Tak Hanya Sukses Gelar Event, Pemkab Sumenep Tunjukkan Komitmen Jaga Kebersihan GOR A Yani

Minggu, 30 Agustus 2026 - 00:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kepala DLH Sumenep, Anwar Syahroni yusuf saat mendampingi Pasukan Kuning bersih-bersih Sampah Plastik usai Pagelaran Madura culture Festival #4 di GOR A Yani

Foto. Kepala DLH Sumenep, Anwar Syahroni yusuf saat mendampingi Pasukan Kuning bersih-bersih Sampah Plastik usai Pagelaran Madura culture Festival #4 di GOR A Yani

SUMENEP, nusainsider.com Gemerlap Madura Culture Festival (MCF) #4 dan Madura Night Vaganza (MNV) 2026 di Stadion GOR A Yani Sumenep, Jawa Timur, tidak hanya menyuguhkan kemeriahan bagi masyarakat.

Di balik suksesnya pagelaran tersebut, terdapat kerja keras sejumlah pihak yang memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, nyaman, hingga kebersihan lokasi tetap terjaga.

Memasuki hari keempat pelaksanaan sejak pembukaan pada 26 Agustus hingga Sabtu malam 29 Agustus 2026, kawasan GOR A Yani Sumenep tampak dipadati lautan manusia.

Momen tersebut bertepatan dengan malam akhir pekan. Masyarakat dari berbagai daerah datang menikmati beragam sajian seni dan budaya yang ditampilkan dalam panggung utama MCF #4 dan MNV 2026.

Tidak hanya panggung utama yang dipadati pengunjung. Sejumlah stan UMKM juga tampak ramai diserbu pembeli. Begitu pula wahana permainan yang dipenuhi anak-anak dan keluarga.

Kemeriahan tersebut menjadi gambaran antusiasme masyarakat terhadap event yang mempertemukan seni, budaya, hiburan, sekaligus aktivitas ekonomi masyarakat tersebut.

Kesuksesan pelaksanaan MCF #4 dan MNV 2026 juga tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak, mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Badan Usaha Milik Negara (BUMN), pemerintah daerah se-Jawa Timur, pelaku UMKM, panitia, hingga masyarakat.

Baca Juga :  Iduladha 1447 H, PAC PDI Perjuangan Nonggunong Perkuat Solidaritas Lewat Kurban

Masing-masing pihak mengambil peran dan tanggung jawab untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan baik.

Namun, ketika ribuan pengunjung mulai meninggalkan lokasi setelah acara berakhir, pekerjaan lainnya justru dimulai.

Pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, tampak mendampingi langsung pasukan kuning melakukan pembersihan di kawasan GOR A Yani.

Sekitar pukul 00.15 WIB, petugas kebersihan mulai bergerak membersihkan sisa aktivitas pengunjung di seluruh area lapangan.

Sampah plastik yang sebelumnya berserakan dikumpulkan. Kendaraan roda empat yang digunakan untuk mengangkut sampah juga tampak hilir mudik membawa tumpukan sampah dari lokasi kegiatan.

Anwar syahroni yusuf memilih turun langsung mendampingi petugas kebersihan. Baginya, kemeriahan sebuah event harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab menjaga kebersihan lingkungan.

“Kebersihan adalah tugas dan tanggung jawab kita bersama. Jangan sampai setelah kegiatan selesai, lokasi justru meninggalkan persoalan sampah,” ujar Anwar kepada media ini, Minggu (30/8/2026).

Menurutnya, pembersihan tidak boleh menunggu sampai seluruh rangkaian kegiatan berakhir. Sebab, pelaksanaan MCF #4 dan MNV 2026 masih terus berlangsung hingga 4 September 2026.

“Acara ini masih terus berlanjut setiap malam hingga tanggal 4 September. Kalau tempat ini tidak dibersihkan dari sekarang, lalu kapan lagi?” tegasnya.

Ia menjelaskan, petugas kebersihan memang sengaja disiagakan di lokasi selama kegiatan berlangsung. Langkah tersebut dilakukan agar sampah yang dihasilkan dari aktivitas pengunjung dapat segera ditangani.

