerah penting untuk mempertemukan potensi, pengalaman, serta keunggulan masing-masing wilayah.
Menurutnya, Sumenep dan Blitar memiliki peluang kerja sama di berbagai bidang, terutama pertanian, peternakan dan kelautan.
“Kerja sama ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dalam mengembangkan potensi dan sumber daya masing-masing daerah bagi kepentingan masyarakat,” kata Achmad Fauzi.
Ia menegaskan, kesepakatan tersebut tidak boleh berhenti sebatas seremoni penandatanganan. MoU harus ditindaklanjuti melalui program kerja yang konkret, terukur dan berkelanjutan.
“Kerja sama ini harus diwujudkan dalam program dan kegiatan konkret, sehingga manfaatnya benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.
Penandatanganan MoU dilakukan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo bersama Bupati Blitar Rijanto. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim dan Wakil Bupati Blitar Beky Herdihansyah.
Achmad Fauzi berharap kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis untuk mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki Sumenep dan Blitar.
Sinergi kedua daerah juga diharapkan mampu mendorong percepatan pembangunan sekaligus membuka peluang pengembangan potensi daerah.
“Sinergi antarpemerintah daerah menjadi salah satu langkah strategis untuk mengoptimalkan potensi dan sumber daya yang dimiliki masing-masing daerah,” pungkasnya.
![]()
Penulis : Wafa
















