Drh Zhulfa Sebut LSD Infeksius di Sumenep Masih Nihil, Begini Jelasnya

Rabu, 10 Mei 2023 - 15:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Ilustrasi LSD

Foto. Ilustrasi LSD

SUMENEP, nusainsider.com Setelah hadirnya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang sempat mewabah dan merugikan pemilik hewan ternak beberapa waktu lalu, di kabupaten ujung timur pulau madura.

Pasalnya, kini muncul ancaman baru bagi para peternak yakni, Lumpy Skin Disease (LSD) infeksius.

Diketahui, LSD sendiri, merupakan sebuah infeksi atau penyakit yang menyerang sejumlah hewan ternak berupa sapi dan kerbau, yang kini mulai merebak pada beberapa daerah di wilayah Jawa Timur dan membuat resah masyarakat, terutama para peternak.

Baca Juga :  Bareng Runner Up Puteri Indonesia, Bupati Fauzi Bawakan Lagu Terbaiknya

Kendati demikian, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Sumenep Zulfa mengungkapkan, hingga saat ini di Kabupaten Sumenep sendiri kasus tersebut masih nihil.

Untuk saat ini masih belum ada hewan ternak baik sapi maupun kerbau di Sumenep yang terkonfirmasi mengidap LSD.

“Belum ada konfirmasi,” ungkapnya, kepada media nusainsider.com saat dikonfirmasi melalui akun whatsappnya, Rabu (10/5/2023).

Meski begitu, pihaknya meminta agar para pemilik hewan ternak tetap waspada dan tidak menganggap enteng hadirnya penyakit yang ditularkan oleh LSD virus tersebut.

Baca Juga :  Dari Pengeroyokan Hingga Meninggal Dunia, Warga Batuputih Pertanyakan Kinerja Polres Sumenep

Diinformasikan untuk ciri-ciri hewan ternak yang terkena LSD diantaranya muncul benjolan pada kulit sapi, terutama di bagian leher, punggung dan perut. Bahkan, terdapat beberapa benjolan yang mengeluarkan nanah.

Selanjutnya, hewan ternak juga akan mengalami demam, kehilangan nafsu makan, lesu, dan mengalami penurunan produksi susu.

Zulfa sapaan akrabnya menekankan kepada para peternak, agar terus berupaya meningkatkan pengawasan terhadap kesehatan hewan ternak yang dimiliki.

Serta segera melaporkan ke DKPP Sumenep jika mengetahui adanya hewan yang terindikasi LSD, sebagaimana yang telah disebutkan sebelumnya.

“Tetap waspada dan tingkatkan surveilans monitoring,” tandasnya

Loading

Berita Terkait

Dugaan Pungutan Parkir di MCF#4 Jadi Sorotan, Kades Pabian Sebut Begini ke Pemkab Sumenep
Sumenep Bersholawat 3 September: Ribuan Jamaah Diajak Bersatu dalam Doa dan Cinta Rasulullah
Jangan Sampai Terlewat! Kiki Asiska Hadir di Malam Puncak Madura Culture Fest #4
Pesta Usai, Sampah Menggunung! Petugas DLH Sumenep Sterilkan GOR A Yani
Bertahun-tahun Gelap, Kini Rumah Warga Aeng Pao Kangean Terang Berkat PLN
Bukan Sekadar Rp3.000 – Rp10.000, Karcis Penitipan Motor di MCF #4 Pertanyakan Legalitasnya
Ning Lia Makin Rajin Sambangi Madura, Dari Temui Kiai hingga Bongkar Luka Pascakonflik
Kursi Strategis Polresta Tuban Bergeser, Kapolresta Ungkap Alasan di Baliknya

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 11:22 WIB

Dugaan Pungutan Parkir di MCF#4 Jadi Sorotan, Kades Pabian Sebut Begini ke Pemkab Sumenep

Rabu, 2 September 2026 - 08:32 WIB

Sumenep Bersholawat 3 September: Ribuan Jamaah Diajak Bersatu dalam Doa dan Cinta Rasulullah

Rabu, 2 September 2026 - 06:46 WIB

Jangan Sampai Terlewat! Kiki Asiska Hadir di Malam Puncak Madura Culture Fest #4

Rabu, 2 September 2026 - 06:39 WIB

Pesta Usai, Sampah Menggunung! Petugas DLH Sumenep Sterilkan GOR A Yani

Rabu, 2 September 2026 - 05:49 WIB

Bertahun-tahun Gelap, Kini Rumah Warga Aeng Pao Kangean Terang Berkat PLN

Selasa, 1 September 2026 - 14:45 WIB

Ning Lia Makin Rajin Sambangi Madura, Dari Temui Kiai hingga Bongkar Luka Pascakonflik

Selasa, 1 September 2026 - 13:34 WIB

Kursi Strategis Polresta Tuban Bergeser, Kapolresta Ungkap Alasan di Baliknya

Selasa, 1 September 2026 - 10:09 WIB

Warga Sumenep, Siapkan Hati! Sumenep Bersholawat Digelar Malam Ini di GOR A Yani

Berita Terbaru