Baca Juga :  Kerja Keras Terbayar: RSUD Sumenep Dinyatakan Lulus Kredensial Rumah Sakit Tipe B

Dengan demikian, kawasan GOR A Yani tetap dalam kondisi bersih dan nyaman meskipun menjadi pusat keramaian masyarakat setiap malam.

“Petugas kebersihan memang sengaja kami buat standby di lokasi. Jadi setelah acara selesai, tempat pagelaran event spektakuler ini tetap terlihat bersih dan sehat,” paparnya.

Anwar sapaan akrabnya menambahkan, GOR A Yani bukan sekadar lokasi penyelenggaraan event. Tempat tersebut juga merupakan salah satu aset penting Kabupaten Sumenep yang selama ini digunakan untuk berbagai aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan olahraga.

Baca Juga :  Naghfir’s Institute Wakafkan Buku ke Gerakan Pemuda Ansor Sumenep, Perkuat Intelektual Kader Muda

Karena itu, menurutnya, menjaga kebersihan dan kondisi lingkungan di kawasan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab bersama.

“Kita ingin masyarakat menikmati kegiatan dengan nyaman. Tetapi setelah menikmati acara, mari sama-sama memiliki kesadaran untuk menjaga kebersihan, termasuk dengan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan,” jelasnya.

Ia berharap seluruh pengunjung, pelaku UMKM, panitia, maupun pihak lainnya turut menjaga kebersihan selama MCF #4 dan MNV 2026 berlangsung.

Kesadaran masyarakat, kata Anwar, menjadi bagian penting dalam menjaga kawasan GOR A Yani tetap bersih di tengah tingginya aktivitas selama event berlangsung.

“Harapan kami, seluruh pihak ikut menjaga kebersihan. Jangan hanya mengandalkan petugas. Kalau semua memiliki kepedulian, insyaallah lokasi kegiatan tetap bersih, nyaman dan sehat sampai seluruh rangkaian acara selesai,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Dugaan Pungli Muncul di Tengah Meriahnya MCF-MNV 2026, Pengunjung Minta Satpol PP Segera Bertindak
Dari Sonar Mosem Nemor hingga Sandoreng, 12 Daerah Ramaikan Panggung MCF #4 Sumenep
Satu Panggung, Tujuh Warna Budaya! MCF 2026 Satukan Seni Jawa Timur di Sumenep
Di Balik Gemerlap MNV-MCF 2026, Tangisan Anak Hilang Nyaris Tak Terdengar dari Panggung Utama
Madura Culture Fest 4, Panggung Kolaborasi Seni dan Budaya dari Berbagai Daerah akan Menyatu Nanti Malam
Dari Olahraga hingga Kolaborasi, Tujuh Organisasi Kesehatan Gelar Fun Run di Sumenep
Tari Mustikaning Kenya Warnai MCF 2026, Tuban Bawa Pesona Budaya ke Sumenep
Bedah Buku Alumni PMII di Jombang, Muhaimin Dorong Gerakan Selamatkan NU

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 00:34 WIB

Tak Hanya Sukses Gelar Event, Pemkab Sumenep Tunjukkan Komitmen Jaga Kebersihan GOR A Yani

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:58 WIB

Dugaan Pungli Muncul di Tengah Meriahnya MCF-MNV 2026, Pengunjung Minta Satpol PP Segera Bertindak

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:42 WIB

Dari Sonar Mosem Nemor hingga Sandoreng, 12 Daerah Ramaikan Panggung MCF #4 Sumenep

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:24 WIB

Satu Panggung, Tujuh Warna Budaya! MCF 2026 Satukan Seni Jawa Timur di Sumenep

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Di Balik Gemerlap MNV-MCF 2026, Tangisan Anak Hilang Nyaris Tak Terdengar dari Panggung Utama

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:31 WIB

Dari Olahraga hingga Kolaborasi, Tujuh Organisasi Kesehatan Gelar Fun Run di Sumenep

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:57 WIB

Tari Mustikaning Kenya Warnai MCF 2026, Tuban Bawa Pesona Budaya ke Sumenep

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:42 WIB

Bedah Buku Alumni PMII di Jombang, Muhaimin Dorong Gerakan Selamatkan NU

Berita Terbaru