Harga Tembakau di Sumenep Tembus 70ribu per-kilogram, Petani Titipkan Salam Kepada Slamet Ariyadi

Minggu, 6 Agustus 2023 - 18:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Petani sumenep saat panen Tembakau dilahan miliknya (ist/nusainsider.com)

Foto. Petani sumenep saat panen Tembakau dilahan miliknya (ist/nusainsider.com)

SUMENEP, nusainsider.com Petani di kabupaten Sumenep, Madura Jawa timur mulai memanen tembakau dilahan miliknya. Pasalnya Harga jual si daun emas itu untuk awal musim tanam terbilang tinggi.

Yakni, untuk kualitas super perkilogram bisa tembus Rp 70 ribu. Kemudian, kualitas nomor dua senilai Rp 35 ribu sampai Rp 40 ribu. Sementara kualitas paling rendah Rp 25 ribu, “kata Anwari, Petani millenial desa moncek timur kepada media nusainsider.com.

Ia mengaku sangat puas dengan perkembangan harga tembakau saat ini. Dia berharap, harga tersebut tetap bertahan hingga akhir musim panen.

Baca Juga :  Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Manado Diduga Usir Murid Dari Dalam Kelas

“Tahun ini harga tembakau sangat bagus dibanding tahun sebelumnya yang bisa dikatakan anjlok. Semoga terus bagus, “tuturnya, Minggu (06/08/2023) pagi.

Harga bagus sangat diharapkan petani tembakau. Sebab, musim lalu harga daun emas itu anjlok. Sehingga perjuangan DPR RI Slamet Ariyadi tetap kami butuhkan guna terus mendorong kestabilan harga tembakau madura, utamanya Sumenep.

BERIKUT VIDEONYA, KLIK DISINI

“Semoga harga tembakau ini terus bagus sampai akhir masa panen. Tahun lalu petani tidak mendapat untung karena harga anjlok, tapi tahun ini berkat perjuangan Slamet Ariyadi bulan lalu pada rapat paripurna DPR RI penutupan masa sidang V tahun 2023, harga tembakau madura sudah mulai stabil kembali,” tukasnya.

Sementara itu, sebelumnya, Slamet Ariyadi komitmen perhatikan kesejahteraan petani tembakau di Madura. Ia mendorong pemerintah untuk melakukan intervensi terhadap harga jual tembakau agar sesuai dengan harapan petani.

Baca Juga :  Bu Ketua RW dikabupaten Bogor di Tangkap Akibat Konsumsi Sabu

“Petani tembakau akan panen raya, hal ini perlu perhatian khusus dari pemerintah untuk menstabilkan harga tembakau, agar dapat sesuai dengan yang diharapkan oleh rakyat khususnya rakyat di Pulau Madura,” kata Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PAN Dapil Jatim XI, Slamet Ariyadi.

Dia menyebut harga jual dari petani tembakau kerap kali tidak sebanding dengan usahanya. Oleh sebab itu, merasa perlu mendorong pemerintah untuk mengintervensi harga tembakau agar lebih menguntungkan bagi para petani tembakau.

“Nasib para petani tembakau di pulau Madura sangat memprihatinkan, dalam arti harga yang mereka jual tidak terjangkau,” ujar Slamet.

Selain itu, pihaknya juga berjuang melalui proses politik di DPR RI. Salah satunya yakni dengan terus menggodok RUU Tembakau.

Baca Juga :  Festival Cipta Lagu Musik Tong-tong 2023 Akan Segera Berakhir, Begini Kata Ketua FKPPI Sumenep

Melalui proses tersebut, slamet Ariyadi komitmen menghadirkan aturan yang berpihak dan membantu para petani tembakau. Dengan begitu, kesejahteraan petani akan terangkat.

“Kami akan melakukan kompromi baik dengan komisi XI ataupun dengan badan legislasi (Baleg) juga Komisi I DPR RI, untuk mencari solusi melalui UU yang akan dibentuk, demi menjamin kesejahteraan para petani tembakau baik di pulau Madura ataupun petani-petani tembakau di tanah air,” pungkas Slamet.

Loading

Berita Terkait

Tak Pernah Absen, Kepala Bappeda Sumenep Kembali Sambut Wabup di Stan Pameran MNV 2026
Geger! 36 Ribu Warga Serbu JJS Central 88 di Pamekasan, 6,7 Kg Emas Langsung Ludes Terjual
“Arabet Polo Ajenge Nak Poto”, Pesan Camat Gayam di Balik Karnaval Penuh Kreativitas
Problem Pertanian Dibedah di Jombang, Ansor Jatim Serukan Anak Muda Jangan Jadi Penonton
MCF #4 Ramai, Sampah Bermunculan, Pasukan Kuning DLH Sumenep Tak Tinggal Diam
Habis Fun Run, Gas Lagi! Fira Cantika Bakal Temani Warga Sumenep di MCF #4 Malam Ini
Semarak MCF #4, Ribuan Peserta Ramaikan GO Sumenep Purnama MDR Fun Run 2026
Dari Laporan Nasabah hingga SP3 Penyelidikan, Begini Akhir Polemik Dugaan Emas Palsu di Sapudi

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:52 WIB

Tak Pernah Absen, Kepala Bappeda Sumenep Kembali Sambut Wabup di Stan Pameran MNV 2026

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Geger! 36 Ribu Warga Serbu JJS Central 88 di Pamekasan, 6,7 Kg Emas Langsung Ludes Terjual

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:46 WIB

“Arabet Polo Ajenge Nak Poto”, Pesan Camat Gayam di Balik Karnaval Penuh Kreativitas

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:43 WIB

Problem Pertanian Dibedah di Jombang, Ansor Jatim Serukan Anak Muda Jangan Jadi Penonton

Minggu, 30 Agustus 2026 - 09:31 WIB

MCF #4 Ramai, Sampah Bermunculan, Pasukan Kuning DLH Sumenep Tak Tinggal Diam

Minggu, 30 Agustus 2026 - 06:59 WIB

Semarak MCF #4, Ribuan Peserta Ramaikan GO Sumenep Purnama MDR Fun Run 2026

Minggu, 30 Agustus 2026 - 05:43 WIB

Dari Laporan Nasabah hingga SP3 Penyelidikan, Begini Akhir Polemik Dugaan Emas Palsu di Sapudi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 00:34 WIB

Tak Hanya Sukses Gelar Event, Pemkab Sumenep Tunjukkan Komitmen Jaga Kebersihan GOR A Yani

Berita Terbaru